Pesona Janda Kembang

Pesona Janda Kembang
Part.43


__ADS_3

Reynard baru pulang kerja. Dia melihat istrinya yang sedang duduk sendirian di ruang keluarga.


"Rai, ikut ke kamar!" Reynard menatap istrinya dengan tatapan dingin.


Raisa beranjak dari duduknya, lalu dia mengikuti suaminya pergi ke kamar. Sesampainya di kamar, Raisa melihat suaminya yang sedang berdiri memunggunginya. Raisa mendekati suaminya, dan kini dia berdiri di belakangnya.


"Mas, ada apa?" tanya Raisa.


Reynard langsung membalikan badannya, sehingga kini dia berhadapan dengan istrinya.


"Ada hubungan apa antara kamu dengan Lee young min?" tanya Reynard.


"Apa maksud Mas Rey? Kenapa wajahnya serius sekali?" Raisa merasa heran melihat raut wajah suaminya.


Reynard mengambil ponsel miliknya yang ada di saku celana. Lalu dia memperlihatkan layar ponselnya kepada istrinya. Ternyata di layar ponsel itu ada foto dirinya bersama Lee young min. Raisa ingat jika itu saat singgah di restoran setelah dia menjemput Lee young min di bandara.


"Foto ini memang benar, tapi saat itu aku ... "ucapan Raisa terhenti saat Reynard merebut kembali ponsel miliknya.


"Kalian pacaran? Jawab!" bentak Reynard.


Tes


Air mata Raisa menetes begitu saja. Dia tidak menyangka jika suaminya akan membentaknya, dan ini merupakan pertama kalinya.


"Mas Rey jahat," Raisa berlari keluar kamar. Bahkan dia sampai melupakan jika saat ini dia sedang hamil.


Lee young min baru pulang dari rumah Nadia. Dia melihat Raisa yang sedang menuruni tangga sambil menangis.


"Rai, kamu kenapa?" tanya Lee young min, namun Raisa tidak menjawabnya.


Lee young min mendekati Raisa yang kini sudah sampai di lantai bawah.


"Rai, bicaralah!" Lee young min menatap Raisa, untuk menunggu penjelasan.


"Aku mau sendiri dulu," Raisa pergi ke kamar tamu. Lalu dia mengunci kamar itu.

__ADS_1


Setelah kepergian Raisa, Reynard berdiri di depan cermin sambil mengacak kasar rambutnya.


"Arrgghhhhhh .... " Reynard mengepalkan tangan kanannya.


Memang Reynard sudah egois. Sama sekali dia tidak memberikan istrinya waktu untuk menjelaskan. Rasa cemburu membuatnya begitu emosi. Bahkan dia tidak menyadari bagaimana perasaan istrinya saat ini.


Reynard keluar dari kamar. Dia pergi ke lantai bawah, dia mendengar ada yang sedang berbincang dari luar rumah. Reynard mengintip dari kaca jendela. Ternyata di luar, Lee young min sedang menangani wartawan yang datang ke rumah itu.


"Lee young min, apakah benar jika anda dan Raisa ada hubungan?" tanya salah satu wartawan.


"Tidak, gosip dari mana itu?" Lee young min merasa heran karena beredar gosip seperti itu.


"Kalau bukan sepasang kekasih, lalu kenapa kalian makan bersama di restoran?" tanya wartawan yang lainnya.


"Memangnya hanya sepasang kekasih saja yang boleh makan di restoran? Saya dan Raisa itu berteman, dan Raisa yang sudah mempertemukan saya dengan wanita pujaan hati saya," ujar Lee young min.


"Siapa wanita itu?"


"Yang pasti sangat cantik dan berhijab, ucap Lee young min sambil senyum-senyum membayangkan Nadia.


Reynard melihat Lee young min yang sedang melangkah masuk ke rumah.


"Lee, aku mau bicara," ucap Reynard.


"Boleh," Lee young min menghampiri Reynard, lalu duduk di depannya.


"Tadi saya sedikit mendengar saat kamu berbicara dengan wartawan. Sebenarnya siapa wanita yang kamu cintai?" tanya Reynard.


"Oh, namanya Nadia. Dia yang bekerja di supermarket depan."


"Lalu dengan Raisa?"


"Raisa itu yang sudah mempertemukan aku dengan Nadia. Awalnya sih aku melihat postingan Raisa bersama Nadia. Dari situ aku jatuh cinta sama wanita berhijab itu."


"Jadi kamu sama Raisa tidak ada hubungan?"

__ADS_1


"Tidak, kami hanya berteman seperti biasanya," ucapnya.


Reynard merasa bersalah karena dia sudah berburuk sangka kepada istrinya. Apalagi dia sengaja bersikap cuek.


Reynard menatap Lee young min yang masih duduk di depannya.


"Raisa dimana?" tanya Reynard.


"Tadi masuk ke kamar tamu yang di dekat tangga. Kasihan sekali Raisa seperti sedang sedih," kata Reynard.


"Aku mau menemui Raisa dulu," Reynard beranjak dari duduknya, lalu melangkah mendekati kamar tamu yang jaraknya tidak jauh dari sana.


Reynard sudah mencoba untuk mengetuk pintu kamar tamu, namun Raisa tidak membuka pintunya. Kebetulan pintunya juga terkunci dari dalam.


"Sayang, buka pintunya!" ucap Reynard dari luar.


Reynard memilih untuk menemui Bi Surti. Dia akan meminta kunci duplikat kamar tamu. Bi Surti mengatakan jika kunci duplikat ada di laci meja kecil dekat tangga. Reynard mulai mencarinya.


Reynard mencoba membuka pintu kamar tamu dengan beberapa kunci yang sedang dia pegang. Ternyata salah satu kunci itu ada yang cocok.


Cklek


Reynard membuka lebar pintu kamar itu. Dia melihat istrinya yang sedang berbaring di atas kasur.


"Sayang ... "Reynard mendekati istrinya. Dia melihat punggung istrinya yang bergetar. Sepertinya istrinya sedang menangis dalam diam.


Reynard naik ke atas tempat tidur. Dia mencoba mengajak istrinya bicara. Namun istrinya hanya diam.


"Baiklah kalau kamu belum mau bicara sama Mas. Tapi Mas mohon, tolong maafin Mas."


Cup


Reynard mengecup singkat pipi istrinya, lalu dia keluar lagi dari kamar itu.


°°°

__ADS_1


__ADS_2