Pesona Janda Kembang

Pesona Janda Kembang
Part.39


__ADS_3

Bu Sinta melihat anak dan menantunya yang baru pulang.


"Kalian dari mana saja malam- malam begini?" tanya Bu Sinta yang melihat Reynard sejak tadi menggenggam erat jari jemari istrinya.


"Aku habis menyelamatkan Raisa, Mah. Dia di culik sama mantan suaminya sejak tadi siang," ucap Reynard.


"Apa? Beraninya lelaki itu mencoba menyakiti Raisa."


"Raisa tidak apa-apa kok, Mah."


"Mamah khawatir, sayang." Bu Sinta memeluk menantunya.


Kini Bu Sinta sudah melepaskan pelukannya. Bu Sinta menatap Reynard yang berdiri di sampingnya.


"Rey, ajak istrimu ke kamar! Kasihan lagi hamil harus banyak istirahat, Mamah mau siapin makan dulu untuk istrimu," ucap Bu Sinta sambil menatap anak lelakinya.


"Rai sudah makan kok tadi di luar," kata Raisa.


"Baiklah, kalau begitu Mamah buatin teh hangat saja," setelah mengatakan itu, Bu Sinta pergi ke dapur.


Reynard dan Raisa juga segera pergi ke kamar mereka.


Sesampainya di kamar, Reynard tidak menyiapkan air hangat untuk istrinya mandi.


"Sayang, Mas sudah isi bathtub tuh, ayo mandi!" ajak Reynard.


"Mandi sendiri saja, Mas."


"Mas mandiin yuk! Jangan membantah perintah suami loh," Reynard tetap memaksa istrinya.


"Baiklah," Raisa menurut dengan suaminya.


Baru juga akan pergi ke kamar mandi, mereka mendengar ketukan pintu dari luar kamar.


"Sebentar ya, sayang! Mas bukain pintu dulu," Reynard mendekati pintu kamarnya, lalu membukanya.

__ADS_1


Ternyata yang datang Bu Sinta dengan membawa teh manis hangat.


"Rey, ini untuk kalian," ucapnya, lalu menerobos masuk ke dalam kamar.


Bu Sinta meletakan dua gelas teh hangat buatannya di atas meja.


"Jangan lupa di minum. Mamah keluar dulu ya," ucapnya.


"Terima kasih, Mah." kata Raisa.


"Sama-sama," jawab Bu Sinta.


Setelah kepergian Bu Sinta, mereka berdua memilih untuk menikmati teh hangat itu dulu.


Raisa hanya minum setengah saja. Dia beranjak dari duduknya karena akan mandi.


"Sayang, kamu mau mandi sekarang?" tanya Reynard, yang melihat istrinya sudah berdiri.


"Iya, Mas." ucapnya.


"Ya sudah, ayo!" Reynard juga beranjak dari duduknya. Dia mengikuti istrinya menuju ke kamar mandi.


Reynard juga tidak berani menggoda istrinya yang terlihat sangat menggairahkan. Dia kasihan karena istrinya sedang hamil.


Setelah selesai memandikan istrinya, kini Reynard membantu mengeringkan tubuh istrinya dengan handuk, lalu mengajaknya keluar dari kamar mandi.


"Sayang, kamu duduk dulu deh. Biar Mas yang carikan pakaian untuk kamu," pinta Reynard.


"Iya, Mas." ucapnya.


Raisa hanya menatap suaminya yang sedang sibuk mencari pakaian untuknya.


"Sudah nemu nih, tara ... " Reynard memperlihatkan lingeria berwarna hitam milik istrinya.


"Astaga, Mas Rey mau menyuruh aku pakai begituan?"

__ADS_1


"Iya, sayang. Pasti kamu akan terlihat lebih cantik," ucapnya.


"Aku tidak mau, Mas. Nanti anakmu di dalam perut kedinginan loh."


"Masa sih dinginnya nyampai ke perut-perut?"


"Iya, Mas. Nanti kalau anak kamu batuk-batuk memangnya mau tanggung jawab?"


"Astaga, kamu lucu sekali sih, sayang." Reynard menatap istrinya gemas. "Baiklah, aku cari pakaian yang lain."


Reynard memasukan kembali lingeria yang tadi dia pegang, lalu mengambil piyama couple dari dalam lemari.


"Nih, kamu pakai sendiri. Aku mau mandi saja," ucapnya, sambil memberikan piyama itu ke tangan istrinya.


"Kok tidak di pakaikan?"


"Memangnya mau di pakaikan juga?"


Raisa hanya menganggukan kepalanya.


Reynard membantu memakaikan piyama ke tubuh istrinya. Setelah selesai, dia langsung pergi ke kamar mandi.


Reynard keluar dari kamar mandi, dia melihat istrinya yang sedang tiduran di atas kasur. Raisa terlihat serius memainkan ponselnya.


"Sayang, kamu lagi ngapain?" tanya Reynard.


"Ini loh, aku lagi chattingan sama Lee young min," ucapnya.


"Sini ponselnya!" Reynard mencoba untuk merebut ponsel istrinya. Namun Raisa memukul lengan suaminya.


"Aww, sakit tahu ... " ringis Reynard sambil melepaskan tangannya dari ponsel yang sedang di pegang oleh istrinya.


"Salah siapa main rebut saja, mending aku lanjut chattingan saja," Raisa beranjak dari atas tempat tidur, lalu dia duduk di sofa.


Reynard melihat istrinya yang sedang cekikikan sambil menatap layar ponselnya.

__ADS_1


'Awas saja kau Lee young min, kalau kita ketemu, nanti aku akan kasih perhitungan. Enak saja sudah berani chattingan dengan istri orang,' batin Reynard.


°°°°°


__ADS_2