Pesona Pengasuh Keponakan Ku

Pesona Pengasuh Keponakan Ku
Ke rumah mertua


__ADS_3

Karena Daffa mulai mode cool, mereka mulai makanan, hidangan sudah siap, mereka mulai menyantap menu sarapan pagi


"uncle jadi kapan aunty nya mau di beli" Aretha polos


Mendengar pertanyaan Aretha semua tertawa kecuali yang punya rumah dia tambah kesal


"kenapa kok mukanya masih di tekuk " Maria tersenyum melihat wajah abang _


"aish.... Tau ah... Lagian minta adek tuh pada yang berpasangan bukan seperti saya, kalian kan bisa nambah kenapa minta sama saya" Daffa semakin kesal melihat adiknya yang merasa tak bersalah


"ok...... Kalau gitu surat pengunduran diri saya buat sampai kantor yaaa!" seru Maria


"maksudmu apa..... Kamu kan tahu aku gak gampang percaya sama Orang lain " Daffa


"hahh.... Bang kalau Aretha punya adek tentu aku semakin repot, masak iya aku harus bekerja juga, belum lagi Reta sebentar lagi sekolah"


"kalau gitu nambah ART atau baby sister.... Gitu aja repot "Daffa asal


"dak gitu juga bang lagian apa susahnya sih wong cuman disuruh nikah, kan enak bisa buat kawin juga,... Ia kan mas" Maria mulai ngompor ngomporin lagi


"hreem... Hrem" Dika memukul dadanya


"oh ya mas.. ngomong ngomong baby sister tadi malam Yanti nelpon Ria katanya dia mau berhenti " Maria

__ADS_1


"emang kenapa kok mendadak, bukannya


dari awal sudah di beritahukan jangan berhenti mendadak " Dika


Daffa diam saja, hanya menjadi pendengar, begitu juga Aretha dia dengan tenang nenyantap sarapan paginya


"katanya minggu depan mau nikah, dia juga minta maaf karena rencananya mendadak dan dia juga bilang sebagai permintaan maaf dia sudah mencari ganti dirinya sebagai baby sister " tutur Maria


" baguslah kalau gitu, jadi kita perlu repot cari pengganti" kata Dika


"kalau gitu kebelakangnya, ikutin saranku saja, buat surat kontrak kerja, supaya kalian tenang, untung yang sekarang bertanggung jawab " Daffa ikut kesal


"tadinya ya bang... Tapi setelah dipikir pikir ndak perlu " kata Maria


"kenapa gak jadi" tanya Daffa


"sudah janda? Berarti dia sudah tua dong! " Daffa


"entahlah bang yang penting sekarang ada gantinya, ia kan mas" Maria


"ya.. Kita lihat dulu kinerjanya gimana, semoga dia telaten terhadap Aretha " kata Dika


Dengan duduk di meja makan adalah momen di mana sebuah keluarga bisa bersama dan berbicara dari hati ke hati sesama anggota keluarga

__ADS_1


🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱


"hmm Alfa sudah siaap yeey, mau kemana kita emm.. emm" dengan bercanda bersama anaknya maka seakan-akan hilang beban hidupnya


"mau ke mah cek mad, yeey" Alfa bahagia


"ok sekarang kita berangkat, tapi sebelumnya kita harus pamit sama nenek " Humai keluar kamar sambil menggandeng anaknya dan membawa perlengkapan untuk dirinya dan anaknya


"waah cucu nenek dah ganteng mau kemana nih, hmm wangii" sapa bu anis melihat cucu yang sangat dia sayangi


"nenek, al ma mmi mo ke mah cek mad" jawab alfa


"bu kita mau berangkat Sekarang, sayang sallim dulu sama nenek " alfa mencium punggung tangan neneknya


"mai ini bawa, sengaja ibu masak lebih untuk kamu bawa ke rumah mertuamu" bu anis memberikan rantang yang berisikan makanan sebagai buah tangan Humai pada mertuanya


"wah makasih bu, tadinya humai mau beli sembako saja di warung "


"ya sudah, sekarang tidak usah mampir kemana-mana, langsung saja, jangan lupa hati hati di jalan, sampaikan salamku pada mertuamu" ucap bu anis membetulkan letak bawaan Humai


"ya bu, al ucapkan salam " Humai


"ac camu kum dada nenek"

__ADS_1


"Wa'alaikumSalam al disana jangan nakal ya! " bu anis melambaikan tangan


Dengan rasa riang dan bahagia mereka menyusuri jalanan di pedesaan, alfa tak henti hentinya mengoceh, ada ada saja yang mau di tanyakan membuat harus pintar untuk menjawab


__ADS_2