Pesona Pengasuh Keponakan Ku

Pesona Pengasuh Keponakan Ku
awal baru


__ADS_3

Assalamualaikum yan, kamu sudah sampai di pintu gerbang?"


"....."


"ya sudah tunggu disana sebentar lagi saya sampai, assalamualaikum"


"......"


dengan sedikit tergesa gesa Humai pergi meninggalkan are pemakaman, dia merasa tak enak hati pada Yanti yang sudah menunggu di depan pintu gerbang desa


akhirnya Humai sampai dengan nafasnya yang tersengal sengal


" as...assala...mualaikum" sapa Humai pada Yanti


"wa'alaikum salam, kamu kenapa mai kok kamu ngos ngosan l" tanya Yanti


"tak apa, tadi aku sedikit terburu buru takutnya kamu kelamaan nungguin " Humai sudah menetralisir nafasnya


"tenang saja aku saja baru nyampe, Ya sudah kita tunggu angkot yang ke kota menuju stasiun, kamu dari makam ya?, kok cepet sampenya!"


"ya, aku tuh dari tadi setengah enam sudah keluar dari rumah, memang sengaja mau nyekar dulu sebelum berangkat" kata Humai


mereka kini bercakap cakap sambil menunggu armada yang menuju ke kota tepatnya menuju stasiun

__ADS_1


angkot pun datang, mereka berdua masuk ke dalam angkot menuju stasiun


"hh... bismillahirahmanir rahim" Humai memantapkan hatinya


waktu yang di tempuh untuk sampai ke stasiun kurang lebih satu jam, itu karena kerena tempat tinggal mereka berdua berada di pelosok meskipun begitu kendaraan menuju ke kota ada setiap waktu


"mai kamu keluar jam berapa dari rumahmu, kok aku tutup telpon sebentar kamu sudah di dekat gapura" tanya Yanti menghilangkan kejenuhan


"aku keluar dari rumah itu, jam setengah enam" jawab Humai


" jadi kamu sudah berangkat dari pagi tadi? lalu kamu tadi pergi ke mana dulu kok baru sampai di tempat kita ketemuan?" Yanti


" sengaja aku berangkat pagi pagi karena aku tuh mau nyekar dulu" jawab Humai


"kamu tenang saja aku , aku bawa bekal bahkan untuk kamu juga, kita bisa makan sekarang atau makan di kereta nanti" jawab Humai


"mai, terima kasih untuk bekal, "Yanti diam sejenak " mai ngomong ngomong terimakasih juga ya mau menggantikan pekerjaanku, aku tahu sebagai ibu pasti berat meninggalkan anakmu, apalagi dia masih balita, terimakasih banyak ya, entah gimana jadinya kalau tidak ada kamu, saya pasti pusing sendiri, kamu kan tahu adat disini, kalau dari pihak pria sudah menentukan tanggal maka keluarga perempuan tidak boleh menolak, kalau tidak dituruti bisa bisa mulut para tetangga gak berhenti yang inilah, yang itulah, sekali lagi terima kasih ya" kata Humai panjang lebar


"gak apa apa aku senang bisa membantu apalagi yang kamu mau menyempurnakan sunnah rasul semoga bahagia dan tentu semoga darmawan, maaf aku gak bisa hari pada hari Hnya,aku juga ucapan terima kasih, karena kamu juga aku bisa sedikit membantu bapak untuk memenuhi kebutuhan perekonomian kami, " didalam angkot pun mereka berpelukan tak perduli dengan orang disekitarnya


"semoga jodoh kamu sampai kakek nenek dan bisa membesarkan dan mendidik anak anak kalian, tidak seperti saya yang hanya berjodoh kurang lebih dua tahun dengan bang Adnan" dia ucapkan dalam hati pada waktu masih berpelukan dengan Yanti


Yanti dan Humai sama sama mengurai pelukan mereka lalu mereka bicara, apa saja mereka bicarakan hingga tak terasa akhirnya mereka sudah sampai di stasiun

__ADS_1


m


karena sebelum berangkat Humai belum sarapan, setelah sampai di stasiun dia langsung mengambil bekal yang ia bawa


Yanti dan Humai sama sama menyantap bekal mereka sambil menunggu kereta yang akan membawa mereka


setelah satu setengah jam menunggu, kereta yang akan membawa mereka.datang


semua calon penumpang segera masuk tak terkecuali Yanti dan Humai, tak berapa lama kereta pun berangkat menuju ibu kota


" tadinya aku tidak percaya, aku akan pergi meninggalkan kampung ini, tapi setelah berada di kereta ini, ternyata ini nyata, Ya semuanya berangkat dari awal, awal yang, lingkungan baru, pekerjaan baru, orang baru, kebiasaan baru, Ya semoga aku berada di tempat yang baik" dengan memejamkan mata dia berbicara sendiri


...****************...


Assalamualaikum para reader, terima sudah membaca dan terima kasih supportnya


maaf ya.....gak bisa up tiap hari cos authornya tugas utamanya IRT jadi nulis ya pas lagi anak lagi adem ayem


sekali lagi terimakasih semuanya semoga ada hikmah di balik tulisan ini


sekalian nih para reader yang tercinta, authornya promosi cerita lain, sambil nunggu cerita ini up coba buka cerita ku yang lain, semoga ada yang mau membaca apalagi sampai kasih jempol


__ADS_1


ok.... terima kasih .....salam sayang semua


__ADS_2