Pesona Pengasuh Keponakan Ku

Pesona Pengasuh Keponakan Ku
petunjuk


__ADS_3

sementara itu hatinya Maria semakin tidak tenang, benar kata anaknya dari mulai dengan terpaksa lama lama akan menjadi kebiasaan,seperti kata pepatah ala bisa karena sudah terbiasa


tanpa mereka sadari Allah telah membuka pintu hidayah melalui anak mereka,


pov Maria


sudah berapa tahun saya sudah melalaikan perintahNya,


dulu sebelum papa pergi untuk selamanya, dia selalu mengingatkan itu, dia yang selalu mengajari kami tentang agama, karena papa lebih religius dari pada mama, mamapun begitu, selalu diingatkan oleh papa, tak ada kata bosan atau lelah kalau untuk mengingatkan kita beribadah


tetapi setelah papa di dipanggil untuk pulang kepadaNya, semuanya berubah, bak sebuah kapal kami kehilangan nahkoda nya kami kehilangan arah, tidak ada yang membimbing kami, mengingatkan kami, begitu terpukul nya hingga menyalahkan takdir, sedangkan takdir itu dari Tuhan, dan itu berarti kami menyalahkaNya


bahkan mama pergi meninggalkan kami berdua, karena selalu teringat dengan papa, teringat dengan kenangan tentang papa, dan mama meninggalkan ajaran yang telah papa ajarkan, mama juga melupakan anak anaknya, mama hanya memikirkan kenangannya bersama papa, tanpa memikirkan kami berdua, yang juga membutuhkan perhatian dan dukungan dari orangtua yang hanya tinggal satu.


beruntung bang Daffa bisa menggantikan posisi papa dan mama, dia selalu ada kapanpun aku membutuhkan, dia juga memenuhi kebutuhan dan selalu memberikan kasih sayang berlimpah,


bang Daffa sama sama terpukul nya dengan mama dan aku atas kehilangan papa, dan sama sama menyalahkan takdir, dan meninggalkan semua yang papa ajarkan, terlebih lagi sholat

__ADS_1


Pov Dika


aku akui, setelah menikah perlahan lahan aku meninggalkan ajaran dari orangtuaku, dengan berpikir tidak ada yang menjaga segala perilakuku dan ditambah dengan kesibukan dalam mengejar target, aku meninggalkan kewajiban ku kepadaNya, awalnya aku berat untuk meninggalkan ajaran itu,tapi saking dari silaunya akan dunia aku mulai terbiasa dan tak ada beban dihati ini,


benar kata Anakku, ala bisa karena terbiasa, begitu juga denganku, sungguh aku bukan kepala rumah yang patut di contoh, seharusnya aku membimbing dan mendidik istri dan anakku tentang ilmu agama, tentang Tuhan yang Maha Esa dan segala kewajiban kita sebagai maksudnya


mungkin Ini adalah petunjuk agar aku kembali mengingat, melakukan segala perintahNya dan menjauhi segala larangan nya


Keinginan Anakku yang sederhana, telah membuka jalan untukku agar aku kembali ingat akan kewajiban ku sebagai seorang hamba Allah


...----------------...


diapun sibuk melihat barang yang dipesannya.


"non cari apa kok semua dikeluarkan, lebih baik kita langsung bawa ke tempat cuci biar mukennah nya dicuci dulu sebelum dipakai"


"emang kenapa kalau dipake langsung"

__ADS_1


"ya selain takut ada kumannya, juga takutnya barang terkena najis, nah kalau kita sholat pakai pakaian yang terkena najis, maka sholat kita sah, artinya kita harus sholat lagi setelah kita membuang najis tadi" Humai


"ya sudah ayo, kita cuci dulu, Oh ya ini buat mbak Humai, ini Retha yang pilih lo, biar kita couplelan gitu he he, bagus gak"


" pasti bagus, terimakasih ya non udah beliin mbak mukennah" mereka sambil berjalan ke ruangan tempat laundry


hari hari mereka lalui dengan bahagia, karena kini mereka tidak hanya bahagia jasmani saja tapi kini mereka juga merasakan kebahagiaan rohani,


ya setelah perkataan Aretha tentang ibadah, akhirnya sepasang suami istri itu mau memutuskan untuk mulai belajar agama serta kewajiban yang harus dia kerjakan, meskipun itu rasanya berat, dan sedikit ada rasa gengsi ( karena takut malu pada anak kecil), pasangan suami istri itu, belajar secara sembunyi, Dika yang dulunya pernah diajari dan melakukan kewajiban, dia pun juga mengajari istrinya sesuai dengan pengetahuan yang ia tahu, mereka sepakat setelah mereka tahu dasarnya, mereka akan memanggil seorang ustadz


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


sementara di perusahaan wiguna,


"pagi bos," andri menyapa atasannya sekaligus sahabatnya


" pagi, saya tunggu kamu didalam "

__ADS_1


"baik,"


Daffa masuk kedalam dan duduk di kursi kebesarannya, tak berapa Andri masuk membawa note book, dan beberapa


__ADS_2