
memang bukan siswa baru, aku pengasuhnya non Aretha, kenalkan saya Humai, penggantinya Yanti" jawab Humai sekaligus kenalan dengan teman teman barunya
"hah, emang Yanti kemana kok berhenti, ..eh tunggu kenalin gue Irma, dan ini Nita,
dan disebelah lho itu Erni, kami bertiga temannya Yanti juga, bahkan kita punya group chatting" Irma mengulurkan tangannya
satu persatu mereka menjabat tangan Humai,
"ya udah yuk kita duduk di kantin aja, aku ingin tahu ceritanya tentang Yanti" ajak Nita dan dia pun berdiri duluan,
" ya udah ayok....ayo mai" Irma sedikit menarik tangan Humai
"iya sebentar... eh tapi gimana kalau ada apa apa" kata Humai khawatir
"udah kalau memang ada apa apa miss yang mengajar di dalam kelas, pasti bisa menghendle, lagian ini baru masuk jadi mereka pasti lagi sibuk sibuknya belajar" kata Irma
"betul itu mai, udah kamu jangan khawatir" timpal Erni
mereka berempat berjalan menuju kantin, Humai melihat di area kantin itu, ternyata bukan hanya mereka berempat yang ada disana tapi ada beberapa wali murid dan baby sister lain yang sedang duduk di kantin itu
"ya udah sekarang kita mau dengar ceritanya tentang Yanti, apa dia baik baik saja" kata erni setelah mereka duduk bersama
"kalian gak usah khawatir, Yanti baik baik saja, malahan sangat baik, mungkin Yanti lupa atau sibuk untuk memberi kabar kepada kalian"
"emang sesibuk apa sih,?" tanya Irma
"maklumlah dia kan mau nikah,"
__ADS_1
"apa nikah, kok gak pernah bilang di group, apa Yanti ngechat lho Nit" tanya Irma shock
Nita hanya menggelengkan kepalanya
"sudah sudah, memang ini mendadak karena tunangannya Yanti baru pulang jadi TKI, jadi mungkin dia sibuk tentang untuk persiapan persiapan pernikahannya dan tidak sempat memberi kabar pada kalian"
percakapan pun berlanjut tentang hati diri Humai, karena hari mulai siang, dan sudah bercerita tentang Yanti dan dirinya, Humai melihat sekeliling gedung itu
"kamu cari apa mai," tanya Erni
" musholla dimana ya"
"kamu ngapain cari musholla mai, baru jam gini, masih pagi!"
"oh ya anak anak biasanya istirahat jam berapa ya?" tanya Humai
"ya udah aku ke musholla dulu ya," kata Humai setelah melihat jam yang melingkar di lengannya
Humai meninggalkan Irma dan kawan kawan, mencari musholla yang ditunjuk dengan tanda panah,
mumpung Aretha masih di dalam kelas, Humai mau sholat dhuha, dari pada hanya berbicara gak jelas, bercerita sana sini, lebih baik ia mengerjakan sholat dhuha sembari waktu
kata orang waktu adalah uang, jadi Humai mengisi waktu luang dengan melakukan kebaikan, mendoakan orang yang ada disekitarnya dari ghibah yang tak jelas
menit telah berganti jam, dan beberapa jam pun berlalu, tepat jam sebelas Aretha keluar dari kelas, waktunya Humai dan nona kecilnya pulang, dan melanjutkan aktifitasnya di rumah
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
dua telah berlalu, semuanya semakin baik, Aretha yang menginginkan seorang adik merasa semakin dekat dengan Alfa, setiap hari dia meminjam handphone Humai, untuk melihat foto atau video lucu Alfa yang selalu dikirim oleh Adiba, tidak hanya dekat dengan Alfa tapi Aretha
juga dekat dengan Adiba, itu karena mereka sering melakukan panggilan telepon ataupun video
sedangkan Maria, seperti apa yang dikatakan oleh abangnya, dia benar benar sibuk mengerjakan pekerjaan di kantor pusat sekaligus membantu proyek yang dikerjakan oleh Dika
kebersamaan Aretha dan Humai membuat semakin dekat, Kedekatan dengan Humai membuat Aretha selalu meniru apa yang dilakukan Humai,
seorang anak itu seperti kaset kosong, dia akan selalu merekam apa yang dilihat, dirasa dan yang didengar dengan baik
begitu juga denga Aretha dia selalu meniru kegiatan Humai yang menurutnya tidak dilakukan oleh papa mamanya
suatu hari Aretha sedang berada di kamar Humai, dengan keadaan tengkurap dan kaki yang diangkat dia melihat Video Alfa yang sedang meniru kakek dan neneknya sholat, Alfa sedang jungkir balik mengikuti gerakan sholat pak achmad dan itu terlihat lucu, Aretha tertawa melihat Alfa yang lucu, dan ia pun bangun mencari Humai dan dilihatnya Humai sedang sholat
"mbak Humai sedang Apa, kok sama dengan yang dilakukan dek Alfa"
Humai yang baru saja mengucapkan salam dan ia pun tidak tahu tentang video itu
"emang dek Alfa sedang apa"
"ini..." Aretha menunjukkan video itu
" ooh..itu Alfa sedang belajar sholat"
"dede Alfa belajar sholat, kalau gitu Retha juga mau belajar sholat, kalau Retha tidak belajar nanti Retha malu sama dek Alfa"
"apa... non mau belajar sholat, " perkataan Aretha membuat Humai dilema
__ADS_1