Pesona Pengasuh Keponakan Ku

Pesona Pengasuh Keponakan Ku
Minta izin


__ADS_3

Hari sudah siang, humai mulai gelisah ibu dan anaknya belum pulang


"ah.. lebih baik aku shalat dulu, jadi nanti kalau mereka datang, alfa bisa langsung tidur " gumam Humai


Tak berapa lama nenek dan cucu itu datang


"assalamualaikum kami pulang " bu anis


"Wa'alaikumSalam, baru pulang bu " jawab humai yang baru selesai menunaikan rukun islam yang kedua


"Gimana Alfa bu apa disana dia rewel bu, apa dia ngerpotin bu? Tanya Humai khawatir


"kamu tuh mai kebiasaan kalau nanya satu satu, jadi orang gampang jawabnya " kata bu anis


"he he maaf bu, habis ibu pulangnya lama, jadikan humai kan khawatir "


jawab humai khawatir


"ya... Tadi itu ibu ketemu mertua kamu, jadi ibu sedikit telat pulangnya, habis mertua kamu masih rindu sama Alfa katanya, jadi tadi Alfa tuh main sebentar sama mertuamu "jawab bu anis


"ooh... Hmm bu gimana kabar mereka bu" tanyanya tentang keluarga almarhum suaminya


"Alhamdulillah katanya semuanya sehat dan baik" jawab bu anis


"syukurlah.... Ya sudah saya dan alfa istirahat dulu bu, ibu istirahat juga, nanti habis istirahat ada yang Humai mau bicarakan " Humai sedikit ragu


"memang bicara apa nak" tanya bu anis


"nanti saja bu" jawabnya


Semuanya masuk ke kamar masing-masing.


*****

__ADS_1


"assalamualaikum " Yanti sudah tiba dirumah


Humai, seperti janjinya tadi pagi


"Wa'alaikumSalam "jawab orang dari dalam


"siapa ya,"kata bu anis, " cari siapa neng" bu anus seperti kenal dengan tamunya


"bibi... Apa kabar" sapa Yanti


"kamuuu" bu anis mencoba mengingat


"bibi lupa ya... Saya Yanti bi, masa bibi lupa" yanti


"oh iya bibi ingat sekarang, kabar bibi baik yan, kamu gimana?" tanya bu anis balik


Yanti dan keluarga humai cukup dekat karena dari kecil sampai SMP mereka sekolah yang sama, mereka berpisah menginjak SMA


sekolah umum


Bu anis menanyakan kabar yanti, dari situ yanti bercerita semuanya mulai keluarga, kehidupannya dan pekerjaannya


" Humai kemana bi kok nggak kelihatan " tanya Yanti


"oh ya ya.. Kamu kesini kan mau ketemu humai, sebentar ibu panggilkan" jawab bu anis


"ya bi tapi, saya juga ingin bicara dengan bibi" kata yanti


"baiklah saya ke kamar humai" bu anis


Selang beberapa waktu bu anis berjalan membaw Alfa dalam gendongan


"Humai nya mana bi"tanya Yanti

__ADS_1


"dia masih ambil minum" jawab bu anis


"saya heran tadi humai bilang mau ada yang dibicarakan dan sekarang kamu juga, apa kalian sudah janjian " tanya bu anis


"hmm maaf lama yan, tadi aku sholat dulu"kata humai sambil bawa minuman beserta camilan


"nggak apa-apa kok" Yanti


"baiklah apa yang mau kalian bicarakan, penasaran ibu" bu anis


"hmm... Bi seperti yang tadi saya bilang saya mau nikah otomatis Yanti harus berhenti dari pekerjaan Yanti bi,...... (sama seperti episode sebelumnya ), bi maaf sebelumnya tapi yanti minta tolong izinin humai menggantikan pekerjaan yanti bik" mimik wajah yanti mengisyaratkan dia benar benar butuh bantuan


"hahh... Apaa???" tentu bu anis terkejut dan tak mengerti


"ya bik sebelum saya kesini saya sudah bicara sama humai" katanya lagi


Sedangkan Humai diam dan menunduk takut ibunya marah


"mai benar kalian sudah bicarakan ini, sejak kapan, kok kamu tidak bicara sam ibu " bu anis sedikit kesal karena tahu orang lain


"bukan begitu bu" Humai


"maaf bik tadi pagi kita tidak sengaja ketemu dan ngobrol " yanti takut bu anis salah paham


Semua terdiam hanya celotehnya Alfa


"dan kamu sendiri humai" kata bu anis pada humai


"kalau diizinkan saya mau, saya sudah jadi janda dan seorang ibu, sudah sepatutnya saya bertanggung jawab atas hidupku dan Alfa" kata humai


"meskipun kamu janda tapi kamu masih punya orang tua dan masih lengkap, kami masih mampu memenuhi kebutuhan kau dan alfa " bu anis


"humai tahu bu, sebagai orang tua, bapak dan ibu pasti akan berusaha yang terbaik bagi kami, dan saya sebagai anak kalian yang paling tua saya juga ingin membantu bapak dan ibu, mungkin tidak banyak tapi setidaknya bisa mengurangi beban di pundak kalian, dan saya jangan lupa saya sudah menjadi orang tua dan humai pun ingin anak humai bangga terhadap humai sebagai orang tua seperti humai sekarang" kata humai panjang lebar

__ADS_1


__ADS_2