Pesona Pengasuh Keponakan Ku

Pesona Pengasuh Keponakan Ku
perkenalan 2


__ADS_3

"ada deh, udah Yanti dan Humai masuk dulu capek, lagian non Aretha sendiri" katanya


suara adzan terdengar dari kejauhan, berarti sudah masuk waktu maghrib, yanti mengajak Humai masuk lewat pintu samping karena itu bisa langsung ke kamarnya


"kau mandilah dulu, aku mau keatas mau ke kamar non Aretha" kata Yanti


Yanti keluar menuju kamar Aretha langsung tanpa harus menyapa penghuni rumah, majikannya sedang ada jamuan makan malam dengan kolega bisnisnya, sedangkan teman satu profesinya sedang berada dikamar masing masing karena ini waktu istirahat sebelum makan malam


kreek


"hallo nona cantik, lagi ngapain kok sendirian" Yanti mendekat pada nona kecilnya yang sedang membelakangi pintu


Aretha menoleh dan segera berlari ke pelukan Yanti


"mbak Yanti, mbak Yanti kemana aja retha kesepian" Aretha merengek


" kemarin mbak pulang dulu, orangtua mbak sakit, jadi mbak izin pulang sama mama non"


" nona kecil sepertinya sudah mandi, ini sudah cantik" Yanti mencolek pipi majikan kecilnya


Aretha langsung mengangguk


"ya sudah, kalau gitu ayo ikut mbak kita turun, ada seseorang yang mbak Yanti mau kenalin ke non" Yanti menggandeng tangan majikan kecilnya


"mau ngenalin seseorang?, siapa mbak?, emangnya ada orang baru ya?, orangnya gimana, cerewet nggak, cantik nggak" cerca Aretha penasaran


"ada deh, nanti non kenalan langsung sama orangnya," Yanti tersenyum mendengar pertanyaan nona kecilnya


Yanti menggendong Aretha menuruni tangga menuju lantai dasar

__ADS_1


kebetulan Humai selesai ibadahnya, dia keluar kamar, ingin bertemu dengan majikannya atau orang yang tinggal satu atap dengannya, karena kata Yanti ada beberapa masih ada beberapa orang yang bekerja di rumah ini selain dirinya


"nah itu orangnya kebetulan dia keluar kamar jadi mbak Yanti nggak perlu manggil lagi"


Aretha menelisik tajam pada Humai, dilihatnya orang didepannya dari atas sampai ujung kaki, Aretha semakin mengeratkan pelukannnya


"dia siapa mbak"


"eeh... ada nona cantik, perkenalkan saya Humairah, biasa di panggil Humai,kalau nona cantik siapa namanya" Humai mengulurkan tangannya sebagai tanda perkenalan


sebagai anak kecil tentu sangat karena dibilang cantik, Aretha yang biasanya sulit berbicara dengan orang baru, langsung menyambut uluran tangan Humai


"Aretha"


" wah....nama yang cantik, tak salah orang tua memberi nama itu karena orangnya memang cantik" kata Humai


"ya sudah non Aretha duduk sini sama mbak Humai" Humai mengambil nona kecilnya dari gendongan Yanti


"ya sudah mbak Yanti mau mandi dulu, kalian disini saja" Yanti berlalu menuju kamar belakang


Aretha duduk di pangkuan Humai, dan Humai pun teringat akan anaknya yang jauh disana


"non....rambutnya sudah wangi, dibantu siapa tadi mandinya" Humai membelai rambut Aretha


"di bantu bibi yum"


"berarti non belum bisa mandi sendiri ya"


Aretha mengangguk

__ADS_1


"nggak pa apa, namanya masih kecil, sama seperti dedeknya mbak" Humai


"mbak punya dedek, "


Humai mengangguk, dia tersenyum melihat Artha yang antusias


"pasti lucu, cowok apa cewek,"


"ya sangat lucu, sama dengan non, dedek mbak itu cowok, namanya dek Alfa" Humai memeluk Artha semakin erat, sedikit mengurangi kerinduan pada Anaknya


"sekarang dedeknya ada dimana, kenapa tidak diajak kesini, kan bisa main sama retha" Aretha


"sekarang dek Alfa sama nenek dan yang lain di kampung, nanti kalau Aretha sudah besar insyaallah dek Alfa mbak bawa, makanya non cepat besar"


"oh ya mbak punya sesuatu, benda ini hanya ada dua di dunia, karena ini mbak yang buat sendiri, satunya dipakai dedek dan yang satunya lagi mbak kasih mbak kasih sama non, sebagai tanda perkenalan dan pertemanan kita, non mau kan berteman sama mbak?" Humai mengambil sebuah gelang yang yang ia rajut sendiri


"ini buat retha, berarti sama dengan punyanya dek Alfa, baiklah sekarang kita teman, "


"yeeey" mereka berjabat tangan dan bertos ria


Yanti keluar sesudah selesai mandi, ia melihat majikan kecilnya dan Humai yang sudah akrab tersenyum dan lega karena apa yang ia khawatirkan tidak ada


"yan kamu sudah balik, kapan nyampe, dan kamu ngapain disitu" mbok yuk yang sedari tadi ada di kamarnya menyapa Yanti dan sekaligus heran


" eh mbok....bikin kaget saja, udah gitu nanya gak berhenti, kan Yanti bingung jawabannya"


" ya udah tinggal di jawab aja, dan itu siapa " tanya mbok yum setelah melihat seseorang


"baiklah, Yanti jawab satu satu nih, Yanti nyampe tadi pas magrib dan itu teman Yanti yang menggantikan Yanti menjaga Aretha

__ADS_1


__ADS_2