POLISI TAKDIRKU

POLISI TAKDIRKU
KataKan


__ADS_3

Dikamar


Andita dan Agral masih terlelap,sinar matahari sudah menyapa nya, Agral yang terbangun menatap wajah istrinya dan menyibak anak rambut menutupi wajah dita, "sayang maafkan aku" sambil mencium kening nya. lalu Agral bangun pergi ke kamar mandi dan membiarkan dita yang masih tertidur lelap,


Agral yang sudah rapi berangkat menghadiri ultah bayangkari dilihat dita juga belum bangun dalam hati agral "apa karena semalam dita tak kunjung bangun".laku mendekati dita dan membangunkan nya.


" Sayang, ini udah pagi,ucap agral sambil mencium kening nya.


"Hmmmm,, jawab dita sambil menggeliatkan badannya terasa seperti dilindas truk remuk sekali badannya.


" Ayo, bangun kamu nggak mau ikut kakak festival Bayangkari.ucap Agral


"Ikut, aku mau lalu berlari kekamar mandi


Agral masih menungguinya ditepi ranjang mengusap-usap HP nya dilihat sekilas foto luna saat tersenyum. luna bagaimana kabarmu.Andita sudah siap dilihat sangat cantik



Agral yang tak berdekedip dari pandangan indah istrinya begitu elegan modis.


"Ayo berangkat, ajak Agral


" Ya, dan menggukan kepala.


Disampai nya di sana Andita minder melihat ibu-ibu Bayangkari sudah banyak menggandeng anak dan ada juga hamil. terasa hati andita sakit dalam hatinya "kapan bisa seperti mereka hamil dan menggendong anaknya".


" Kak, dita mengandeng tangannya ikut duduk di kursi bersampingan


"Ada, sayang??


" Dita pengen punya anak seperti mereka, begitu bahagianya mempunyai keluarga lengkap.


"Tenang sebentar lagi, juga kamu punya anak, setiap malam harus siap dilindas truk. dan menjewer pipi dita


" Hmmmmm, dita lalu tersenyum, apa Kak Agral mendengar dita ngoceh tadi.


Acara peringatan ulangtahun Bayangkari dimulai dan kami sangat khitmad mengikuti acara itu sampai selesai.


"Pak Agral, sapa salah satu Bribda Wisnu


" Iya, Bribda Wisnu bagaimana kabarmu, kau sudah pulang? tanya Agral


"Sudah, lalu berkata bukanya Luna ikut Anda Pak Agral, tanya Wisnu.


Andita yang mendengar obrolan mereka sedikit mendengar kata Luna. batin dita siapa Luna??


lalu Agral menyeret Wisnu dari tempat dita duduk


" Kamu jangan bilang Luna didepan


n istriku!! ketus Agral


"kenapa buka nya Luna juga istrimu?? tanya Wisnu


" Iya, tapi aku belum siap mengatakan ya.


"Kenapa harus takut Kata kan saja sebelum dia tau dari orang lain, sepintar-pintar nya kamu menutupi nya pasti akan ketahuan.


" Aku tahu tapi belum ada waktu tepat.


"Aku sebagai teman seperjuangan tidak kan meninggalkan berlian dan memungut batu. tukas Wisnu


" Maksud kamu apa, ketus Agral

__ADS_1


"Lagian sudah punya istri cantik masih aja tergoda sama rubah. sambil mengejek Agral.


" Awas ya kamu Wisnu. saut Agral yang geram dgn Wisnu


Acara sudah selesai mereka pulang dan sampai dikamar Agral mulai menjaili istrinya


"Sayang kamu sudah siap di lindes truk lagi.


" Hah,... dita membulat kan matanya lalu mengalunkan tangan di leher Agral dan berkata"Aku siap dilindas truk bukan hanya Truk, Kontener atau fuso aku siap, kak. "


"Agral lalu menggendongnya lalu Mengukung nya Andita lalu memulai permainannya hingga beberapa ronde. sampai pagi.


Di kalimatan


Luna dengan usia kandungannya yang memasuki 3 bulan namun hatinya sedih disaat seperti ini suaminya tak ada di sampingnya.


Luna yang masih memilih ikut bibi wati kerja dia jenuh dirumahnya membuat Luna merasa terkurung jadi lebih baik ikut bibinya.


"Nak Luna, kamu jangan angkat berat-berat biar bibi saja. cuit bibi


" Lagian ini enteng bi, tenang saja Luna kuat menjinjing karung berisi ikan asin, lalu menimbang nya.


Wildan yang pura-pura menjadi pembeli mendekati Luna yang menimbang ikan asin


"boleh saya beli??, tanya wildan


" boleh, ucap bibi dan Luna


"berapa KG satu karung ini?? tanya Wildan


" ada yang 10kg, ada 15kg dan tergantung tuan beli, ucap Luna.


"ohh,, aku minta 10kg saja.


lalu Wildan memperkenalkan dirinya ke luna yang menyabut dengan baik.


Sore itu luna pulang terlebih dulu bibi memintanya


mobil berhenti disampingi luna


"Ayo luna. ucap Wildan


" Kak Wildan, tidak usah rumah Luna sudah dekat


"Ayo tak usah malu Luna yang sedari sangat lelah menerima tumpang kak wilda


" Dimana rumahmu?? tanya Wildan


"Di Sana menunjukan rumah sederhana menghadap bibir pantai dengan dikelilingi pohon kelapa


" Ohh, itu.


"Iya, ayo masuk Luna mengajak nya


Rumahmu cukup bagus indah pasti orang yang kesini pasti betah karena Wildan suka dengan wisata seperti mempunyai inspirasi membuka villa disini, Guman dalam hati Wildan


" mau minum apa, disini hanya ada air putih saja aku belum membeli.


"Ya sudah tidak apa-apa


Wildan memberanikan diri melihat-lihat benda yg ad di dinding itu lalu


" Ini foto mu , lalu ini siapa tanya Wildan dengan berpura-pura tidak mengenal Agral.

__ADS_1


"Itu bukan siapa-siapa, ketus Luna.


" sepertinya dia dekat denganmu.


"Apa maksudmu, itu bukan urusanmu siapa dia karena saya tidak suka dgn orang yang ingin tahu kehidupan saya, termasuk Anda. ketus Luna dgn meluapkan emosinya.


" Baiklah saya akan pergi, permisi lalu pergi dan Luna hanya terdiam tak menjawab nya.


visual Wildan Syahputra Mantan pacar Andita.



Wildan nampak kesel dengan perlakuan Luna dia hanya ingin mencari kebenaran apakah Luna istri Agral. aku tak boleh menyerah harus tau apa sebenarnya terjadi.


***************""*******


DI jakarta


Kevin sudah siap dan mantap menjadi CEO baru menggantikan papi nya, dia Sudan mengundurkan diri menjadi dosen.


Acara meeting dimulai semua sudah datang termasuk andita, juga papi. dan papi menjelaskan bahwasanya sekarang dirinya susah tua dan sudah memberikan kepercayaannya untuk Kevin mengganti kan dirinya.


Dan pergantian jabatan Andita yang menjadi sekertasris sekarang menjadi Wakil Direktur dan yang menjadi sekertaris Kevin adl vivian. sontak vivian dibuat kaget"Ya Ampun apa aku bisa kerja dengan orang yang dulu ku benci sewaktu mengajar di kampus. mau tidak mau harus ku jalani. tekat vivian.


Acara selesai dita dan vivian keluar.


"Huffft.... dita aku sebenernya tidak mau jadi sekertarisnya pak Kevin


" Sudah tidak apa-apa lagian kevin baik.


"Baik katamu, ihhh,,orang kyk dia itu seharusnya ditaruh di kompor biar dia meleleh nggak dingin beku kyk es batu, celoteh vivian.


" Hmmmm,, yasudah aku pergi ke ruangan ku. jawab dita.


Vivian yang enggan merasa risih duduk dalam satu ruangan kerja dengan kevin. dalam hatinya jangan vivian kamu tak boleh menatap atau sekedar melirik nya,kau harus fokus.dalam hati vivian


Kevin yang sadar jika vivian sudah masuk kedalam dan duduk dimeja kerjanya kevin menghampiri vivian dan menaruh setumpuk berkas ..menutup wajah vivian "Bruuuuk ".


"Ini harus kamu kerjakan dan tolong diselesaikan secepatnya saya tidak mau tau atau beralasan lagi, ketus kevin yang sengaja mengerjai vivian.


" Bai..... ikk, Pak, jawab vivian dengan gugup.


"Hmmmm,, kevin bahagia bisa mengerjai vivian.


Sore pun Agral ingin menjemput Andita ke kantor papi. Agral yang melihat kevin


" Hai, Pak bos sambil menepuk pundak Kevin. ucap Agral.


"Ada apa lagi Kak??


" Tidak aku hanya ingin menjemput istriku. jawab Agral lalu pergi ke ruangan dita.


Andita yang masih sibuk mengerjakan berkas membantu vivian temanya karena kasihan dita padanya.


"Sayangku, kita pulang yuk?? rujuk Agral


" Bentar nanggung Kak.


"Hmmm, aku menunggu mu di sofa saja. jawab Agral


Andita yang masih mengetik-ngetik laptopnya. lalu selesai mengerjakan yang lalu mendekati suaminya di sofa terlihat dia sudah bosan dan cemberut.


" Ayo pulang, ucap dita memegang tangan Agral lalu menggandeng nya.

__ADS_1


"Ya, ayo. jawab Agral.


__ADS_2