
Agral yang pergi meninggalkan rumah kakek Husen. si bisa nya dia harus menemukan istrinya di pasar. Namun waktu berkata lain mobil mereka telisipan Agral berbelok kiri sedangkan mobil Wildan kanan.
sesampainya di pasar mencari sampai ke ujung-ujung pasar tak menemukan kemudian bertanya dgn tukang parkir.
"Maaf Pak.." ucap Agral.
" Ada apa Pak??" Tanya tukang parkir.
"Apa bapak tadi melihat wanita ini dan menggendong anak. tutur Agral melihatkan foto dita dgn kenzie.
" Lihat Pak tadi sepertinya baru saja pulang bersama laki-laki. jawab tukang parkir.
"Terimakasih pak", lalu merogoh uang selebaran 100 ribu diberikan tukang parkir itu.
" Ini apa Pak? "tanya tukang parkir.
" Ini untuk bapak sudah memberi info". ucap Agral
"ohhh, iya Pak terimakasih. ucapnya.
Kemudian Agral menelfon Andita namun HP dita tidak aktif. " kalo balik ke sana nanti bakal diusir lagi, ya sudah lah aku pulang dulu mungkin untuk menenangkan hati nya dan hati kakek Husen.
. *****
Di Singapura.
2 Bulan kemudian.....
Dokter Doni sudah membawa Luna ke rumah sakit internasional center Singapure. sekarang kondisi Luna setelah operasi mulai membaik akan tetapi Luna harus menerima kenyataan jika nanti dia tidak bisa mengandung lagi artinya wadah bayi atau rahim nya sudah di ambil yg dihuni kanker tersebut. akan tetapi Luna bisa mempunyai anak jika menitipkan benih nya ke rahim wanita lain jika ingin mempunyai anak lagi. Luna yang sudah sadar dan berbincang dgn dokter Smith karena dokter Doni harus pergi ke jakarta 2 hari lagi dia akan menjemput Luna.
Kemudian dokter Smhit hari ini memeriksa Luna dan ke kamar rawat Luna.
"Hello, how are you today? "(Halo, bagaimana kabar Anda hari ini?). Sapa dokter Smith.
" I feel better than yesterday ".(Saya merasa lebih baik daripada kemarin). ucap Luna.
"Do you still feel pain?" (Apakah Anda masih merasa sakit?)tanya Dokter Smith
"Yes, my head still hurts a little bit, and I have headache". (Ya, kepala saya masih sakit sedikit, dan saya sakit kepala.Jawab Luna
"Good, I will give you painkiller later. I will check on you again ".(Bagus, saya akan memberi Anda obat penghilang rasa sakit. Saya akan memeriksa Anda lagi nanti. Ucap dokter smith.
kemudian dokter Smith keluar.
Luna sangat bahagia bisa sembuh dan pulih lagi tapi dia sudah tau jika suaminya sudah menalaknya waktu ia sakit parah, " Sebegitu jahatnya kak Agral menalak ku "guman dalam hati Luna. lalu menangis.
lalu menelfon dokter Doni.
" Hallo, "ucap dokter doni
" Dok, kapan anda akan kemari?? "tanya Luna.
" Dua hari lagi setelah membereskan semua. tukas dokter Doni.
"Membereskan apa?? bertanya lagi Luna.
" Setelah kita nanti sampai di Indonesia kita akan menikah. tutur dokter Doni.
__ADS_1
"Apa tidak terlalu cepat. " ketus Luna.
"Tidak lebih cepat lebih baik. tukas dokter Doni.
" Aku hanya menurut saja, tapi hak asuh Amanda bagaimana?? "seru Luna.
" Untuk saat ini kita belum bisa mengambilnya nanti jika kita sudah menikah mungkin bisa. ucap dokter Doni.
"Ya, jawab Luna menahan air mata.
" I love you. ucap dokter Doni.
"Hmmm,, Luna berdehem lalu mematikan telfon nya. .
....
.....
Di kampung halaman
Andita duduk bersantai dgn kenzie juga nenek nya kemudian kakek nya memberi surat pengadilan atas nama Agral ya'aruf.
" Ini ada surat. tukas kakek memberikan surat itu.
"Surat apa kek?? andita mengambilnya dan membuka isi surat itu. " Dek..... Dek bagai tersambar petir hati Andita. "Surat Penggugatan Perceraian".
" Tidak ini tidak mungkin kek!!! Seru dita
"Apa yang tidak mungkin dita, jelas-jelas Agral sudah menalak mu dan sekarang Agral sudah memilih Luna. tutur kakek menjelaskan.
"Nak, kau harus tabah dita, " seru nenek memeluk dita yang terjatuh dilantai.
"Nek ini apa sudah takdir dita," ucap dita membalas pelukan nenek nya.
Dan akhirnya rencana Wildan,dan kakek nya sudah berhasil memisahkan Agral dan Andita .
Wildan tersenyum lebar kala ia melihat Andita sudah menerima surat perceraian yang dibuat nya dengan kakek Husen.
.
.
.Andita menangis dikamar nya merenungi lalu menatap kenzie yg sedang tidur lelap di ranjang"Maafkan bunda nak, ayah mu sudah memilih hidup nya".ucap dita mengelus-elus kening nya.
.
.
Di kantor tempat berkerja Agral
Agral yang masih sibuk dengan tugas juga kasus nya ada seseorang mendekati.
"Maaf Pak, ini ada titipan surat".ucap kurir pos.
" Surat apa?? "tanya Agral lalu menerima surat yg belogo dan bertulisan pengadilan agama.
"Saya permisi Pak!! "seru kurir pos.
__ADS_1
" Ya terimakasih"ucap Agral seraya membuka isi surat lalu dibuka.
"Dek... Dek.
" Surat Penggugatan Perceraian pihak Andita Tansyania.
Agral seperti orang tak bernyawa lagi badan nya gemetar jika dia perempuan mungkin dia sudah pingsan
"Agral,brooo"??tanya Wisnu.
" Andita..!! ucap nya
"Andita kenapa brooo?? Wisnu lalu merebut kertas itu lalu dibaca nya.
" Ya ampun Andita menggugat cerai?? "Wisnu spontan berbicara seperti itu.
Agral menangis di pelukan Wisnu " Yang sabar ya broo"ucap Wisnu menepuk pundak sahabatnya itu.
kemudian Wisnu mengajak keluar agar Agral sedikit terhibur mengajak di danau untuk mereda rasa sakitnya.
"Teriak lah, broo mungkin dengan teriak dan menangis hati mu akan lega" tukas Wisnu.
Kemudian Agral berdiri didepan danau lalu berteriak sekeras mungkin.
"Andita........!!! " teriak Agral yang begitu dalam lalu berlutut"Kenapa kau tinggal kan aku, aku disini masih mencintaimu"teriak Agral keras lalu menundukkan kepala nya.menangis dengan hati yang hancur "Ya Tuhan jika cinta itu kau beri maka cinta itu akan pergi karena mu. "
Wisnu yg melihat sahabat nya terpuruk dan terluka karena bukan hanya melepas kan Luna tapi dia juga dilepaskan Andita. "Huffft,,, hela nafas kasar Wisnu lalu mata nya mulai mengembun..
" Cinta itu akan kandas dengan sendirinya apabila cinta itu dipenuhi penghianatan juga kebohongan, pada dasar nya rawatlah cinta itu semestinya berlabuh dan jagalah cinta itu dan jangan pernah melukai cinta itu. "
"Agral ayo kita pulang.. " titah Wisnu mengajak Agral pulang. .
.
.
Wisnu mengatarkan pulang kerumah orang tua Agral. sesampainya dirumah Pak Dewantoro.
"Tok... tokk. Wisnu mengetuk pintu.
Mami membuka pintu" Agral, kamu kenapa Nak. "melihat Agral seperti orang stres penampilannya yg awut-awutan juga wajah nya tidak bisa di gambarkan.
kemudian Wisnu membawa masuk Agral dan mendudukan di sofa.
" Ada apa ini Wisnu?? tanya papi
"Maaf om, tante. Agral sedang terpuruk karena mendapat kan surat gugatan cerai dari Andita".tutur Wisnu menjelaskan yg terjadi.
" Apa!! seru mami, papi yang terkejut. kemudian mami menangis merangkul Agral "Sabar ya nak" ucap mami menenangkan Agral.
Mata papi juga ikut mengembun mendengar kata percerain seperti sakit tapi tak berdarah. lalu duduk disebelah Agral.
"Terimakasih, Wisnu sudah membawa Agral kemari." ucap papi, mami.
"Sama-sama om, tante. Wisnu pamit pulang". kemudian menyalami ke Duan nya dan keluar untuk pulang.
Vivian yang menguping dari kejauhan menangis jika sahabatnya kini memilih jalan nya sendiri" Andita kukira kita akan terus bersama"lirih dalam hati Vivian. berdiri mematung di tangga. kemudian bergegas ke kamar nya Vivian menangisi Andita.
__ADS_1