
Pesawat yang membawa rombongan Andita sudah mendarat Di bandara kalimantan, Andita, vivian, kevin juga beberapa tim nya.
Sesampainya dihotel Andita dan vivian ingin satu kamar.
"Huuufftttt,,hembusan nafas vivian yang merebahkan tubuhnya di kasur. .
" Andita, kamu nggak capek apa ?? celoteh vivian
"Capek lah, balas dita
" Kita tidur dulu lagian masih lama meeting nya.
"yuk,aku juga ngantuk, sambil memiringkan tubuhnya dan memeluk guling.
" Hmmmm, saut vivian yang ikut merem.
Kevin yang sedari tadi menunggu Wildan partner kerjaa nya saat ini dan akan mengadakan meeting satu jam lagi.
Andita dan vivian sudah datang diruang meeting,lalu duduk dibuka pintu Wildan yang baru datang, Andita tak menduga jika patner bisnisnya Kak Wildan dita yang sok membulat matanya "Ya Tuhan aku bertemu lagi",batin hati dita.lalu vivian menyenggol tangan dita.
" Selamat datang Pak Wildan!! ucap kevin lalu menyalami.
"Terimakasih, Pak kevin. sedikit melirik Andita.
" Baik kita akan memulai meeting nya. saut kevin
"Besok akan dilangsung melihat proyek nya dilapangan, ucap Wildan.
" Baik, kita semua akan berangkat. jawab kevin
"Oke.
Dan meeting selesai semua bubar keluar lalu hanya tersisa Andita dan Wildan. Andita yang ingin keluar Wildan menautkan tangannya ke tangan Andita.
"Tunggu, ucap Wildan
" Andita enggan menjawab dia hanya diam mematung ketika Wildan membalikkan tubuhnya.
"Aku minta maaf dita, aku ingin kita berteman!! saut Wildan dengan nada lembut.
" Sudah aku maafkan kak, jawab dita.
"Apa kau mau menjadi temanku??ucap Wildan melemparkan pertanyaan ke dita.
" Iy... aaaa. dengan gugup dita menjawab.
"Terimakasih, lalu memeluk dita.
" Ya,, jawab dita sambil membalas pelukan Wildan.
Tak selang lama mereka pergi keluar makan malam bersama kevin, vivian juga tim nya
"Lama sekali datang dita aku sudah lapar. celoteh vivian.
" Maaf, aku ganti pakaian. jawab dita.
"Kamu kalau laper makan duluan jangan menyalahkan orang baru dateng, celetuk Kevin membalas vivian.
" iyaaaaaak, saut vivian yang langsung mengambil nasi, "huuffft dasar es batu. dengan nada kesel.
" Apa katamu aku es batu, beo Kevin.
"Sudah-sudah ayo makan,jawab Wildan yang melerai pertengkaran vivian dan kevin.
"kevin yang sedikit senyum licik karena bisa membuat kesal vivian.
Makan malam mereka sungguh nikmat dan bahagia dilihat sekeliling nya pemandangan indah.
Vivian dan dita pamitan untuk pergi duluan kekamar, sesampainya dikamar Vivian dan dita mengganti pakaiannya dgn pakaian tidurnya.
__ADS_1
"Dita, aku masih jengkel sama si es batu itu. ketus Vivian.
" Iya, tapi nanti kamu jadi cinta loh, biasanya benci jadi cinta, ledek dita ke vivian.
"Ihhhhh,, amit-amit, ucap vivian, "dita maaf ya tadi aku nggak sengaja liat kamu dan Pak Wildan pelukan, " maaf. tanya vivian
"Kamu lihat atau mengintip,. saut dita.
" Aku tidak sengaja membuka pintu tadi tapi kalian tak menghiraukan jadi aku keluar lagi.cuit vivian
"ohhh, jawab dita.
" Apa hubunganmu dengan Pak Wildan???tanya vivi
"Hmmmm.. di... a cinta pertamaku, kita berpisah karena aku dijodohkan dengan Kak Agral.
" Hahhhh, jadi mantan kekasihmu.
"Iya, tapi tolong sembunyikan dari kevin, aku takut nanti kevin mengadu ke Kak Agral.
" Okeee, tenang aja beb, sambil memeluk dia "kau ini sudah ku anggap teman sekaligus saudara ku. ucap vivian.jadi kalau ada apa-apa kau cerita dengan ku aku siap jadi pendengar mu.
" Terimakasih, memeluk vivian.
"Udah,, hayo tidur, ucap vivian.
Pagi pun mereka sudah siap dita yang menggunakan mini drees putih. dia dan vivian sudah datang duluan ke pantai yang akan menjadi proyek nya sebelum mereka berkumpul masih ditunggu nya Wildan yang belum datang, vivian mengajak dita berfoto-foto.
Andita berpose foto dibelakang pohon kelapa.
"Wahhh, cantik dita, ucap vivian sambil melihatkan hasil foto nya.
" Iyaah, vi makasih.
Mereka semua siap berkeliling obyek dan merencanakan proyek nya.
" Siapa pemilik tanah ini? tanya kevin ke Wildan
"Nanti aku beritahu dia seorang gadis yatim piatu hidup sendiri bersama bibinya, jawab Wildan.
Pemilik tanah ini Adalah Luna dia diwarisi oleh ibunya . Luna yang baru saja pulang dari menjemur ikan asih karena dia sangat capek lalu tidur sebentar.
Andita dan semuanya beristirahat dulu di sebuah rumah makan lesehan.
"Wah, makannya enak-enak cuit Vivian.
" Iya, dita menjawab.
"Untungnya kevin belum disini,saut Vivian.
" Hayoo , makan.
Tiba-tiba Wildan datang
"Apa aku boleh bergabung makan,tanya Wildan.
" Boleh, saut dita dan Vivian
"ohh, iya Pak Wildan apa anda dan dita sudah kenal. tanya vivi yang pura-pura tak tau hubungan mereka.
" Hmmm,, kami kenal karena dulu dita adik kelas waktu SMA.
"ooohhh, jadi begitu.
Andita yang terdiam tak bersuara dan mereka melanjutkan makan.
"Kita semua istrahat dulu besok kita lanjutkan lagi, Ucap kevin yang baru datang. lalu kevin duduk bergabung dimeja makan Andita, Vivian, Wildan.
__ADS_1
" Lalu kapan kita akan bertemu pemilik tanah itu.tanya kevin.
"Besok saja, saut Wildan.
" oke..
Luna yang baru bangun dilihat bibinya sudah pulang
"Luna, panggil bibi.
" iya bi, ada apa??
"bibi mau bilang besok kita kedatangan tamu. saut bibi
" siapa, bi?? tanya Luna
"itu yang akan membeli tanah yang didekat pantai sana. ucap bibi
" ohhh,, baik bi.
Pagi yang indah sejenak Luna berjalan kaki di pagi hari untuk olahraga melemaskan ototnya juga baik untuk bumil.
Luna menyiapkan makanan yang akan dihidangkan tamunya nanti.
Dilihat mobil-mobil hitam berhenti didepan rumah Luna.
Bibi itu tamunya sudah datang lalu bibi membukakan pintu, dia mempersilahkan masuk "Silahkan masuk Tuan dan Nona, ucap bibi.
" Mereka menyalami.perkenalkan saya"bibi wati.
"Andita, Vivian, Kevin, Wildan juga memperkenalkan diri.
" Mari duduk, ucap bibi
"Terimakasih , saut meraka semua
" Sebentar saya panggilkan pemiliknya.
Mereka menunggu dan Luna pun turun menemui mereka semua Sontak Luna kaget melihat Andita disini "Bukanya dia Mbak Andita Madu ku, " Ya Tuhan kau pertemukan aku dan madu ku.
Andita belum tau jika Luna Madu nya.
"Luna Anggraini, ucap Luna menyalami semuanya.
" Andita, saut dita menyambut tangan Luna. dan ke 3nya ikut menyalami Luna.
Luna yang begitu tak menyangka bertemu dengan Andita secara langsung, Guman dalam hatinya"Dia benar sungguh cantik bukan hanya difoto tapi dia sangat sempurna dimata Kak Agral..
Luna merasa bahwa dirinya sangat jauh berbeda dengan Andita yang jauh lebih baik.
"Luna, Andita menyadarkan lamunan nya.
" Iya, maaf saya. jawab Luna.
"Baiklah kami kemari ingin bernegoisasi dengan anda ingin membeli tanah itu untuk kami. ucap kevin
" Baik saya akan menjual tanah itu. jawab Luna.
"Oke kita setuju.saut Wildan melirik Luna.
" Oke, jawab kevin.
Lalu bibi menghidangkan makan dan minuman mereka semua, kevin dan vivian Wildan akan kembali berkeliling ketempat proyek nya.
Namun dita meminta izin kevin ingin disini ditempat Luna dia merasa tidak enak badan, dan kevin mengijinkan untuk tidak ikut hanya vivian, Wildan dan tim nya.
Luna yang membersihkan sisa makan tadi bergegas ke dapur. dan Andita yang di sana melihat-lihat sekeliling rumah Luna.
__ADS_1