POLISI TAKDIRKU

POLISI TAKDIRKU
Sakit tapi tak berdarah


__ADS_3

Lalu Andita selesai mengobrol dengan vivian lalu bergegas ke kamar didapati suaminya di sofa.Andita menghampiri suaminya ikut duduk di sampingnya.


"Kak Agral, panggil dita.


" Ada apa??


"Besok temani dita ke rumah teman dita kasihan dia yatim-piatu. ucap dita menenggelamkan kepalanya di dada suaminya.


" Iya, kamu sepertinya sangat peduli . tanya Agral mengelus anak rambut dita.


"Hanya kasihan saja dia seorang diri dan sedang hamil.


" Lalu untuk apa ke sana?? tanya Agral


"Pengen ajakin belanja perlengkapan baby, dita seneng kalau liat baju baby, ucap dita.


" Oke,. jawab Agral dengan hatinya gelisah"Semoga yang dimaksud dita bukan Luna.


"Ayo tidur ajak dita.


Vivian yang tadi masih berpikir tidak menyangka kalau kevin secepat ini akan menjadi suaminya. Vivian membayangkan omongannya kevin tadi dengan senyum-senyum sendiri memeluk guling nya. " Ya ampun aku masih terbayang-bayang wajahnya", Apa mungkin aku sudah jatuh cinta. 😍😍😍😍😍😍😍.


Pagi ini Luna dengan biasa beraktifitas dia hendak ingin pergi bekerja tapi tidak dibolehkan bibinya.


lalu ada mobil berhenti dilihat yang datang mbak Andita.


"Hai, Luna, sapa Andita.


" Hai, mbak lalu melihat seorang laki yang turun dari mobil"Glek"Luna menelan salvinnya dengan kasar.


Agral juga kaget "Ya ampun benar dugaan ku dia Luna.


" Masuk mbak,silahkan dudu. jawab Luna dengan menahan air mata.


"iya, lalu menggandeng suaminya mengajak masuk.


"Sebentar saya ke dapur dulu, ucap luna ingin menyeka air mata nya yang mulai keluar.


di dapur Luna tidak bisa membendung air mata.


" menangis lah selagi itu akan membuatmu lega, dan merasa nyaman.


lalu Luna membuatkan teh dan menghidangkan teh nya.


"Silahkan diminum, mbak dan mas. tukas Luna


" oh, iya Luna sebelumnya aku perkenalkan suami ku "nama nya Agral.


" Luna, hanya menunduk kan kepalanya.


"Senang bertemu dgn mu, ucap Agral.


" iya.saut Luna.


Andita melihat suaminya dengan gelisah dan melihat Luna yang begitu gugup.


"Luna datangan ku kesini ingin mengajak mu belanja . ucap dita


" Tidak usah mbak saya tidak mau. saut Luna.


"Hayo lah Luna kau harus ikut, Andita mendekati Luna dan mengelus perut buncit nya.


Agral yang hanya terdiam membisu tidak bisa melarang andita atau Luna.


" Baik mba saya ikut.


Lalu Luna dan Andita duduk dibelakang agral. dalam batin agral"Semoga mereka selalu berdamai seperti ini, aku bahagia melihat dua orang yana aku cintai akur.


Sesampainya di mall, Andita menggandeng tangan Luna.


"Ayo Luna kita ke perlengkapan baby, ajak dita menyeret Luna.


" Andita pelan-pelan jangan menyeret Luna,ucap Agral sontak Agral bicara.


"Iya, kak maaf. dita yang terlalu terobsesi baju baby.


Andita memilah-memilah baju baby dan atribut nya Andita yang begitu ceria sampai mereka berdua lupa suaminya agral, Dita yang menggojeki Luna ikut tertawa. Agral yang hanya mengikuti mereka berdua belanja dan menenteng paper bag mereka.


Agral yang melihat juga begitu senang melihat ke dua istri-istrinya bahagia.


"Andita melihat satu pakaian baby yang lucu imut. ini bagus Luna.


" Iya, mbak Luna seneng kalau mba seneng. jawab Luna.


Sesudah mencari perlengkapan baby nya Andita mengajak makan siang sepertinya perut nya lapar.


"Kak, kita makan dulu ya, ajak dita.


" iya, jawab agral.


Andita memesan berbagai makan sudah dihidangkan agral yg duduk di tengah-tengah mereka.


Tak disengaja Wildan di sana dan melihat mereka makan.

__ADS_1


"Heemmm boleh saya ikut bergabung?? tanya Wildan


sontak Luna terkejut dgn kehadiran Wildan


" Silahkan , ucap Agral.


Dan sedikit dita tak percaya ke dua orang yang ada dihadapan nya adl laki-laki yang dita cintai.


Luna yang berbicara dalam hati nya"Ya Tuhan apa ini waktu akan terbongkar"


"Maaf aku mengganggu liburan kalian ber 3.ucap Wildan sedikit meledek Luna.


" Tidak kita hanya sekedar makan bersama.


"ohhh,, kukira menjadi satu keluarga, ketus Wildan


" Keluarga maksudnya, andita yg merasa bingung.


"Sudah jangan dipikirkan dita, ucap Agral


Luna tau akan maksud Wildan. tapi lebih baik diam saja.


Selesai makan mereka pergi mengantar Luna pulang Andita yang sibuk mendekorasi kamar yang akan dijadikan tempat tidur baby Luna


" Luna baby mu jenis kelamin nya apa.?? tanya dita.


"Sepertinya perempuan mba.


" Wah, ke beneran aku juga, suka baby girl.


"Kak Agral nanti kita punya baby girl aja ya, rujuk dita mengandeng lengan tangan suaminya.


Hati Luna sungguh teriris melihat kemesraan keduanya" Ya Tuhan aku harus bisa menahan sesak di dada ini, harus bisa, aku harus kuat. "


"Seperti Sakit tapi tak berdarah, menyayat hati . "


"Kami pamit Luna. ucap dita


" Iya mbak. jawab Luna


Dan keduanya pulang melihat mereka rasa hati Luna teriris dilihatnya mereka sudah pergi jauh Luna menangis terisak-isak lalu menjatuhkan dirinya dan pingsan.bibi yang baru datang membawa Luna ke kamar.


"Ya ampun Luna, bibi yang baru datang melihat Luna pisan


Luna tersadar dan melihat bibinya di samping nya.


" Kamu kenapa lagi Luna.


" Apa maksudmu, Agral pulang??. tanya bibi


"Iya bi, tapi Kak agral pulang dengan istrinya.


" Lalu andita sudah tau tentang ini?? tanya bibi


"Belum mbak dita belum tau sebenarnya, aku tahu kalau Kak Agral belum mengatakannya.


" Ohhh,, kenapa kamu menangis Luna. tanya bibi


"Sakit Bi, rasanya aku melihat mereka bermesraan meskipun itu istrinya.


" Kamu harus kuat Luna sejatinya perempuan itu tidak ada yang mau dimadu.


"Iya, bi aku mengerti.


" Berlapang lah hatimu Luna. ucapan bibi mengelus dada Luna.


Luna yang luluh akan nasehat bibinya dan tidur bersama.


*****************


Wildan yang duduk di taman dekat hotel vivian yang tak senja melihat Wildan lalu menghampiri nya.


"Hai, Kak Wildan, sapa vivian.


" Kau vivian, ada apa??


"Tidak aku hanya sengaja lewat melihat kak Wildan disini. ucap vivian


" Kau tau tentang cinta dita??


"Belum, setau ku dulu dita dijodohin sama Kak Agral.


" OHH,, kukira lebih.


"Tidak, emang nya kenapa.


" Tidak apa-apa.


"Pergilah sudah malam.


" Baik.


1minggu kemudian

__ADS_1


Mereka sudah pulang ke Jakarta dan kevin ingin berniat melamar vivian


Sesampainya dirumahnya kevin melihat papi, maminya duduk di ruang TV.


"mi, pi, juga salam kevin.


" kau sudah pulang dimana kakak mu??


"dirumahnya mereka lah.


" Eeh, iya mami lupa.


"mi, pi kevin mau omong kalau kevin sudah menemukan calon istri mi, pi.


" hah, siapa nak??, ucap papi


"vivian pi, mi.


" vivian sekertaris mu? , tanya papi


"iyah, pi.


" kapan kamu mau ngelamar?? tanya mami


"secepat nya.


" ya sudah besok saja papi, mami lagi free.


"baik, pi, mi.


kevin bergegas menemui vivian dan mengajak kerumahnya bertemu papi, mami nya.


Vivian sangat gugup bertemu camer nya. sesampai dirumahnya kevin.


" Ayo turun, ucap kevin menyeret nya masuk


"Mi, pi . ini kenalkan calon istriku.


" Vivian menyalami ke 2 nya.


"Ayo nak, duduk. ucap mami mengelus tangan calon mantunya.


" Mami, papi sangat bahagia berkenalan denganmu cantik, ciut mami.


"Terimakasih tante. jawab vivian dgn gugup.


" Aduh, Nak vivian jangan panggil tante panggil mami, papi saja.


"Iya, mi, pi. jawab vivian dan berbicara dalam hatinya" benar kata andita mertuanya sangat baik.


"Ayo Nak, kita makan mami sudah masak banyak.


" Baik mi,..


Lalu vivian menyiapkan makanan dimeja dan mami bertanya pada kevin


"kevin coba telfon kakak mu Agral kok belum sampai tadi mami menyuruhnya kesini dengan dita.


" iya mi, kevin telfon.


Tut... tut... tut..


"Haloo ada apa vi, tanya dita


" kalian dimana kita sudah menunggu. ucap kevin


"Kami sedang dijalan sebentar lagi sampai.


" Baiklah kami tunggu.


"ya.


Kevin kembali kemeja makan


" Mereka sedang diperjalanan mi, ucap kevin


"ohhh, baik nya kita menunggu dulu.


Tin.... tin.. klakson mobil Agral lalu dibuka oleh pak satpam.


Mereka berdua turun dan masuk.


" Maaf, mi, pi, kami telat. ucap Agral


"Tidak nak, Ayo kita makan, ucap mami.


" Mi, pi. Agral ijin dita disini sementara aku pergi tugas lagi. tukas Agral


"Nak, disini juga rumahmu jadi kalau kalian mau tinggal disini lagi tida apa-apa. cuit mami


" Terimakasih mi.


Mereka melanjutkan obrolan yang akan segera melamar vivian dan secepatnya pernikahan mereka di percepat.

__ADS_1


__ADS_2