
Luna pun berlari pulang kemudian memesan taksi online dan tiba Luna yang masih menangis di dalam taksi.sesampainya di rumah melihat rumah sepi ia tahu jika suaminya sedang bersama Vika . Luna duduk di balkon melihat bintang bertaburan tapi hati nya sakit harus menelan pil pahit suaminya menikah lagi dan harus hancur ketika Agral mengatakan jujur dihadapan nya. "Tuhan miris sekali hidup ku ini"Luna membayangkan jika Doni pasti sedang melakukan malam pertamanya.
Agral bangun dari ranjang mendekati dita duduk disebelahnya.
"Andita, percayalah padaku!! " seru Agral menggenggam tangan nya.
"Tapi tak seharusnya seperti itu Ka ,Luna kasihan dia anak yatim sekarang dia sedang hancur hati nya menerima kenyataan pahit ini. " keluh Andita.
"Iya harus bagaimana lagi jika takdir lah yang mempermainkan. " celotehnya Agral memeluk dita. "Hanya namamu yang bersemayang di hati ini".tutur Agral mencium bibir dita.
" Ehemmm. "deheman Mami yang baru datang lalu membuyarkan kedua nya.
" Yu... huuuu.. maafkan mami mu,"celoteh mami
"Mami kalau datang ketuk dulu donk".celetuk Agral kesal.
" Yaaaa maaf ".jawab mami.
" Papi nggak ikut mi,?? " tanya Agral.
"Papi mu sedang sibuk mengurus bisnis kevin yang kemarin kalah tender".keluh mami.
" Kalah tender bagaimana mi??.
"Itu perusahaan milik Wildan sekarang jadi saingan berat perusahaan kita".jawab mami.
" Wildan"! seru Agral.
"Iya Nak, sepertinya dia sengaja ingin membuat perusahaan kita gulung tikar. " tutur mami mulai menangis Andita memeluk mami dan menenangkan nya"Mi, sudah tak usah banyak berpikir nanti mami sakit".ucap dita mengelus punggung mertuanya.
..
.
...
Wildan yang kini sedang merayakan pesta kemenangan nya bisa mengalahkan perusahaan Dewantoro grup.
"Apa rencana mu Wildan? " tanya kakek husen.
"Perlahan Wildan akan menjatuhkan keluarga Agral dulu kek, kemudian jabatan Agral dan aku akan memisahkan Agral dgn Andita".tutur Wildan licik.
" Bagus sekali rencana mu"!! seru kakek.
. Satu minggu kemudian setelah Agral dirawat Andita meminta ijin Agral untuk membolehkan dirinya bekerja lagi di kantor papi. karena kenzie juga Amanda sudah besar dan mereka sekarang sudah sekolah PAUD nol kecil.
Andita dan Agral berangkat bersama mengantar dita ke kantor papi sampai di sana
"Hati-hati sayang"!! ucap Agral mencium keningnya.
" Iya".jawab dita mencium tangan suaminya.
Andita bergegas masuk ke dalam dilihat banyak karyawan dan karyawati sedang berdemo di depan resepsionis. karena menutut gaji mereka yang belum dibayar kan. lalu melangkah ke atas ke ruang Kevin duduk dengan menunduk kan kepalanya seperti tertimpa beban berton-ton.
"Kevin!! " sapa Andita.
"Andita kenapa kau kesini"? tanya nya.
" Aku hanya ingin membantu perusahaan ini. "ucap dita.
__ADS_1
" Apa yang kau lakukan ini sudah hampir gulung tikar. "tutur kevin.
" Beri aku kesempatan aku akan memperjuangkan perusahaan papi, "tukas dita.
" Baiklah. "jawab kevin mulai menyerah.
Andita mengelola perusahaan lalu meminta ijin papi untuk menjual tanah aset perusahaan dulu sebagai langkah awal membayar gaji karyawan nya.
Langkah kedua dia harus menemui saingan nya untuk negoisasi . " Wildan sungguh kau pesaing yang hebat kau tak mau menyerah"lirih hati andita.
Kemudian mengatur pertemuan nya dan Wildan mengiyakan tapi Wildan ingin bertemu Di hotel malam ini. Andita sedikit tak percaya..
.
.
. Dirumahnya Agral dan Andita.
Mereka selesai makan malam lalu Andita bergegas siap-siap ganti pakaian dan berdandan.
"Kau mau kemana Bun"?? tanya Agral.
" Aku mau bertemu seseorang, Yah"jawab dita.
"Siapa??
" Wildan ".
" Ayah tak mengijinkan bunda bertemu dia!! "ketus Agral.
" Yah, percaya sama bunda ini akan baik-baik saja percayalah".tutur dita memohon ijin.
"Tidak baik malam seperti ini menemui nya!!! Seru Agral muka nya ditekuk dan tidur keranjang dgn meringkuk memunggungi dita yang duduk dimeja rias.
" Nggak".Ketus Agral.
"Hmmmm,, Baiklah aku menurut kali ini".ucap dita kemudian Andita memeluk Agral dari belakang dan ikut tidur disebelahnya.
Agral yg merasa menang kini dita sudah mau menuruti kata nya dan Agral membalikan tubuhnya kini dia dan Andita berhadapan.
"Nah, gini jadi istri yang penurut ".ucap Agral mengelus anak rambut dita.
" Iya, tapi lain kali di bolehin yah".celoteh dita.
"Hmmmm.. ucap Agral mendekati mencium kening dan turun ke bibir nya.
" Dret... Dreet...
Bunyi HP dita lalu dita melepas tautan dari bibir Agral mencari HP nya yg berada di atas meja rias lalu melihat panggilan dari Wildan dan diangkat
"Halo Ka!! jawab dita.
" Aku sudah sampai kau belum berangkat?? tanya Wildan.
"Hmmm belum ini sedang ber siap-siap" . ketus dita.
Agral menyaut HP dita lalu mematikannya dan menaruh di laci dan dikunci.
"Kenapa di matikan?? tanya dita.
__ADS_1
" Aku cemburu!!! "tutur Agral menyatukan Alis nya.
" Hah!! kau cemburu yah?? celoteh dita.
"Iya, Sayang" jawab Agral
"Hmmmm.. huffft, "hela nafas kasar dita.
Andita menyerah entah Wildan sudah kesal menunggui nya tak datang, karena dia lebih memilih suaminya dan harus menuruti kemauan Agral.saat mereka akan melakukan ritualnya . kenzie menggedor-gedor pintu kamar Andita dan Agral.
" Tok... Tokk.
"Bunda... bunn!! teriak kenzie
Andita dan Agral segera memasang pakaiannya lagi.
" Sial".umpat Agral kesal.
Andita bergegas membuka pintu nya.
"Ada apa Nak? ".tanya dita.
" Itu bun, kenzie di lempari batu bu".jawab kenzie.
"Batu?? seperti apa. tanya dita.
" Ini bun, ucap kenzie memberi batu ke andita namun dilihat seperti batu yg di bungkus kertas lalu dibuka bungkusan kertas itu.
"Aku tau saat ini kau belum bisa menerimaku tapi suatu saat kau akan memohon padaku" isi surat itu.
Agral yang baru datang merebut tulisan itu.
"Siapa yang berani nya meneror keluarga ku. " ucap Agral.
"Bun malam ini kenzie bobok sama Bunda dan Ayah" ucap kenzie.
Agral dan Andita saling tatap menatap.
"Boleh nak" jawab dita.
"Kenapa tidak tidur dgn Amanda saja kenzie" Tutur Agral.
"Nggak mau manda tukang ngorok".ketus Kenzie.
" Ya sudah Ayo".ajak dita mengendong kenzie
Agral yang kecewa harus menahan hasratnya kini hanya menyerah karena kenzie tidur bersama mereka.
Andita yang masih terjaga melihat kenzie sudah tertidur pulas namun Agral belum masih harus berdamai dgn junior kecilnya.
"Kenapa belum tidur?? tanya dita.
" Hmmm,, masih pengen!! Seru Agral menggendong dita keluar kamar dan membawanya ke kamar tamu.
Andita sudah tau bahasa tubuh Agral.
"Kita tuntaskan yang tadi , bun!! rayu Agral.
" Tapi itu kenzie tidur sendiri".ucap dita lalu Agral menutup dgn bibir nya.
__ADS_1
Dan mulai lah menyambung kembali hasratnya yg tertunda hingga percintaan panas itu terjadi dua insang saling memadu kasih mungkin lama Agral tak menyentuh dita.
hingga 2jam mereka selesai melakukannya. kini dita membersihkan diri lalu bergegas pergi ke kamarnya menyusul kenzie tidur sendiri. namun Agral masih dikamar tamu karena kelelahan dia tertidur di sana.