
Entah semenjak bertemu nya Luna dan matan suaminya membuatnya mengingat kenangan sewaktu bersama di Singapura hidup bersama terasa indah .
"Asalamualaikum".ucap Agral.
" Walaikumsalam ".jawab Luna.
" Lun, apa yg terjadi? kenapa pipi mu memar seperti ini? ".
" Aku... gak kenapa-napa mas,".
"Jangan bohong, ayo cerita ada sesuatu yg kamu sembunyikan".
" Tadi aku tidak sengaja bertemu, Doni dan Sela".
"Lalu? ".
" Kami saking adu mulut, dan Doni menamparku karena dia tidak Terima aku menampar Sela".
"Sela menghinaku hingga aku menamparnya".ujar Luna.
" Mas, aku bener-bener sadar apa yg dirasakan mba Andita semasa dulu ketika mengetahui suaminya selingkuh, kini sekarang aku merasakan hal yg sama seperti mba Andita".
"Hiks.... hiks" Luna menangis tidak bisa menahan sakit yg tak berdarah . Agral segera mendekati Luna "kamu gak boleh menyalahkan diri kamu, seharusnya kamu bisa tau apa arti sebuah hubungan dan apa arti sebuah kehidupan, realita hidup berbeda dari ekspektasi".ucap Agral mengusap puncak kepala Luna.
Luna pun mengangguk" mas, apa aku boleh mencintai kamu lagi? ".
pertanyaan Luna yg dilontarkan ke Agral membuat nya terkejut Agral pun masih belum menjawab.
__ADS_1
" Mas.. ".
" Kita jalani semestinya saja, karena hanya Allah lah yg bisa membolak-balikkan hati".ucap Agral karena dirinya belum bisa menerima tapi setidaknya dia akan belajar mencintai Luna.
"Aku pamit keluar dulu".pamit Agral kemudian berlalu pergi meninggalkan Luna yg masih terpaku akan jawaban Agral.
.
.
Agral pergi ke sebuah Club untuk sedikit mencari hiburan karena suasana hatinya begitu penat, sampai nya di tempat ia memesan minuman, saat dirinya duduk di sofa VIP seoran perempuan datang menghampiri nya.
" Kak, tolong saya ".
" Tolong, Apa?".
Seketika Agral tercengang saat melihat secara detail wajah perempuan itu ketika membuka masker" bukan kah kamu Vika? ".
" Kak, Agral".
" Kamu perempuan yg beberapa tahun lalu saya tabrak".
" Ya kamu beneran Vika gak salah lagi, dulu kamu yg ingin dijodohkan dengan dokter Doni gila itu kan? ".
" Saya lupa".
"Kamu kenapa? ".
__ADS_1
"Aku lari dari kejaran mucikari".
" Kenapa bisa? ".
" Nanti aku jelasin, sekarang anda tolong saya jika bodyguard kemari kita pura-pura ciuman, mereka pasti tidak bisa mengenaliku".pinta Vika.
"Baik lah".
Selang berapa menit para bodyguard datang membuka ruang VIP Agral dan dilihat ada sepasang kekasih sedang berciuman hingga" Maaf, tuan kami mengganggu, silahkan dilanjutkan ".tutur para bodyguard itu.
Vika yg masih menahan napas nya berciuman dengan Agral " Kamu mau mati".ucap Agral ketika melepas ciuman nya.
"Aku.... baru pertama berciuman".
" Hmmm... bagus berarti aku laki-laki yg pertama mencium mu".
"Mmm".Vika mengangguk.
Namun ada sepasang matang yg sedang memotret mereka berdua kini orang itu sudah mempunyai foto Agral yg berciuman dengan perempuan di club.
Agral langsung membawa Vika keluar dari club malam itu dengan memakaikannya jaket untuk menutupi tubuh Vika yg kelihatan karena pakainya seperti kurang bahan.Vika dibawa ke mobil Agral dan meninggalkan Clun malam menuju rumah Agral.
"Katanya kamu mau jelasin apa yg terjadi sama kamu? ".
" Oke... ".
" Jadi waktu aku mau nikah sama Doni, istri si Doni melepaskan aku dan memberi aku kesempatan lari jauh dari hidup Doni juga dia, saat itu tujuanku pertama ke Jepang ke rumah paman aku, terus di sana aku sudah mulai hidup bahagia namun , namun Ayah ku datang dan meminta maaf akan menebus kesalahan nya akhirnya membawaku ke rumah nya dia menikah dengan mucikari dan setelah Ayah ku meninggal aku dijual ibu tiriku dijadikan taruhan oleng mafia ".jelas Vika panjang lebar.
__ADS_1