
"Manda".panggil kenzie ketika melihat manda duduk menunggu sopir nya.
Manda yg diam tak ingin menjawab
" Kamu masih ngambek? ".Tanya Kenzie
" Kalau iya kenapa "!
" Maafin,aku yg salah".ulas Kenzie.
"Hmmm, tapi janji gak akan ngulang lagi".ujar Manda.
" Iya ".lalu memeluknya
.
.
.
.
Luna yg asyik bermain bersama Aska dan Aksa terganggu oleh dering HP nya lalu mengambilnya dilihat no tidak dikenal menelfon nya.
" Hallo".ucap Luna.
"Hallo, sayang masih ingat dengan ku? ".
" Siapa? ".
" Tunggu aku nanti kita akan bertemu"!. Ulas laki-laki itu lalu menutup telfonnya.
"Tut..... tut...
" Siapa lagi sih ini ".batin Luna.
Agral yg baru pulang memarkirkan mobil nya kemudian masuk kedalam melihat dia anak nya sedang bermain bersama Luna.
" Mas, baru pulan"?.
"Iya".balas nya
" Hai sayang nya ayah sini".Agral mengendong keduanya
Luna yg terpaku melihat Agral yg begitu sayang ke anak-anaknya.
__ADS_1
"Kenzie, Manda belum pulang? ".
" Belum mas, baru dijemput sopir".
"Rencana nya aku ingin bawa anak-anak keluar kota".
" Kemana mas? ".
" Ketempat dimana aku dan Andita bertemu"
"Kita ke rumah Grandma Husen".ucap Agral.
" Apa aku boleh ikut? ".tanya Luna.
" Boleh ".
Selang beberapa menit Amanda dan kenzie datang.
" Assalamualaikum ".
" Wa'alaikumsalam ".
" Ayah".teriak keduanya.
"Kalian baru pulang? ".
"Nak, Ayah pengen ngajak kalian keluar kota ".
" Kemana? " .
"Ke desa Bunda Andita dulu".
" Mau, mau ayah" saut mereka berdua.
"Ya sudah kalian ganti, besok kita berangkat nya".
Keduanya berlalu menuju kamar masing-masing.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Pagi hari nya mereka sudah bersiap-siap Luna dan pengasuh Aska dan Aksa sudah duduk di mobil Kenzie dan Manda pun menyusul masuk tinggal menunggu Agral, selang 2 menit Agral pun masuk mobil menyetir sendiri karena jarak desa Andita tak begitu jauh sekitar 5jam sampai.
"Sudah siap semua? ".tanya Agral.
" Sudah, Yah".
"Oke kita, ready".
.
.
.
Sesampainya di desa Andita Nenek sudah menyiapkan hidangan kesukaan Agral karena dia sudah tau jika Agral dan anak-anak nya akan datang.
"Grandma".teriak Kenzie saat turun dari mobil
" Kenzie sayang".memeluk nya.
"Ayo masuk semua ".ucap Grandma Husen.
" Terimakasih ".balas Agral.
Semuanya masuk terpampang foto-foto Andita dari masa-masa kecil hingga dewasa juga foto Ijab kobul Agral dan Andita.
" Bunda cantik banget".ujar Manda.
"Iya lah Bunda dari kecil memang sudah cantik".terang Kenzie.
Agral sedih mengingat kenangan demi kenangan nya, ia menghela napas nya " Ya Allah kenapa engkau ambil bidadari ku".batinnya.
"Ehh, ini si kembar nya Grandma".ulas nya lalu mengambil Aska dari gedongan Luna.
" Sini lun, biar Grandma yg gendong".
"Iya, silakan Ma".
Lalu semua ke ruang tamu dan Kenzie masuk ke kamar yg Grandma siap kan.
" Oh, iya disini hanya ada 4 kamar jadi si kembar di sana sebelah kiri, sebelah kanan buat Kenzie dan Manda, buat kamu Grandma siapkan sebelah pojok sana Luna ".ujar nya menjelaskan
" Iya, grandma makasih ".saut Luna.
__ADS_1
Agral pun mendekati Kamar utama Andita dan masuk ke kamar Andita dulu saat dirinya bertemu dimalam pengantin pertama nya dimana saat itu mereka belum saling mengenal satu sama lain belum bertemu sama sekali malam itu malam pertama bertemunya malam pertama tidur bersama Andita, Agral merebahkan tubuhnya di ranjang meraba sebelahnya"Ranjang ini saksi kita pertama bertemu dan pertama bersama".lirihnya Agral memejamkan matanya