POLISI TAKDIRKU

POLISI TAKDIRKU
Restu


__ADS_3

Agral yang masih duduk di pinggir taman belakang teringat kenangan indah masa lalu bersama istri tercinta banyak rintangan masalah di kehidupan rumah tangga nya kini hanya menjadi kenangan terindah.kemudian Luna mendekati dan duduk disampingnya Agral.


"Mas".sapa Luna lalu menjatuhkan tubuh nya di sebelah nya.


" Iya Lun".jawab Agral singkat.


"Aku tau mas bersedih tapi kasihan anak-anak mu masih butuh kamu mas".ujar Luna.


" Tapi Luna hidup ku seperti sudah tidak ada harapan orang yg aku cinta pergi meninggalkan ku selamanya. "ucap Agral.


" Mas,, aku ada disini untuk mu mas".ujar Luna.


"Maksud kamu apa Lun"?. tanya Agral.


" Aku sudah berjanji dengan mba Andita jika aku akan meneruskan rumah tangga bersama mu mas".ujar Luna.


"Tidak Luna maaf aku tidak bisa".saut Agral menolak ajakan Luna.


" Kenapa mas, aku juga pernah mengisi hati mu bukan? ".tanya nya.


" Tidak Luna, cukup kasih aku waktu untuk berfikir".ucap Agral dgn mata menghunus ke arah Luna lalu pergi meninggalkan Luna yg masih duduk mematung memandangi punggung Agral yg berlalu pergi.


"Apa aku salah mas, jika aku masih berharap kembali seperti dulu,meskipun aku hanya sebuah mantan mu ".ucap Luna pelan dan menangis.


.


.


.

__ADS_1


. Satu bulan kemudian.


. Di pemakaman Kenzie duduk di pusaran Bundanya.


" Bunda, Kenzie tidak akan merestui ayah menikah dgn mama Luna menggantikan Bunda".keluh Kenzie menatap nisan Bunda nya menangis di sana mengeluh apa yg dia lihat sewaktu ayah nya dan mama Luna duduk bersama di taman belakang.


Sejujurnya Kenzie tidak menyukai Luna karena dia lah penyebab dari kekacauan rumah tangga Bunda dan Ayah hampir berpisah karena Luna.


"Bun, boleh Kenzie minta Bunda datang dalam mimpi ku aku rindu Bunda, sekarang adik kembar udah gede bun nggemesin".ujar Kenzie menceritakan adiknya kembar.


" Aku pamit pulang dulu ya bun".pamit Kenzie mencium nisan Bunda nya kemudian pergi pulang.


Kini bayi kembar itu sudah berumur 2bln dan si kembar itu bernama Aska Syahril dan Aksa Syahlil


" Namanya bagus ya ".ucap Luna yg menggendong satu baby Aska.


" Iya".jawab Amanda bermain di sebelah bayi Aksa.


.


.


.


" Assalamu'alaikum ".ucap Agral yg baru pulang.


" Walaikumsalam ".saut Luna juga Manda.


" Dimana Kenzie "?. tanya nya.

__ADS_1


" Tadi bilang mau ke makam Bunda, yah. " saut Manda.


Agral langsung menelfon Kenzie namun tak diangkat akhirnya yg di telfon pun datang.


"Assalamualaikum".ucap nya.


" Walaikumsalam ".jawab semuanya kemudian berjalan menuju kamarnya. Agral langsung mengekor Kenzie ke kamar nya Kenzie duduk di tepi ranjang Agral yg mendekati duduk disebelahnya.


" Nak, Ayah mau bicara".ijin Agral.


"Apa yah, bicara saja".jawab nya.


" Ayah tau kamu bersedih tapi ayah hanya ingin bertanya sesuatu ".ujar Agral.


" Sesuatu apa, Ayah ingin menikah lagi"?. tanya Kenzie.


"Adik-adik mu perlu pendamping nak".ulas Agral.


" Apa ayah tidak memikirkan perasaan Kenzie".ucap Kenzie.


"Nak, ayah sangat mengerti perasaan mu tapi adik-adik mu butuh sosok Bunda".saut Agral menasehati nya.


" Yah, Tidak ada yg bisa menggantikan Bunda ".ucap nya.kemudian mendorong Agral keluar dari kamar nya .


" Kamu jangan egois nak".saut Agral yg didorong keluar lalu pintu tertutup rapat dikunci Kenzie.


"Ayah nggak sayang Kenzie".teriak Kenzie menangis dibalik pintu dgn bersandar merosot kebawah.


" Ayah sangat sayang Kenzie".balas Agral yg masih mematung di depan pintu.

__ADS_1


"Apa aku salah jika melarang ayah menikah lagi ".guman dalam hati Kenzie yg kini menangis menundukkan kepala nya bersedekap lutut.


__ADS_2