POLISI TAKDIRKU

POLISI TAKDIRKU
Pulang


__ADS_3

Nampak nya papi, mami pun bahagia bisa bertemu cucu nya. baby Kenzie begitu bahagia bermain dengan opa, oma nya yang selama ini di nanti menimang cucu. meskipun Agral sudah mempunyai 2 anak tapi mereka lebih menyukai anak dari Andita bukan Luna.


"Papi, mami pamit pulang dulu sayang mengecup keduanya. ucap mami


" Hati-hati mi, pi. jawab Andita


"Iya, jaga cucuku, ucap pak Dewantoro ke wildan.


" Baik, om, tante. tentu wildan menjaganya dengan baik. ketus wildan.


Dan mereka pulang ke penginapan lalu memesan kamar karena sesampai di singapure belum memesan kamar.


Di jakarta


Luna yang sedari tadi merasa badan nya kurang enak.dan dia menitipkan gadis kecilnya kepada suster pengasuhnya yang dipekerjakan Agral belum lama ini.


Luna berangkat ke rumah sakit untuk memeriksakan kondisi nya yang makin hari memburuk


Luna mengantri mendaftar untuk berkonsultasi ke Dokter spesialis Kandungan.


Dan suster memanggilnya untuk masuk ke ruangan Dokter Jane spesialis Kandungan.


"Silahkan masuk nyonya!! ucap dokter.


"Terimakasih dok, jawab Luna


" Apa keluhan anda nyonya??


"Saya terasa pusing tiba-tiba pingsan, dan seperti tak terkontrol dan perut saya terasa sakit.


" Mari nyonya saya periksa, dokter memeriksa Luna dan Dokter terkejut.


"Sudah selesai silahkan duduk saya akan menjelaskan, tukas dokter Jane


" Baik, dok, Luna duduk berhadapan dengan dokter Jane


"Begini Nyonya maaf anda terkena Kanker rahim. tukas dokter menjelaskan


" Apa, ! Luna begitu sok kaget


"Nyonya harus segera kemoterapi. seru dokter Jane.


" Baik Dok tapi saya mohon dokter merahasiakan ini. jawab Luna.


"Baik, nyonya.jawab dokter Jane.


" Terimakasih Dok, ucap Luna menyalami Dokter Jane.


"Sama-sama nyonya.


Luna keluar dari ruang periksa dokter Jane. lalu berjalan melewati lorong rumah sakit dan berhenti duduk merosot dinding lorong rumah sakit Luna menangis melihat hasil USG " Ya Tuhan jika ini yang harus aku jalani kuatkan aku dan merima takdir ku.


Namun tak disengaja Kevin melihat Luna menangis di lorong rumah sakit.


"Bukanya dia Luna istri kak Agral kenapa dia menangis seperti itu, ucap Kevin dalam hati nya. lalu dia pergi tak menghampiri.karena Kevin juga hendak menebus resep obat karena vivian sedang sakit tipes dan dirawat di sana.


..... *..... Di rumah Agral.


Agral yang sudah pulang sedang bermain boneka dengan Amanda .


"Kau dari mana??. tanya Agral


" Dari beli ini. jawab Luna mengangkat plastik buah. "Untung saja tadi sebelum pulang mampir ke toko buah.guman dlm hati Luna.


" ohhh,, ya sudah. ucap Agral

__ADS_1


"iya, jawab Luna menganggukkan kepala lalu pergi ke kamar.


Perasaan Luna sudah khawatir aku tak akan memberi tahu suamiku.


****______*****


Ditempat Anita akan diadakan pertunangan dan Wisnu dengan keluarganya hendak melamar Anita. dan Anita sudah menerima lamaran itu lalu pernikahan mereka akan dilangsungkan 2hari lagi namun Anita tidak bisa menikah karena Ayahnya sudah tidak ada, tapi masih ada Wildan yang bisa menikahkan mereka lalu Anita menghubungi Kakaknya Wildan.


"Hallo, kak,?? tanya Anita


" Hallo, ada apa ?? jawab Wildan


"Kak, aku akan menikah dengan Wisnu hanya kakak yang bisa menikahkan kami, tukas Anita.


"Baiklah kakak akan pulang Nita. Jawab Wildan.


''Terimakasih kak. jawab Anita. menutup sambungan telfon nya.


Anita memberitahu ibu nya jika kak Wildan bersedia dan akan pulang ke Indonesia lusa.


.


.


.


.


.


Di singapure


Wildan yang nampak begitu bingung mondar-mandir tak karuan hingga Andita yang baru mengendong baby kenzie heran dengan tingkah Wildan. lalu menghampiri Wildan berada di ruang tamu


" Kau kenapa kak?? tanya Andita


"Ayo lah cerita?? bujuk Andita.


" Baik lah, besok aku akan pulang ke Indonesia Anita akan menikah jadi aku harus menjadi wali nikah Anita karena Ayahku sudah tidak ada. ucap Wildan.


"Ohhh,, begitu ya sudah dita juga ikut pulang kak Wildan. jawab Andita


" Tapi nanti kamu bakalan ketemu Agral.?? tukas Wildan.


"Tidak usah khawatir nanti itu urusan Dita. tukas Andita.


" Ya, sudah kalo kamu sudah siap bertemu Agral. jawab Wildan.


"iya.jawab Dita sambil mengendong baby Kenzie.


lalu terdengar suara Tok.... tokkk... pintu diketok.


" Ada yang datang Sepertinya?? tanya Wildan.


"iya, biar aku yang membukanya, ucap dita lalu membuka pintu " Cklek....


Ternyata mami, papi datang lagi


"Oh,, mami, papi. ucap dita sambil menyalami mereka dan menyuruhnya masuk duduk di sofa


" Terimakasih , ucap mereka


"Mami kesini mau bilang kalo mami, papi, mau pulang ke Indonesia sepertinya Vivian sakit. ucap mami.


" Sakit apa mi, Vivian?? tanya Andita

__ADS_1


"Kata Kevin tipes dan sekarang baru dirawat. ucap papi.


" Ohhh,, iya mi, Andita juga sepertinya mau pulang ke Indonesia dgn kak Wildan, tukas Andita


"Kapan, Nak?? tanya mami


" Lusa mi, pi. jawab Andita.


"Apa sebaiknya kita bareng saja! seru mami merayu mantunya.


" Hmmmm,, kak Wildan harus cuti dulu mi?? Jawa dita.


"Nak, seharusnya kamu masih tanggung jawabnya Agral dan kenzie juga masih butuh Agral. ucap mami.


" Iya mi, dita tau jika masih jadi istri kak Agral, tapi dita masih sakit mi harus dipoligami. ucap dita seraya memegang tangan mami nya.


"Kamu tak usah khawatir dita kamu masih papi anggap bukan hanya menantu tapi anak papi, mami, kamu dan Kenzie tinggal bersama kami .dan kalo Agral tidak mau menceraikan Luna, papi akan membelikan rumah untuk mu dan kenzie. ucap papi.


" Terimakasih pi, mi. jawab dita.


"Apa kau mau ikut dengan kami?? tanya mami


" Baiklah. jawab dita.


"Nak Wildan apa kau keberatan jika dita harus ikut dgn kami?? tanya mami.


" Tentu tidak tante!! jawab Wildan tapi hatinya bilang jika dia tidak tega dita rujuk dgn Agral.


"Terimakasih Nak Kevin. mami memeluk Kevin.


" Terimakasih Kevin kau sudah menjaga cucu dan menantuku. ucap papi


"Iya sama-sama tante, om.jawab Wildan menyalami mereka.


Andita kekamar memberesi barang-baranya dan barang baby Kenzie.


dan Andita sudah siap lalu berpamitan dgn Wildan.


" Kak, Aku pamit pulang dulu. ucap dita menyalami tangan Wildan.


"Iya hati-hati, jawab Wildan mencium kening dita.


lalu juga mencium Kenzie yang tertidur digendong Andita.


juga Wildan menyalami mami, papi.


Sesampainya bandara masih menunggu pesawat nampak nya mami begitu senang.


" Sini dita mami yang gendong kenzie,?? ucap mami mengambil kenzie dan mengendong nya.


"Lihat pi, cucu ku ganteng sekali, ucap mami


" hemmm, itu juga cucu ku jadi cucu kita. tukas papi .


"Tapi kenzie mirip oma nya hidung nya. Celoteh mami mengelus pipi gembul kenzie.


" Tidak kenzie lebih mirip opa nya. cuit papi.


"Sudah-sudah mi, pi. ucap dita, seraya melerai mereka.


Andita yang melihat perdebatan mertuanya tersenyum sendiri.


"Ayo kita masuk pesawat sudah datang, ucap papi.


Dan pesawat sudah lepas landas akan menuju Jakarta.

__ADS_1


Bandara soekarno hatta.


Nampak nya Andita sangat cemas dan takut jika nanti dia bertemu suaminya.


__ADS_2