POLISI TAKDIRKU

POLISI TAKDIRKU
Rumah Baru


__ADS_3

Sesampainya dirumahnya Andita masih mencoba merayu suaminya yang merajuk tadi.


"Kak, apa masih marah?? tanya dita


" Tidak hanya sedikit kamu yang nggak bisa mengatur waktu, ketus agral sambil bibirnya manyun


"Ya, dita salah maaf.cuit dita sambil mengedepi-ngedipkan mata.


" Mulai besok kita pindah ke rumah baru kita. ucap Agral.


"Haahh,,rumah baru?? jawab dita


" Iya, kakak sudah beli rumah sendiri untuk kita tempati, biar kita hidup mandiri. sambil mengelus pipi dita.


"Dimana?? apa jauh dari sini? tanya dita


" Nggak, sayang deket kok. ucap agral


"Ya, sudah ayo kita keluar makan malam, mami, papi sudah menunggu, jawab dita.


Mereka makan bersama dilihat hanya kevin yang belum pulang karena lembur pekerjaan baru nya.


" mi, pi, Agral menyapa.


"Iya, nak. ada apa??jawab mami


" Agral besok mau pindah mi, karena agral baru beli rumah. ucap agral


"Dimana??tanya papi


" Green Persada pi, itu memang perumahan untuk Polisi, mi, pi. saut Agral


"Mami, papi hanya ikut senang kalian sudah mau mandiri. ucap mami


" Terimakasih, mi, pi. saut Agral


Dita hanya tersenyum dan mengangguk dia hanya menurut saja apa suaminya katakan. lalu melanjutkan makan malam mereka.


*******************__________********"


DI kalimatan


Hati Luna masih bertanya-tanya kenapa Kak Wildan begitu ingin tahu kehidupanku dengan pikirannya Luna.


Luna harus bisa menghubungi suaminya ingin tahu siapa sebenarnya Kak Wildan.tapi Luna takut kalau dia mengganggu nya.


"Ahhhh,, dengan perasaan kacau Luna " Kenapa Tuhan kau berikan takdir seperti ini aku muak. sambil membuang benda yang ada di atas meja rias dan melempar-lemparnya ke sebarang tempat, mata nya yang sebam wajah yang kusut. lalu bibi wati datang. melihat luna


"Kamu kenapa Luna? lalu memeluk nya.


" Luna muak bi, Luna bosan dengan semua ini. menangis sejadi-jadinya merangkul pelukan bibinya.


"Sayang masih ada bibi yang peduli, bibi menyayangi seperti putri bibi sendiri. mengelus rambut Luna.


" Aku bagaimana bi, aku sudah berusaha sabar dan ikhlas menerima semua takdir ini, tapi kenapa suamiku tak pernah peduli lagi. ucap Luna.


"Nak,, bibi tau perasaan mu tapi kamu harus lebih bersabar lagi mungkin suamimu sibuk atau dia bersama istrinya pertama, Luna bukan hanya dirimu yang menderita suamimu juga ikut tersiksa. ucap bibi dengan menasehati Luna.

__ADS_1


" Luna tau bi, jika ini semua salah Luna.


"Iya, sayang kamu harus bersabar lagi, ingat didalam sini ada si kecil, bibi mengelus-elus perut Luna yang mulai membuncit.


" Baik, bi. jawab Luna.


Di usia kehamilanya sudah mulai membuncit Luna senang meskipun hatinya bersedih Luna yang setiap harinya mengobrol dengan si kecil dan mengelus-elus nya, "maafkan mama ya sekarang kita makan berdua dulu nanti papa pulang.


****------********________**********


Andita hari ini meminta izin libur dulu karena mereka akan pindahan. mami, papi yang ikut membantu Agral dan dita pindahaan kerumahnya baru mereka, sesampai dirumahnya baru mereka.


"Wah,, bagus sekali, kak?? Andita yang kagum betapa megahnya, dan besar tidak kalah dengan rumah papi, mimi.


" Iya, sayang,. ini semua kakak yang merancang desain nya, Bagus nggak, kamu suka?? tanya agral


"Iya, suka seneng banget sambil memeluknya.


Lalu mami, papi masuk dan melihat-lihat rumah baru mereka


" Agral? , tanya papi


"Kenapa pi, jawab agral


" Papi mau kursi seperti ini, papi sambil duduk di kursi goyang itu.


"Ambil saja pi, nanti agral beli lagi. ucap agral


" Iya nanti papi beli sendiri saja, jawab papi


Mami yang sibuk ke sana kemari melihat dapur bersama dita.


"Hati-hati yang Nak, ucap mami mengelus kening dita.


" Iyah, mi.saut dita menyalami keduanya.


Agral lalu mengendong Andita masuk kekamar baru mereka, Dita hanya pasrah dengan kelakuan agral saat ini mengikuti kemauannya, dan terjadilah percintaan lagi meskipun waktu masih siang mereka menikmati percintaan itu hingga sore.


Dikantor


Kevin sangat marah pekerjaannya yg menumpuk dan sangat sibuk itu semua karena Andita yang tidak masuk kerja.


Vivian yang melihat kevin sibuk pekerjaannya tersenyum sambil memandang dan tangan di dagunya , "kalau seperti itu dia sangat tampan" gumana hati vivian, dilihat Kevin melirik vivian.


"Kenapa melihat saya seperti itu, ketus kevin.


" Tidak saya tidak melihat anda, Saut vivian


"Nanti kamu jatuh cinta loh.kevin yang meledek vivian sambil melempar senyuman.


" Astagaaa........ vivian yang merasa salah tingkah ternyata dia juga bisa ramah kukira dia seperti batu es. guman dalam hati vivian.


Siang ini kevin akan bertemu Wildan karena sekarang perusahaan nya dan perusahaan Wildan menjadi partner bisnis.


"Selamat datang Pak Kevin, ucap Wildan sambil menyalaminya.


" Iya, Kevin lalu duduk di berhadapan dgn Wildan. bagaimana kemaren kunjungannya ke kalimatan?? tanya kevin.

__ADS_1


"hmmmm,, benar sangat indah pemandangannya. saut Wildan


" Bagaimana kalau kita membuka proyek di sana. ucap kevin


"Itu ide bagus. cuit Wildan


" Baik lah kita akan melihat ke sana, ucap kevin.


"Oke.. saut Wildan.


Lalu kevin menelfon vivian agar memberi tahu Andita jika besok harus ikut ke kalimatan melihat proyek di sana, vivian mengiyakan kevin


vivian menelfon .


Andita yang masih tidur bersama agral, bangun mendengar HP nya berdering sambil meraba-raba meja nangkas "Astaga vivian telfon dilihat penampilannya yang berantakan akibat percintaannya. apa aku harus menjawab atau tidak biarlah aku angkat saja.


" iya hallo, ada apa vi?? tanya dita


"hallo , ini aku mau menyampaikan kata pak kevin kalo besok kita akan ke kalimatan melihat proyek kita dita.


"besok?? saut dita


" iyahhhh, cuit vivian sedikit melihat wajah dita berantakan tak karuan rambut yang acak-acakan dan tubuhnya ditutupi selimut, "Apa kau baru saja terlindas Truk atau konterner , seru vivian meledek dita.


" ihhh, apaan sihh vi,. lalu menutup tlfon nya.


Vivian yang melihat tingkah konyol sahabatnya itu tertawa.


Dilihat Agral yang masih tidur dita segera bangun membersihkan diri lalu memasak untuk makan malam mereka yang pertama dirumahnya baru.


Agral yang bau akan masakan istrinya bangun dan membersihkan diri lalu keluar menuju bau masakan itu dilihat dita dengan celemek nya sibuk memasak


"Hemmm,, bau nya enak sekali sayang, sambil memeluk dari belakang.


" Iya, ayo kita makan, saut dita


"Agral hanya mengagumkan kepalanya di bahu dita.


" OHH, iya besok dita harus keluar kota. ucap dita.


"Kemana, untuk apa?? tanya agral.


" Ke Kalimatan, ada proyek di sana jadi dita harus ikut karena dita yang bertanggung jawab proyek ini. ucap dita


"Ya, Hati-hati. saut agral yang sedikit sedih.


" Makasih ya, Kakak ku sayang sambil mencolek dagu suaminya.


Pagi-pagi dita sudah siap berangkat ke kalimatan diantar nya agral ke bandara di sana sudah ada vivian, kevin juga beberapa tim nya.


"Kak, dita pamit dulu menyalami tangan suaminya


" iyahhh, jawab agral memeluk dan mengecup kening dita.


lalu andita melambai-lambai ke arah vivian dita melangkah masuk mengekor vivian dan kevin.


Agral yang masih mematung melihat kepergian dita, "Huufft... apa begini ya rasanya ditinggal orang yang kita cintai, mungkin iya memikirkan saat meninggalkan Andita dan Luna.

__ADS_1


Agral berangkat ke kantornya sedikit dengan perasan sedih yang ditinggal dita.


__ADS_2