
Tiga Hari kemudian
Andita masih tak siuman tergolek koma jika tidak dibantu alat maka umur di Dita tidak panjang Agral berusaha untuk kesembuhan Dita.
Mami, Papi dan vivian baru datang ikut menunggui Dita.
"Agral" panggil mami ketika Mami melihat anak sulung nya terdiam dgn lamunan kosong nya.
"Ini Mami disini nak".ujar Mami mengoyak tubuh putra nya.Agral tersadar dari lamunan nya.
" Mi".Saut Agral menangis di pangkuan Mami nya.
"Mami, Agral hancur mi, Dita seperti ini".ulas Agral menangis.
" Yang sabar ya nak, ini cobaan Mami yakin Dita pasti kuat".tutur Mami menenangkan putra nya.
"Sudah 3 hari Dita lum siuman mi".ucap Agral.
" Kita berdoa nak semoga tidak terjadi apa-apa ".ulas Mami.
Luna, papi dan Vivian hanya ikut menangis.
Kenzie dan Manda dirumahnya mereka tidak diperbolehkan ikut karena mereka akan menghadapi semester kenaikan kelas.
" Manda, aku khawatir sama bunda".ulas kenzie
"Aku sama kak".jawab Manda.
" Apa kita telfon ayah aja".ujar Kenzie.
"Jangan kak di sana tidak boleh berisik kata mama Luna".tutur Manda.
.
.
.
Di rumah Sakit Agral diperbolehkan masuk sebentar sekedar melihat Agral duduk di samping Andita lalu menggenggam tangannya.
" Bunda,harus kuat ya".pinta Agral mencium kening Dita.
Agral tadi nya sudah di jelaskan dokter Rubi akan penyakit yg Dita alami Agral kesal karena Dita tidak mau memberitahu nya bahkan dokter Rubi mengikuti kemauan Andita merahasiakan dari nya.
"Kenapa bunda tega sama ayah,,kenapa bunda"!. seru Agral menangisi Dita
" Jangan tinggalkan Ayah, bun kami masih butuh bunda".ucap Agral menciumi tangan dita.
Di sela tangisan Agral mata andita meneteskan Air mata nya namun Dita tak bisa membuka matanya hanya bisa mendengar perkataan Agral isak tangis nya terdengar Dita.
Selang berapa menit benda kotak yg bertuliskan garis naik turun itu berubah menjadi lurus.
"Tit....... tit...... garis lurus .
__ADS_1
Agral melihat monitor itu langsung berteriak mencari dokter keluar.
" Dokter... dokter".teriakkan Agral terdengar hingga. mami, papi juga Luna mengusung nya.
"Ada apa "?. tanya mereka.
" Andita ".
Dokter Rubi langsung bergegas kedalam dgn dua perawat.
" Sus siapkan alat nya ".pinta dokter Rubi.
" Baik dok".suster menyiapkan alat pacu nya.
"123".tidak ada respon.
" 123" kedua kali monitor masi bergambar garis lurus.
"Kita coba lagi dok".ujar suster.
" 123".
Tit...... tit... garis lurus merah .
Bertanda Andita tidak bisa diselamatkan.
Dokter Rubi menyerah menghela nafas panjangnya "Mungkin ini yg terbaik untukmu Andita".gumam hati dokter Rubi.
" Inalilahi WA Inalilahirojiun ".ucap kedua suster.
" Bagaimana istri saya"?. tanya nya.
"Maaf kan saya pak, saya tidak bisa menyelamatkan nya".balas Dokter.
Agral langsung masuk ke dalam dilihatnya Andita sudah terbujur kaku di sana Agral memeluk nya.
" Andita kenapa kau tega" . teriak Agral menepuk-nepuk pipi Dita
Mami, papi dan Luna yg ada di belakang Agral ikut menangis
"Agral ikhlas kan istrimu nak".Ucap mami memeluknya dari belakang . Mami menguatkan Agral..
.
..
Vivian mengabari nenek Dita sebelum Dita meninggal namun nenek masi dalam perjalanan menuju Jakarta belum sampai di sana sudah mendapatkan kabar jika Andita Sudah meninggal.
Sesampainya dirumahnya Agral pelayat masih berdatangan kini Jenazahnya Dita akan segera di kebumikan.
Selesai pemakaman Andita keluarga mengumpul diruang di sana sudah ada Kenzie, Manda, Nenek buyut,Mami, Papi, Vivian , Kevin mereka semua duduk hanya Agral yg masih menangis mereka melihat rekaman video yg di buat Andita sebelum dia operasi .
sebuah layar putih dan satu monitor memancarkan video Dita.
__ADS_1
" Hai hari ini usian si baby twins menginjak 24week Bunda mau kasih tau ke anak-anak Bunda yg ganteng juga cantik . "Bunda bahagia punya putra-putra seperti Kenzie dan Amanda , Bunda berpesan buat Kenzie jadi anak yg berbakti buat Ayah dan Mama Luna juga untuk selalu jadi Abang yg bisa jagain ke tiga Adik-adik mu nanti Bunda sayang Kenzie jangan pernah tinggalin sholat ya nak".
" Buat Amanda bunda minta Manda jadi anak yg solehah ya nurut kata Ayah dan mama."Maafin bunda ya kalau selama ini bunda selalu buat Manda kecewa atau buat Manda marah bunda sayang semuanya "
Buat semuanya maafin Andita yg sudah membohongi kalian semua Andita minta maaf ya mi, pi tidak jujur sama kalian Andita tolong jagain anak Dita ya mi, pi. "
Buat Ayah , bunda minta maaf sudah merahasiakan ini semua karena bunda nggak mau Ayah sedih, Bunda titip mereka ya, jagain mereka ya yah , satu lagi permintaan Bunda tolong Ayah bisa mengabulkan nya Bunda pengen Ayah sama mama Luna balik kan lagi karena hanya mama Luna yg bisa menggantikan posisi bunda saat ini mereka butuh mama Luna, yah Bunda akan bahagia disini jika permintaan ku ini Ayah kabulkan, Bunda cinta Ayah. "I Love You to " 😘😘😘😘 .
Kenzie hanya terdiam dan lari ke kamar nya mengurung diri di sana sedangkan Manda yg berada di pelukan Luna.
Agral yg duduk dgn pandangan kosong ,Mami yg sudah pingsan dibawa ke kamar tamu papi mengikuti nya . Luna bergegas mengejar kenzie ke atas lalu mengetuk pintu kamar kenzie.
"Tok... tok...
" Cklek".
"Kenzie boleh tante masuk".ujar Luna.
" Boleh tante".saut kenzie Luna duduk di tepi ranjang di sebelah kenzie.
"Kenzie tante hanya ingin meminta maaf atas kesalahan bunda yg sudah membohongi mu nak".ulas Luna.
" Tante tau semua tentang bunda"? . tanya kenzie.
"Iya kenzie, bunda sudah menceritakan semua nya".tutur Luna.
" Kenapa tante ikut merahasiakan ini "!. seru kenzie.
" Maafkan tante nak, tante tidak bermaksud menyembunyikan ini semua karena permintaan bunda. "ujar luna memeluk kenzie.
" Maafkan tante nak".ucap Luna mengelus elus pundak kenzie.
Manda yg baru datang juga ikut memeluk kenzie dan mama Luna.
Agral hanya bisa mematung didepan pintu melihat mereka saling berpelukkan.
.
...
.
Tiga hari kemudian
Setelah kepergian Andita kini agral memikirkan kedua baby twins nya yg masih di inkubator di RS. Agral dan Luna menuju rumah sakit menjemput baby twins nya . sesampainya di sana ke dua baby twins nya sudah sehat dan bisa di hawa pulang.
"Ihhh lucu banget ".ucap Luna menggendong baby twins dan Agral menggendong yg satu nya tetes air mata mengalir di pipi Agral lalu mencium kedua nya. kemudian membawa pulang ke rumah dan di sana sudah menunggu ada mami, papi, vivian dan nenek mereka tak sabar ingin melihat baby twins
sesampainya Vivian langsung menggendong baby satu nya sedangkan yg satu sudah di gendong mami.
"Nama nya ini siapa Mas"?. tanya vivian.
" Belum aku namai".saut Agral.
__ADS_1
Agral langsung pergi menenangkan diri di taman belakang duduk ber sender di dinding tepi kolam.