POLISI TAKDIRKU

POLISI TAKDIRKU
Tingkah


__ADS_3

Luna yg baru sampai di rumah di suguhi si kembar Aska yg menangis.


"Aska kenapa, Sus? ".


"Tadi bibi tinggal kebelakang den Aska bangun merangkak dari tepat tidur jatuh".


" Kan saya udah omongin jangan tidurin diatas".


"Tapi tadi yg nidurin mba Vika, Bu".


"Vika ".


" Iya".


Luna pun geram segera mencari keberadaan Vika membuka kamar tamu dilihat Vika sedang santai di sofa dengan gawai nya.


"Vika".teriak Luna seraya menyeret earphone di telinganya.


" Apa-apa sih".pekik nya.


"Kamu gak nyadar apa? ".


" kalau omong tu yg jelas, Luna! ".seru Vika.


" Aska kenapa kamu tidurin atas ranjang? ".


" Loh bukannya bener tidur harus di ranjang, terus suruh tidur dimana?".


"Aska masih kecil dia belum tau bahaya tidaknya, jadi kalau Aska atau Aksa tidur harus di kasur bawah itu tempat khusus buat si kembar".ketus Luna.


" Kenapa sih gitu aja kamu marah-marah pakek ngotot kyk gini".celoteh Vika.


"Aku ngasi tahu kamu bukan marahin kamu!! ".


" Hmmm".saut Vika.


Luna menggeleng kepala "kenapa sih, mas Agral bawa perempuan binal kyk gini".batin Luna.


Luna segera pergi dari hadapan Vika " Brak.. "


pintu dibanting Luna dengan kasar.


.


.


.


Wildan bertemu Kevin adik Agral untuk menyepakati proyek nya di Bali .

__ADS_1


"Selamat pagi Pak Kevin".


"Pagi juga, brow".


" Bagaimana perkembangan proyek kita? ".


" Proyek dibali semuanya lancar".


"Omong-omong kenapa kamu pulang dari Jepang? " tanya Kevin.


"Aku pulang karena ada kabar jika Andita meninggal".


" Ohhh... maaf aku sebelum nya tidak mengabari mu tentang Kak Andita ".


" Andita kenapa bisa meninggal? ".


" Kak Dita meninggal sesudah melahirkan si kembar, karena Kak Dita mengidap tumor ".


" Ooo".


"Yasudah kita lanjutkan makan kita".ucap Wildan.


...


.


.


" Tante".panggilnya


"Ada apa Kenzie? ".


" Tante mau jalan-jalan keluar, ya".tebak Kenzie.


"Mmm... iya emang kenap? ".


" Kenzie temenin".


"Boleh,ayo".


Sesampainya di taman Kenzie melihat pedang Es krim Vika menatap Kenzie.


" Kamu, mau ? ".tanya Vika.


" Mau, tante, tapi nanti pasti diomelin Mama Luna ".


" Gak, tante gak akan bilang ke Luna kalo Kenzie mau tante beliin".


"Mau.. mau".

__ADS_1


" Tunggu, ya".


.


.


.


Wisnu melihat Agral sibuk membuat laporan.


"Bro... belum pulang?".


" Belum masih banyak laporan yg harus aku kerjain ".


" Oh.. iya gimana perkembangan kamu sama Luna? ".


" Aku masih belajar mencintai dia" .


"Bro, menurut ku mendingan cepat deh kamu halalin lagi, karena kasih Luna nya dikira dia jadi jongos di rumah kamu".ujar Wisnu.


" Bener juga bro, kok aku gak kepikiran sama kesitu, ya" .


"Belajar mencintai nya itu setelah kamu halalin jadi berasa pacaran".


"Makasih ya, bro udah ngasih saran ke aku".


" Sama-sama, bro " .


"Aku pulang dulu'. tambah Wisnu.


.


.


Luna melihat Kenzie dan vika berjalan bersama hingga sampai di depan teras dilihat Luna menatap Vika menghunus" kamu dari mana? ".


" Ehhh.. ada yg omong? ".


" Vika, aku nanya kalian dari nana? ".


" Ma, kita cuma ke taman komplek, mama jangan marah,ya".saut Kenzie.


" Kenzie mama gak marah kok, cuma tanya aja".


"Kenzie pamit ke kamar ya, Ma".


" Iya, sayang".ucap Luna.


Vika juga berlalu pergi dari hadapan Luna "awas aja sama kamu bertingkat aneh mempengaruhi Kenzie".ancam Luna.

__ADS_1


__ADS_2