
Manda mendengar pembicaraan Ayah dan Bundanya saat didapur namun manda bersembunyi dibalik tembok. Jika memang bunda nya bukan ibu kandung nya lantas apakah Luna yang kemarin itu ibu kandung ku. lirih dalam hati manda.
"Yah, ceritakan saja Manda pasti sedikit mengerti. " ucap dita.
"Aku masih belum tega jika Manda ikut Luna".jawabnya.
" Maksudku bukan Manda Luna tapi menceritakan kenyataan ini. "tukas dita.
" Baiklah".ucap Agral.
.
.
. Andita yang pulang dari pasar tak sengaja berpapasan dgn Wildan.
"Kak, Wildan!! sapa dita.
" Dita boleh saya bicara sebentar?? ijin Wildan
"Boleh, ada apa?? tannya.
" Kakekmu kritis dan sekarang dirawat dirumah sakit, ayo ikut aku!! Seru Wildan.
"Baik kak. " ucap dita tanpa menghubungi Agral.
Ini semua rencana Wildan dan kakeknya.
Andita masuk ke mobil dan Wildan tersenyum tipis
"Ayo kak, cepat aku tidak mau kakek kenapa-napa!! seru dita.
" Iya cantik, nanti kalau ngebut nabarak donk!! ucap Wildan meledek dita.
"Kok bukan ke rumah sakit malah kerumahnya kakek, kenapa ada tenda dan banyak orang".ujar dita.
" Turun"titah Wildan.
Kakek dan nenek menyambut dita dan Wildan.
"Ayo dita ikut nenek!! ajak neneknya.
" Kemana nek, dita nggak mau!! ketus dita
"Kau harus menurut karena ini demi masa depanmu!! Ketus nenek.
" Ya ampun dita mau dinikahkan lagi?? tanya dita melihat perias membawa gaun kebaya pengantin
"Dita mohon nek, dita sudah bahagia dgn keluarga dita. "
"Cukup dita nenek sudah tidak tahan atas pernikahanmu dgn Agral, dia tak pantas untuk mu!!! tutur nenek.
" Menurut lah ini demi kebahagiaan mu dgn Wildan ".titah nenek.
" Nggak dita gak sudi... ! ucap nya lalu melempar kotak bedak perias hingga hancur.
Plakkk... satu tamparan melayang di pipi dita.
"Ini balasan jika kamu membangkang. " ketus nenek.
"Aku kecewa dgn sikap nenek, dita kecewa...!! seru dita teriak.
" Cukup dita.. cepat atau nenek akan berbuat lebih dgn mu agar kau tau cara membalas budi mu!! ketus nenek.
Andita yang pasrah dan menurut apa keinginannya mereka dita sudah mengganti pakaian nya lalu perias memoles wajah nya ayu. Andita menangis hingga perias pun kesulitan mendandani.
"Neng kenapa menangis terus, itu bedaknya luntur"!seru perias.
Andita tak menggubris nya masih diam seribu bahasa.
"Aduuhhh, kenapa si neng mewek terus bukannya bahagia dapat cowok tampan, tajir lagi" celoteh perias.
Wildan sudah bersiap duduk bersama pak penghulu dan saksi juga kakek husen dan ayah Andita.
"Mari kita mulai".ucap pak penghulu.
__ADS_1
" Bismillah saya nikahkan engkau saudara Wildan.!
Belum sampai mengucap Agral datang bersama Wisnu karena Anita memberitahu Agral.
"Stop, pernikahan ini tidak Sah!!! " teriak Agral.
"Kau benar kurang a***r" tutur kakek.
Kemudian Andita menoleh suaminya.
"Kak Agral!! dita ingin lari tapi tertahan oleh Ayah nya.
" Seret laki-laki itu dari sini "titah Wildan menyuruh bodygot nya.
Wisnu tak tinggal diam
" Kami aparat kepolisian jika anda memaksa kami akan menuntut anda"ucap Wisnu sembari melihatkan alamater Kepolisian nya.
"Aku suami Andita dan aku belum menalak nya. " ucap Agral.
Ayah dita tidak percaya karena Wildan sudah membohongi nya.
"Apa benar Wildan!!! ketus Pak Utama.
" Tidak benar Agral sudah menceraikan nya".ucap kakek.
"Anda bohong kek, aku belum bercerai dgn kak Agral. seru dita berbicara.
Kemudian Agral membawa andita pergi dari situasi kejam ini.dan Wisnu juga anita ikut masuk mobil Agral.
Andita duduk dibelakang bersama nita.
" Nit, terimakasih kau sudah memberitahu suamiku.ucap dita
"iya aku juga sudah mengganggap mu saudara!! tutur nita.
"Sudah jangan menangis!! seru Nita.
Andita berhenti menangis dgn masih menggunakan kebaya dan sanggul pengantin nya.
.
.
" Kau kenapa kak?? tanya dita.
"Tidak aku hanya bahagia melihat istriku cantik lagi".ucap nya
" Maksudmu aku kemarin tidak cantik!! seru dita.
"Cantik istri Brigadir Agral yaaruf . " celoteh Agral.
"hemmm ,gombal mukio".ketus dita.
Sesampainya dirumahnya Andita ingin turun tapi tersangkut rok kebaya nya hingga menyulitkan dita.
" Biar ku bantu!! ucap Agral menggendong dita ala-ala darkor.
Sesampainya dikamar mereka Agral mulai..
"Kak, kau mau apa?? tanya Dita menekan.
" Hmmm aku hanya".ucap Agral lalu ******* bibir dita.
"Tok..
" Tok..
"Hmmm, sial ".umpat Agral.
Lalu Agral membuka pintu kamar nya dilihat nya Manda menangis.
" Kau kenapa nak!! seru Agral.
"Yahh, Manda di bully teman Manda! " seru Manda.
__ADS_1
"kenapa?? tanya Agral
"Manda anak pancingan Bunda dan Ayah! tutur manda.
Andita bangun dan mendekati Manda.
" Nak, Benar kamu dilahirkan mama Luna, bukan Bunda!! Saut dita menjelaskannya.
"Kalau begitu Aku bukan anak Ayah?? tanya nya.
" Kau anak Ayah tapi beda ibu nak, "jawab Agral.
" Jadi Satu Ayah dua ibu".ucap Manda.
"Iya sayang Bunda melahirkan Kenzie dan Manda dilahirkan mama Luna." tutur dita menjelaskan.
"Tapi Manda ingin mama Luna bersama kita".ucap Manda.
" Ibu mu telah memilih hidupnya dan dia sudah mempunyai Ayah pengganti untuk mu nak, "tutur Agral.
Manda kecewa dgn Bunda dan Ayah nya karena tidak mau membawa mama Luna untuk tinggal bersama.
. Andita dan Agral mematung menatap kepergian Manda karena merajuk ingin Luna disini.
.
Di rumah kakek.
Wildan membanting semua yang ada dihadapan nya dia marah semuanya gagal sebelumnya dia sudah hampir bisa mendapatkan Andita.
" Sampai kapan kau akan seperti ini, nak??! tanya ibu nuri .
"Aku tidak akan menyerah, bu sebelum dita ku dapat kan aku akan menghancurkan Agral karena dia sudah membuatku hancur dia juga harus hancur seperti ku. " umpat Wildan sudah mulai meledak-ledak.
"Nak, diluar sana masih banyak wanita yg jauh lebih baik dan kau jangan seperti Pembinor, Wildan!!"Ketus ibu nuri.
" Tidak bu, aku cinta pertama dita!! "seru Wildan.
" Dita sudah bersuami nak, ibu mohon ikhlaskan dita biar dita hidup bahagia. "ucap Ibu nuri.
Kakek dan nenek dita hanya diam dan menundukkan kepala karena malu.
" Wildan maaf kan kakek!! ucap kakek husen yang ingin menenangkan Wildan.
"Kek, Wildan hanya ingin dita kembali ke peluk kan ku.!! seru Wildan.
" Kakek tau perasaan mu tapi dita sudah bahagia dgn Agral. "ucap kakek memeluk dan mengelus-elus pundak Wildan.
.
.
.
Di Rumah Luna.
Saat ini Luna sangat kesepian ingin dia bertemu Manda anak nya lalu bergegas ke rumah Agral.
Sesampainya di tempat Agral.
Luna melihat Manda menangis duduk di tepi teras kemudian Luna menghampiri nya.
" Manda ".sapa Luna.
" Mama ".jawab manda memeluk Luna.
" Kenapa nak?? tanya Luna.
"Ayah jahat, kenapa mama tidak tinggal bersama lagi".ucap nya.
" Tidak nak, mama memilih hidup mama sendiri, mama sudah punya pendamping lagi" . tutur Luna menjelaskan ke manda.
"Nak, apa kau mau tinggal dan hidup dgn mama?? " tanya Luna.
"Mau ma, manda ikut mama saja".jawab manda.
__ADS_1
" Baiklah kita pamit minta ijin dgn Ayah dan Bunda. "titah Luna.
" Ayo ma, ".ajak manda.