
Akhirnya Luna mendapatkan rumah kontrakan setelah beberapa hari mencari meskipun tidak besar namun cukup nyaman di tempati Luna membereskan barang-barang nya kini Luna duduk di teras membayangkan betapa bahagianya nanti tinggal bersama Amanda putri kesayangan nya.
Luna mengchat Manda"Nak nanti mama jemput kamu ya".
Amanda baru pulang dari sekolah melihat pesan mm nya lalu membalas"Oke ma".
Usia kandungan Andita mulai memasuki 30 week artinya Andita akan segera cecar dan menjalani operasi tumor nya namun Andita menyembunyikan semua dari suami dan anak-anak nya lalu Andita membuat sebuah video dan menyimpannya di flashdisk "Suatu saat nanti rekaman ini akan menjelaskan semua nya" gumam hati Dita.
"Bunda".teriak Manda dari luar.
Dita mendengar suara Manda memanggilnya lalu segera menyimpan kotak di almari yg sengaja di kunci rapat.
"Iya nak".jawab Dita.
" Bun, ada mama dibawah ".ujar Manda.
" Ohh.. ayo ".Ajak Dita lalu menemui Luna.
" Luna".sapa Dita.
"Iya mba Dita, saya mau jemput Manda pulang".seru Luna.
" Apa sebaiknya menunggu Ayah nya pulang dulu lun".pinta Dita.
"Hmmm.. tapi mba saya juga masih ada janji sama teman".tolak halus Luna.
" Sebentar aja Kak Agral sampai".cegah Dita.
Selang beberapa menit Agral sampai.
"Asalamualaikum".salam Agral baru datang.
" Walaikumsalam ".saut Dita dan Luna.
Agral melihat ke2 nya duduk bersebelahan.
" Yah"panggil Dita lalu menyalami Agral.
"Ada apa ini"? . tanya nya lalu duduk berhadapan dgn kedua nya.
" Gini yah, Luna mau jemput Manda".ucap Dita menjelaskan.
"Manda biarkan disini sekarang Manda sudah umur 8th hak asuh jatuh di saya".ulas Agral karena dia tahu jika Luna sedang bermasalah dgn Doni.
" Tapi-, ".saut Luna terpotong tidak meneruskan.
" Saya ingin bicara 4 mata dgn mu Luna".pinta Agral.
"Baik".saut Luna
" Bunda keatas dulu yah".pamit duta karena duta tau Agral ingin membicarakan masalah Doni.
"Iya bu".
kini tinggal Luna dan Agral menatap lekat Luna yg gugup serasa Terintrograsi.
" Jelaskan ada masalah apa kamu dgn Doni"?. selidik Agral.
"Aku tidak ada masalah".elak Luna.
" Luna jangan pernah menyembunyikan ke busuk kan sini" . gertak Agral.
"Iya kamu akan berpisah".ucap nya.
" Kenapa"?. tanya Agral.
"Karena kami sudah tak cocok".alasan Luna.
__ADS_1
" Maaf jika aku membuat mu sedih".sesal Agral.
"Tidak kak, ini memang salahku.
" Aku tidak sengaja melihat Doni bersama perempuan yg memakai seragam perawat. "tutur Agral.
" Iya itu sela selingkuhan Doni".ucap Dita.
"Jadi ini yg menjadi masalah nya".tegas Agral.
" Benar".saut Luna.
"Tinggal lah disini ".pinta Agral.
" Tidak saya tidak mau karena saya sudah punya rumah. "tolak Luna.
" Luna saya senang kamu tinggal disini".saut Dita dari ujung tangga turun mendekati Luna.
"Tidak mba terimakasih".seru Luna.
"Luna sebaiknya kamu pikir dulu ".ulas Dita.
" Tidak terimakasih sudah perhatian ".ucap Luna lalu pergi meninggalkan Agral dan Dita . Luna pulang dgn tangan kosong karena Agral tidak mengijinkan Manda ikut dgn nya.
.
.
.
Agral masuk ke kamar Manda putri sulung nya.
" Asalamualaikum ".ucap Agral.
" Walaikumsalam ".saut Manda.
" Ayah boleh masuk".pinta Agral.
" Nak ayah minta kamu tetap tinggal disini bersama Ayah, Bunda ".titah Agral.
" Kenapa yah, Manda ikut mama Luna"? . tanya nya.
"Ayah tak suka lingkungan seperti itu tidak baik untukmu ".ulas Agral memeluk anak nya.
" Yah, mama kasihan tinggal sendiri an".jawab Manda.
"Nanti biar bunda yg bujuk mama mu".ujar Agral.
" Yah, apa Manda boleh tanya"?.
"Boleh nak apa itu. "
"Apa mama menjadi orang ketiga keluarga ini "?. tanya Manda.
" Kok kamu tau tentang ini nak".seru Agral.
"Manda gak sengaja denger dari obrolan Kenzie dgn bibi yah".ulas Manda.
" Itu dulu sekarang tidak".jawab Agral singkat.
"Bunda Dita baik ya yah, dia mau menanggap Manda seperti Kenzie".ucap Manda memuji Dita.
" Itulah yg Ayah suka dari bunda karena ketulusannya ".balas Agral memeluk Manda.
" Bunda Dita tidak pernah membeda-bedakan kamu atau Kenzie jadi lah anak yg berbakti untuk bunda".ujar Agral mengelus pundak Manda.
"Baik Ayah Manda akan patuh sama bunda dan mama juga Ayah".saut Manda.
__ADS_1
" Tidur ya sudah malam".pinta Agral.
Manda mengangguk kepalanya lalu Agral menyelimuti nya.
"Selamat malam nak".ucap Agral
.
.
..
Pagi pukul 06.00 Dita sudah menyiapkan sarapan untuk 3 org yg dia sayangi.
" Bunda".panggil Manda dan Kenzie.
"Sini sarapan dulu".ajak Dita.
" Mana Ayah"?. tanya Kenzie.
"Bentar lagi keluar ".balas Dita
lalu Agral datang bergabung sarapan.
selesai sarapan mereka ber3 pamit ke andita berangkat kerja dan sekolah kini tinggal Dita masih duduk lalu mengambil HP nya menelfon dokter Rubi jika dia sudah siap dioperasi mengingat umur baby twins nya sudah 30 week.
Andita segera membersihkan diri dan bersiap-siap ke RS lalu mengajak Luna untuk menemani nya. Andita sudah menceritakan semua tentang masalah yg Dita hadapi kini Luna hanya bisa diam karena permintaan Dita untuk menyembunyikan dari Agral dan anak-anak.setelah pemeriksaan kini Andita digiring ke ruang Operasi Luna dgn setia nya menunggu diluar namun tak tega jika tidak mengabarkan ke Agral.
"Hallo"
"Hallo, ini saya Luna, kak ini mba Dita ada di RS tadi perutnya sakit".alasan Luna.
" Baiklah aku akan segera ke sana".balas Agral lalu menutup tlf nya.
Dalam diam Luna selalau mendoakan Dita agar diberi kelancaran 15menit berlalu mendengar tangisan bayi Agral yg baru sampai mengucap "Alhamdulillah".
Dan dokter yg mengoperasi Dita keluar.
" Bagaimana keadaan istri saya"?. tanya Agral.
"Maaf Pak istri bapak masih pingsan".balas dokter.
kemudian 2 perawat membawa 2 baby twins Dita keluar menuju kamar baby untuk di inkubator.
" Bayi saya mau dibawa kemana Sus"?. tanya Agral.
"Dibawa ke ruang inkubator pak" jawabnya.
"Silakan kalau mau ingin melihat sebentar, babay twins nya cewek cowok pak".tutur suster.
Agral menangis bahagia melihat ke dua malaikat kecilnya. namun disisi lain Dita yg masih belum sadar.
" Boleh saya mengadzani kedua nya Sus? ".pinta Agral.
" Mari pak silakan ikut ke kamar baby. "ujar suter lalu mendorong baby twins ke ruang baby.
Agral mengekor mengikuti 2 baby twins nya.
Luna masih mematung melihat Agral ,pergi seketika Luna menangisi mengingat permintaan Dita untuk tidak memberi tahu tentang semua nya.
" Ya alloh semoga Dita diberi kesembuhan".pinta Luna.
Selesai mengadzani putra-putri nya Agral kembali menunggu diruang Andita keadaan andita masih sama belum siuman .
..
.
__ADS_1
.
Ayo tebak apakah Andita akan sembuh atau sebaliknya Like dan komen yakkkkk 🥰🥰🥰🥰🥰🥰