POLISI TAKDIRKU

POLISI TAKDIRKU
Stroke


__ADS_3

Sesampainya di rumah sakit Luna melihat Vika menangis di tepi ranjang pasien.


"Mba Luna".panggil Vika.


" Aku mohon mba jangan lakukan ke pada ku, aku mohon mba ".ulas Vika memohon.


" Maksud kamu apa"?? tanya Luna.


"Aku tidak mau rahim ku disewa untuk kalian jadikan tempat anak kalian. " Tutur Vika.


"Aku tidak sekejam itu Vika".ketus Luna .


" Tolong mba bebaskan saya aku mencintai laki² lain buka si dokter stres itu".Tukas Vika sembari menatap Luna.


"Maksudmu kau punya kekasih ".ujar Luna.


" Iya Vika sangat mencintai nya. "ketus Vika.


" Lalu apa yg harus aku lakukan"?? tanya Luna.


"Anda harus bujuk dokter stress itu, untuk melepaskan ku dan mencari wanita yg mau disewa rahim nya bukan gadis seperti yg akan dikorbankan kan, aku masih ingin menikmati hidupku dan satu hal karena aku masih perawan ".tutur Vika menjelaskan.


" Oke aku akan melepaskan mu asal kau pergi jauh² dari kehidupan ku dan rumah tangga ku".tukas Luna


"Oke".saut vika.


Luna melepaskan Vika dan Luna menyuruh Vika menyamar menjadi pasien meninggal dan akhirnya Vika bisa keluar dari rumah sakit saat ini waktu nya untuk kabur jauh dari negri ini dia memilih keluar negri ke rumah paman nya.


.


.


. Doni yang baru datang melihat Luna menangis


''Kenapa menangis?? tanya doni.


"Vika pergi kabur mas!! seru Luna.


" Apa Vika kabur kenapa bisa"?? ketus doni.


"Aku tidak tau mas, aku datang pun Vika sudah tidak ada".ujar Luna.


" Ya Tuhan harus bagaimana ini".saut nya.


"Kita pikirkan nanti saja mas".tutur Luna menenangkan.


.


.


.


Dirumahnya Agral


Andita yang merasa mual berlebihan berbaring di ranjang kamar nya hingga kondisi lemah mami yang baru datang membawa bubur ayam dan buah²n.


" Sayang".panggil mami.


"Iya mi" jawab dita.


"Ini makan dulu mami udah bawain bubur ".tutur mami duduk di samping ranjang tidur Andita.


" Dita gak lapar mi".jawab dita.


"Kamu harus makan nak, kasihan cucu² mami pasti sudah kelaparan".ulas mami membujuk dita.


" Iya, mi".balas dita yg pasrah akan perintah mami mertuanya.


"Ayo makan, buka mulutnya".titah mami menyendok dan menyuapi kan bubur.


" Ya".Andita membuka mulutnya sedikit demi sedikit bubur mulai dihabiskan nya.


"Kemana Agral"? tanya mami.


" Katanya tadi dia mau berangkat ke kantor bentar ".Jawab dita.

__ADS_1


" Istrinya mabok kyk gini masih sempet²nya kerja harusnya dia cuti ngurusin kamu nak".tutur mami.


"Mungkin sedang sibuk mi belum bisa ngurus cuti".ucap dita.


Agral yang baru datang dan masuk ke kamarnya.


" Assalamualaikum... "ucap Agral.


" Walaikumsalam... "balas dita dan mami.


" Ini suami macam apa ninggalin istri nya yg lemah ".ucap mami.


" Kan Agral tadi udah pamit mau ke kantor dulu".balas Agral.


"Kamu gak kasihan sama dita ini semua gara² kecebong mu itu dita jadi mabok ".hujat mami.


" Iya mi, maaf in Agral ".ujar Agral.


" Sekarang biar dita di rumah mami seenggak nya ada yg ngurus kalau dita lemah seperti ini".titah mami.


"Ya udah terserah mami".saut Agral.


" Kamu mau kan sayang ikut di rumah mami lagian di sana ada vivian jadi kamu gak bosen juga".ucap mami.


"Iya mi, dita ikut mau ".balas dita.


" Ya udah kita siap²n ya".ujar mami.


"Agral tolong disiapin barang-barang Andita".titah mami.


" Baik mi".


..


.


.


Di luar Negeri


.


Paman Vika bernama Herman dan istrinya bernama Rani mereka dikarunia ni anak 1 bernama Hera yg kini masih kuliah.


"Hera".panggil Vika.


" Kak, Vika".balas nya.


"Kamu baru pulang sekolah"? tanya Vika.


" Iya kak".jawab nya.


"Kak, mau tinggal bersama kita lagi".ujar hera.


" Iya sayang".balas Vika.


"Ayo kita makan dulu".titah paman nya mengajak makan bersama.


" Iya".jawab mereka.


Kemudian mereka bersantap malam bersama.


.


.


.


.


Wildan sekarang sudah menyerah tidak akan mengganggu rumah tangga Andita dia lebih memilih pergi ke luar negeri dan pergi untuk melanjutkan bisnis nya ke negeri Ginseng.


.


.

__ADS_1


. Seminggu kemudian.


Di rumah Luna.


Doni yang masih uring-uringan belum bisa menemukan Vika. karena Vika secara agama dan hukum masih berstatus istrinya.


"Mas udah biarkan Vika hidup tenang".ucap Luna.


" Nggak biar pun dia di ujung langit aku akan terus mencari nya dia istriku tanggungjawab ku".ulas doni.


"Apa lebih baik kita cari pengganti Vika mas, kita cari orang yang benar² mau kita sewa rahim nya karena aku rasa Vika masih jauh jalan hidupnya kita tidak boleh merusak hidup nya".tutur Luna.


" Aku belum bisa melepaskan Vika. "ujar nya


" Baiklah jika kau masih bersih kukuh tidak ingin melepaskan nya maka aku mau mas melepaskan aku".titah Luna.


"Kamu jangan mengancam seperti itu ".seru Doni.


" Lebih baik seperti itu mas karena aku bukan wanita sempurna".ucap Luna menangis.


"Baik lah aku akan melepaskan Vika, tapi aku mohon jangan lagi meminta untuk pergi dariku".ucap Doni.


" Iya mas".balas Luna memeluk doni sekarang Luna sudah lega suaminya sudah belajar melepaskan Vika Luna yakin jika doni mencintai nya dengan tulus mereka akan berusaha mencari pengganti rahim Vika.


.


. Di kampung kakek Husen.


Sudah 3 hari kakek dirawat di rumah sakit karena penyakit stroke dan sekarang dalam kondisi kritis nenek memberi kabar ke Andita dan menelfon nya.


"Assalamualaikum... iya nek".jawab dita.


" Walaikumsalam.. Dita nenek mau memberi mu kabar jika kakek mu di rawat di rumah sakit dan sekarang kondisi nya kritis".ulas nenek.


"Apa"!. ujar dita kaget.


" Iya kakek terkena stroke dita".tutur nenek.


"Ya Alloh nek, baik lah dita akan segera ke sana nek".jawab dita.


" Iya dita, hati² ya nak".ucap nya.


"Baik nek".balas dita lalu menutup sambungan telefon nya.


Andita yang masih diam dan melamun kemudian Agral mendekati.


" Sayang ada apa"? tanya Agral.


"Ini dita dapet kabar kalau kakek di rawat dia terkena stroke dan kondisi nya kritis".jawab dita.


" Kakek dirawat ".saut dita.


" Iya yah, kita ke sana aku ingin melihat kakek".ajak dita.


"Tapi keadaan mu seperti ini bun".Ujar Agral.


" Aku udah gak apa² yah,kita ke sana ya".ucap dita


"Ya sudah kalau kamu maksa tapi awas kalau terjadi apa²." tukas Agral.


"Nggak dita janji".ucap dita.


" Ya".saut Agral.


Andita lalu membereskan barang²nya ke koper dan mami yang baru datang melihat koper andita di luar pintu kamar nya.


"Kalian mau pergi kemana"? tanya mami.


" Kita mau pergi ke rumah kakek mi".jawab dita.


"Ada apa"? tanya mami heran.


" Mi, kakek sedang sakit dan kondisi nya kritis dita harus ke sana".tutur dita menjelaskan.


"Tapi kondisi mu sedang tidak baik nak".ulas mami.

__ADS_1


" Nggak apa² mi dita udah baik kan. "seru dita.


" Ya sudah kalau begitu hati² jaga penerus mami ".ucap mami mengelus perut dita mulai membuncit.


__ADS_2