
Di jakarta
Sesampainya di bandara Soekarno Hatta.lalu papi langsung menghubungi sopir pribadi nya untuk segera menjemput.
Setelah menunggu 15 menit mobil yang menjemput kami datang.Dan sesampai di rumah dita masih dengan rasa takut nya dan khawatir jika nanti bertemu Kak Agral.
"Ayo, Nak kenapa bengong?? tanya mami sambil menggandeng tangan dita
" Iya, mi, ucap dita.
Dan mami membawa kenzie ke kamar tidur yang dulu Andita pakai dengan Kak Agral.
"Mi, emang nya sang pemilik kamar tidak ada disini? tanya dita.
" Tidak Agral sudah pindah setelah kamu pergi dan sekarang tinggal di rumah mu baru itu bersama Luna. jawab mami
"Ohh,, ucap dita " namun dalam hatinya Kak Agral kau jahat sudah membawa wanita itu ke rumah.
kenzie begitu nyenyak tidur dikamar itu. namun Andita masih terbayang-bayang wajah suaminya ketika mereka berada dikamar ini.
***""_____****
Dirumahnya Agral dan Luna.
Pagi itu mereka hendak sarapan tapi Luna merasakan perut nya nyeri lagi tapi Luna menahan nyeri nya hingga Agral suaminya berangkat kerja.
"Aku berangkat kerja, ucap Agral.
" Iya, papa. jawab Luna sambil memangku Amanda yang disuapin bubur tim.
"Terimakasih cantik, ucap Agral mencubit dan menciumi kedua nya.
lalu Agral berangkat dengan mobilnya namun dia melihat notifikasi dari mami nya berupa foto si ganteng kenzie selesai mandi.
" Lihat lah Agral ini seperti pinang dibelah dua, kalian sangat mirip"pesan dari mami
Agral yang melihat foto bayi entah siapa namanya seperti dirinya sedang bercermin.
"Apa mungkin ini anak ku dengan Andita" tanya dlm hati nya
Lalu Agral memutar balik mobilnya menuju rumah mami"Biar lah hari ini aku telat kerja"omong sendiri di dalam mobil. 10 menit sudah dia sampai di kediaman papi, mami nya. Agral mengetuk pintu
Tok.... tok....
__ADS_1
Lalu di buka oleh pembantunya bibi ira
"Oh, tuan muda silakan masuk, ucap bibi ira.
" iya, kok sepi bi??, emang pada kemana?? tanya Agral.
"OHH, tuan dan nyonya pergi ke rumah sakit karena nyonya vivian sedang dirawat, hanya tinggal nyonya Andita di kamar dengan Anak nya.
DEK........
Agral yang mendengar kata anak. lalu dia pergi ke atas menemui Andita dan melihat pintu yang sedikit terbuka. dilihat Andita sedang mengayun-ayunkan bayi laki-laki di ranjang bayi dan Andita berada duduk di tepi ranjangnya. Agral melangkah pelan-pelan ke arah dita.
Andita yang belum sadar jika dibelakangnya ada suaminya Andita masih menyanyikan lagu nina boboknya.namun Agral tak tahu jika sebelah ada fast bunga di tabrak nya dan berbunyi...
Andita menoleh ke arah belakang dan melihat siapa yang ada di belakangnya.
"Kak, Agral?? ucap dita sambil memegang dadanya yg sakit melihat Agral disitu.
" Andita!! jawab Agral yang langsung memeluk dita dengan erat.
"Lepas... lepaskan aku Andita yang berusaha meronta-ronta melepaskan diri kau 'Brengs****k, ucap dita seraya mendorong dada Agral. namun Agral enggan melepas nya lalu mencium bibir Andita secara paksa mencengkram kedua tangan dita. sekarang Andita berada di kungkungan nya Agral, Andita yang meronta-ronta melawan Agral tapi dirinya sudah kalah dari tubuh Agral yang menindihnya. tangan Agral meraih gesper nya di ikatkan di tangan dita lalu mengikatnya ke dipan atas ranjang nya.
Aksi Agral mulai mencium dari leher hingga turun ke dada dita hingga perutnya, Andita sudah tak berdaya melawan Agral yg begitu kuatnya. hingga Andita mendesah hati seakan menolak tapi tubuh nya namun tidak dengan tubuh nya merespon setiap aksi Agral.
lalu melakukan percintaan panas itu
Karena selama Andita pergi Agral tak pernah melakukan percintaan meskipun itu dengan Luna istri ke 2nya , Agral merasa dirinya tak tertarik dengan Luna sejatinya hanya Andita yang bisa memuaskan nafsu nya.
20 menit sudah percintaan mereka Agral membuka tali dari tangan dita lalu membisikan ditelinga Andita"Maaf kan aku karena ini jalanku untuk bisa memiliki mu lagi aku tidak ingin kau pergi lagi. ucap Agral lalu mencium kening Andita. lalu memakai bajunya lagi.
Tak terasa Andita yang masih menangis dengan apa yang dilakukan suaminya Andita masih diam dan memunggungi suaminya menutupi badannya dgn selimut, menangis sejadi-jadinya.
"Seperti ini kau perlakukan wanita, Andita buka suara dengan nada menekan.
" Tidak sayang aku hanya ingin bersamamu, jawab Agral yang seakan memohon.
"Aku membencimu dengan perlakuan seperti ini menganggap perempuan rendah di matamu!! tukas dita yang sudah meledak-ledak. lalu berlari kemar mandi memberikan diri.
Agral yg masih tiduran melihat baby di ranjang bayi kau sangat tampan seperti "Ayah". ucap Agral.
Andita yang baru keluar dari kamar mandi melihat Agral menyentuh anak nya.
" Jangan pernah kau sentuh anak ku dengan tangan mu yang kotor itu. tukas Andita
"Kenapa aku Ayah nya. ucap Agral.
__ADS_1
" Tidak kau bukan Ayah nya, Ayah yang baik tidak akan mengkhianati pasangan nya atau menyakiti .jawab dita.
"Maafkan aku sekali lagi beri aku kesempatan membenahi rumah tangga ini. ucap Agral yang sedikit meyakinkan dita.lalu berlutut di depan dita
" Apa kau tau siapa yang lebih menderita akan ulah mu?? itu aku kak, ketus dita sambil meneteskan air mata nya yang sudah tidak bisa dibendung.
"Aku yang menderita saat aku mengandung juga saat aku membutuhkanmu dikala aku melahirkan kau sedikit pun tak pernah mencari ku.ucap Andita.
" Aku tau Andita, aku yang salah, tukas Agral yang mulai menangis juga.
"Mana... mana janji mu untuk selalu setia selalu melindungi??? mana kak, itu semua hanya omong kosong. ketus Andita.
" Maaf kan aku, aku sudah menyesali aku mohon beri aku kesempatan lagi Andita!! ucap Agral memeluk kaki dita.
Mami, papi yang baru datang dari rumah sakit melihat Agral dan Andita bertengkar. mami ikut menangis.
"Sudah mi, kita tidak boleh ikut campur biarlah mereka menyelesaikan nya. ucap papi seraya membawa mami pergi keluar.
" Baik, pi tapi aku tidak tega pada kenzie dia pasti sedih melihat kedua orang tuanya bertengkar. jawab mami.
"Kenzie sudah tidur mi, sudah ayo kita keluar saja menunggunya. tukas papi.
" iya, pi. jawab mami.
Andita yang masih dengan teguh hatinya tidak akan pernah luluh dengan perkataan manis suaminya. Agral yang masih memohon untuk di berikan kesempatan lagi
"Sekarang aku minta kau keluar dari sini, ucap dita mengusir Agral.
" Baik aku akan pergi dan aku akan menunggu keputusan mu dan beri mu waktu untuk berfikir.
Agral lalu keluar dari kamar dan turun melihat papi, mami nya sudah pulang dari rumah sakit yang sekarang sedang duduk diruang keluarga
"Agral, apa yang kau lakukan dgn Andita.?? tanya papi.
" Kami hanya ingin menyelesaikan masalah kami pi!! ketus Agral
"Awas saja kalau kau membuat keributan lagi, mami tak Terima. ucap mami dgn ketusnya.
" Tidak mi, tenang saja. ucap Agral begitu enteng.
"Hemmmm, ucap mami sambil memanyunkan bibirnya.
" Agral pamit dulu mi, pi. ucap Agral menyalami keduanya.
Dan pergi ketempat kerjanya meskipun sedikit terlambat.
__ADS_1