POLISI TAKDIRKU

POLISI TAKDIRKU
Menyusul


__ADS_3

Di rumah sakit dua hari Luna dirawat dan hari ini Luna bisa dibawa pulang dan baby girl nya. mereka nampak bahagia kini keluarga nya sudah lengkap. Agral bersyukur sudah menjadi Papa.nampak nya Agral masih gagu mengendong nya.sesampainya dirumahnya Luna Agral merasakan mual lagi.


Menaruh baby Manda ke ranjang bayi dan pergi ke kamar mandi Agral yang sangat pusing dan tersiksa sekali. Luna yang tahu jika suaminya muntah-muntah dan terlihat pucat.


"Papa kau tidak apa-apa?? tanya Luna memijit tengku leher suami nya.


"Aku tidak apa-apa hanya ini karena Andita sedang hamil.jawab agral


" Apa?? mbak dita hamil.luna sedikit terkejut


"Iya, jadi aku yang harus merasakan morning sickness bisa menjadi salah satu gejala dari sindrom couvade. Kondisi ini dianggap sebagai bentuk kehamilan simpatik .karena aku terlalu cemas dan memiliki ikatan batin.


" Ohhh.ya sudah aku keluar dulu jawab luna.


"Iya.jawab Agral yang masih mual muntah.


Dan Luna keluar mengambil baby nya.


"Luna,?? tanya bibi


" Kenapa bi, jawab Luna sambil menggendong Manda kecil.


"Apa kau mau ikut Agral ke Jakarta?? tanya bibi yang begitu khawatir.


" Tidak tahu bi, aku hanya menurut saja. tukas Luna.


"Bibi hanya ingin terbaik Luna, ucap bibi mengelus Manda kecil yang digendong Luna.


" Terimakasih bi. ucap Luna tersenyum.


Agral yang sudah meras enak kan keluar dan tiduran di ranjang. Luna menghampiri.


"Apa sudah baikan. ucap Luna duduk disebelah nya.


" Sudah, ini sungguh menyiksa sekali,! Apa kau waktu hamil juga seperti ini?? tanya Agral.


"Iya, malah lebih parah lagi aku hanya minum susu saja tak ada makanan yang Luna sukai waktu itu. jawab Luna.


" Maaf kan, aku sayang yang tak mempedulikan mu, ucap Agral lalu memeluk Luna.


"Tidak apa-apa, tukas Luna membalas pelukan suaminya.


" Amanda kecil sudah tidur lelap, ucap Luna.


Agral lalu mendekati baby-nya kamu mirip sekali dengan papa mengelus pipi putri kecilnya, hidungmu seperti mamamu, matamu seperti papa.



Amanda Latisyia.


Luna sangat bahagia sekali meskipun harus tetap sabar berbagi suami.


Saat deringan hp Agral mulai menjauh, untuk mengangkat tlf dari Andita.


"Halo, Assalammualaikum....sapa dita ke suaminya.


" Walaikumsalam... ada apa sayang.


"Andita kangen kak, kapan mau pulang.


" 1bln lagi mungkin.jawab Agral.


"Ohhh, apa kak Agral masih morining sickness??


" Masih sayang kan belum ada 3bln jadi tiap hari harus seperti ini.


"maafin dita harus menyiksa kak Agral.cuit dita


" Tidak, ini sebagai bukti kalo kita ada ikatan batin.jawab Agral.

__ADS_1


"hmmmm,,ucap dita


" Aku merindukanmu Sayang,lalu EeeemmmMuahh. kecup Agral


"Emmmmuacch, juga balas dita. lalu menutup telfon nya.


Di Jakarta


Semua sudah sibuk dengan acara pernikahan kevin dan vivian.Kevin yang sudah siap didepan sudah ada pak penghulu dan saksi nikah juga wali nikah.


Mami, Papi, Andita sudah datang,dan acara akad nikah akan dilaksanakan.


Dengan lantang dan jelas Kevin mengucap janji nya "SAH".


" SAH"


ucap semua orang yang di sana, lalu Andita menaiki tangga kekamar vivian dan mengajak nya keluar karena mereka sudah Sah.


"Ayo Vivian kita turun, kau sungguh cantik, ucap dita.


" Terimakasih lalu menggandeng tangan dita, dan turun pelan-pelan menurun ni anak tangga.dan duduk disebelah kevin.


Dilihatnya Kevin tidak berkedip sedikit pun"Kau sungguh cantik vivian"ucap kevin dalam hati,lalu mengulurkan tangannya disambut vivian mengecup punggung tangan suaminya dan kevin mencium kening Vivian.


Andita yang melihat mereka sungguh mengingatkan diri nya ketika itu, dengan perasaan bahagia dicampur sedih seperti gado-gado. lalu tersenyum-senyum sendiri.


"Hai, kau kenapa senyum-senyum sendiri, ucap Wildan


" Kak Wildan disini?? tanya dita


"Iya.mana suami mu?? aku tak melihatnya. tanya Wildan.


" Dia sedang tugas. jawab dita.


"Dita boleh aku bicara berdua, tanya Wildan menyeret dita keluar dan membawanya ke mobil.


" Ada apa kak?? tanya dita


"Tapi kau harus kuat jika aku memberitahumu kebenarannya.


" Apa itu kak jangan membuatku penasaran.


"Suami mu mengkhianati mu dita, kau harus sadar.


" Apa maksud kak Wildan?ucap dita sambil memegang kerah baju Wildan.


"Suami mu menikah lagi, ucap Wildan dan memeluk dita.


" Apa!!!..... nggak mungkin... nggak, jawab dita sambil memukuli dada Wildan.


"Kalau kau tak percaya, ayo kita buktikan mengelus punggung dita.


" Tida,,,, k ,Kak Agral tak mungkin seperti itu..membalas pelukan Wildan.


Andita menangis hatinya hancur cintanya sudah dikhianati.


"Kita akan bukti kan dan menyusul nya ke sana besok, ucap Wildan.


" Baik kita buktikan jawab dita.


Menangis di dada Wildan.


Andita pulang dengan membawa hatinya yang hancur juga rasa kecewa teramat dalam sakit tak berdarah mungkin jika digambarkan



di kamarnya hanya termenung di balkon dengan tangan kirinya menopang dagu nya tangan kanan nya bertumbuh di besi pembatas balkon,sorot mata yang kosong memikirkan sesuatu sendiri, dia tidak mau makan.


"Andita?? saut mami, mengetuk-ngetuk pintunya. tapi tak ada jawaban dari dita mami langsung membuka pintu tak di kunci" Cklek.... mami melihat dita melamun entah apa yang dipikiran mami langsung mendekati dita dan mengelus bahu tangan dita.

__ADS_1


"Kamu kenapa Nak?? tanya mami


" A.... ku tidak apa-apa mi, ucap dita lalu membalikan badan sedikit menyeka air matanya.


"Kamu menangis Nak?? mami memegang kedua bahu dita.


" Bawaan baby mi, pengen nya mewek terus. ucap dita dalam hati nya maafin aku mi harus berbohong.


"Apa karena Agral?? tanya mami.


" Aku hanya kangen kak Agral mi.


"ohhh, nanti mami akan bicara sama Agral.


" Tidak usah mi, malah dita pengen nyusul ke sana.


"Kapan?


" Besok mi, siapa temanmu?? tanya mami.


"Kak Wildan kebetulan dia ada proyek ke sana.


" Ohh, Wildan partner bisnis kevin.


"iya mi, boleh kan mi, tanya dita.


" Boleh sayang ,saut mami memeluk dita.


"Terimakasih mi, mami jangan bilang kak Agral kalau aku menyusul nya untuk membuat kejutan kak Agral mi.ucap dita


" Iya.


lalu andita mengambil kopernya dan menata pakaian nya.


Di bandara soekarno hatta.


Andita dan Wildan sudah di bandara .pesawat yang membawa mereka menuju kalimatan sudah mendarat di bandara kalimatan.


Mereka lalu pergi ke sebuah vila megah nan estetik villa Wildan yang baru diselesaikan


"Wahhh,, ini villa nya bagus sekali kak?? ucap dita.


" Ini villa punya kakak baru selesai waktu kita disini itu.


"Dibaca Villa WiDaDi maksudnya nama itu apa?? tanya dita.


" Vila Wildan dan Andita.


"Hahh, kak wildan ada saja.menepuk bahu Wildan.


" Bener dita itu arti dari villa ini. jawab Wildan.


"Ya terserah kak Wildan aja.saut dita


Andita pergi meninggalkan wilda lalu ke kamar dan merebahkan badan nya serasa lelah sekali matanya mulai terpejam.


Wildan melihat dari kejauhan jika dita sudah tertidur. lalu menelfon suruhan nya untuk mempersiapkan penerbangan nya besok jika dita sudah melihat penghianatan suaminya.


" Baik bos kami sudah menyiapkan jet pribadi. ucap orang-orang Wildan


"Bagus, lanjutkan.


" siap bos.


******____*****


Luna yang bermain"Ciluba""bersama baby Manda yang mulai tengkurap.


__ADS_1


__ADS_2