
Agral yang baru sampai di Kapolsek dan bertemu dengan Wisnu.
"Hai, kenapa baru dateng broo??.. tanya Wisnu
" Aku baru bertemu Andita. jawab Agral
"Apa!!Andita sudah pulang?? tanya Wisnu yang begitu kagetnya.
" Iya dia pulang bersama mami, papi. tukas Agral
"Benar kan kata ku kalau kalian masih ditakdirkan Andita pasti pulang. beo Wisnu.
" Hmmm, iya broo.. jawab Agral
"Oh iya ini kartu undangan datang ya. ucap Wisnu
" Istrimu Anita?? tanya Agral.
"Iyahhh, emang kenapa broo?? tukas Wisnu.
" Dulu dia mantan ku?? ucap Agral.
"Apa!! mantanmu berarti aku menikahi bekas mu broo?? tanya Wisnu
" Benar broo, tapi kau tidak usah khawatir aku belum mengambil Hak mu. ucap Agral.
"Terimakasih broo, jangan lupa bawa semua istri-istrimu, ketus Wisnu sambil meledek Agral.
Agral yang masih memikirkan perkataan demi perkataan Andita tadi.
.
.
.
.
..
. Di rumah sakit
Kevin menuju ruangan dokter yang memeriksa Vivian, tapi sebelah ruangan dokternya vivian berdekatan dengan Dokter Jane.
Luna yang baru keluar dari ruangan dokter Jane melihat ada kevin tapi dia harus bisa berpura-pura tak mengenali kevin. dengan menutup wajahnya dengan map coklat yang di dalamnya hasil Rongsen nya.
Kevin hanya pur-pura tak mengenali.
Mereka saling menatap rapi tak lama luna langsung mengalihkan pandangannya.
"Untung saja dia tak mengenaliku, ucap Luna
Lalu memesan taksi online dan ingin belanja dulu agar jika ditanya agral ada alasan nya.
Sesampainya di mall membeli perlengkapan dapur, juga membeli baju Untuk Amanda yang sekarang mulai besar.
Luna melihat mami mertuanya mendorong kereta bayi dilihat seorang baby boy yang tampan, dan ganteng.
"Astaga itu mba Andita dan mami. ucap Luna berbicara sendiri
"ini tidak mungkin kalau mba Andita sudah pulang.
Mami dan Andita juga pergi ke butik pakaian anak-anak.dan mulai memilih-milih.
" Nak, sepertinya ini bagus, ucap mami memberikan stelan baju anak ke dita.
"Iya, bagus tapi terlihat mewah mi, jawab dita sedikit melirik bandrol.
" Hemmmm, tapi bagus dita sudah pilih ini saja, ketus mami seraya membawa berbagai pilihan pakaian untuk kenzie.
"Tapi mi?? cuit dita
" Sudah nak mami yang membayar. seru mami membayar nya ke kasir.
"Ini ya, Mba?? tanya mami kasir.
"Baik bu, Terimakasih. jaba kasir.
__ADS_1
Dan Luna pergi dengan secara sembunyi-bunyi agar mami dan andita tidak tahu kalau diri nya juga berada disini. sesampainya dilobi menunggu taksi online nya. lalu datang mobil yg dia pesan dan masuk ke mobil" Alhamdulillah untuk saja aku tak bertemu mereka"bicara sendiri.sesampainya dirumahnya, melihat suaminya belum pulang Luna beranjak kemar nya lalu duduk di meja rias menatap wajahnya begitu berbeda.
Luna dikala itu merasa kan tubuhnya semakin hari semakin kurus, dan pucat lalu mengambil obat yang disimpan di laci lalu meminumnya.
"Kau minum apa Luna?? tanya agral yg baru pulang bekerja.
" Tiii,,, dak aku hanya minum vitamin seperti nya aku kurang darah dan kecapekaan. saut Luna sedikit meyakinkan Agral.
"lalu kenapa minum nya setiap hari aku sudah melihat kau meminumnya 1bln ini. tukas Agral sedikit menyelidik.
'Tidak ini benar vitamin aku sudah berkonsultasi dgn dokter. jawab Luna.
" Ya sudah aku mandi dulu.
Dalam hati Luna "Maaf kan aku Kak aku harus membohongimu ".
Luna bergegas ke kamar Amanda dilihat dia sudah bangun dan baru di suapi susternya.
" Aduh anak mama udah pinter maem yang banyak ya. ucap Luna menyendok bubur tim.
"Sus,?? panggil Luna.
" Iya nyonya kalau aku setiap hari ke rumah sakit kau jangan bilang ke tuan ya. ketus Luna.
"Kenapa nyonya?? tanya suster
" Aku tidak mau merepotkan suamiku.jawab Luna menggenggam tangan suster nya.
"Iyaa, nyonya saya janji. ucap suster.
" Terimakasih Sus, ucap Luna.
"Iya sama-sama nyonya.
Agral yang baru datang bergabung.
" Hai anak papa yang cantik. ketus Agral mencium pipi gembul nya. lalu suster permisi pergi ke dapur.
"Luna?? panggil Agral
"Nanti malam kau ikut ke pesta pernikahan Anita dan Wisnu.
" Baik, jawab Luna.
.
.
.
Dirumah mami papi.
Vivian sudah bisa pulang dan sesampainya dirumah "Vivian.panggil andita melihat Vivian pulang.
" Kak andita, Vivian memeluk nya "Aku kangen kita sudah lama berpisah.
" Iya, maafkan aku Vivian. ucap dita.
"Mana anak mu?? tanya Vivian
" Dikamar sedang bobok. jawab dita.
"Boleh aku melihatnya?? tanya Vivian
" Ayo.seraya menggandeng tanya vivian
"Ihhh, lucu sekali ganteng lagi. ucap Vivian.
" Kapan kalian menyusul biar kenzie punya sepupu. celoteh dita.
"Ahhh, aku capek sama si es batu sedikit baik sedikit marah lalu perhatian.ketus Vivian.
" Apa kau bilang??, kevin yang baru datang menyambar bagi petir.
"Tidak aku tidak omongin kamu, iih kepedean. cuit Vivian.
" Awas saja nanti kau kan ku hukum. ketus kevin lalu pergi keluar.
__ADS_1
"OHH, iya kita dapet undangan dari Anita dan Wisnu. ucap Andita membawa kartu undangan.
" Apa kau ikut?? tanya Vivian ke dita
"Ikut karena Anita adik Kak Wildan jadi aku harus datang. jawab dita.
" Ya sudah nanti biar kenzie mami yang jaga. saut mami yang hendak masuk kamar kenzie.
"Iya, mi. jawab mereka.
" Sudah sana kalian bersiap-siap biar nanti kevin yang antar kalian.
"Baik, mi.
Andita juga Vivian langsung bergegas ke kamar masing-masing untuk bersiap-siap.
Kevin sudah siap dan mereka berangkat bersama. sesampainya disana Andita yg terlihat cantik dan elegan Andita memakai dress silver
z
Andita tansyania Istri Agral yang kini sudah datang menghadiri pesta pernikahan Anita dan Wisnu.
Dan di sana Wildan melihat Andita datang Wildan begitu mengagumi Andita" sungguh cantik ciptaan mu Tuhan. "dalam hati Wildan yang tak berkedip-kedip melihat nya.
" Andita, panggil Wildan.
"Iya kak jawab dita berjalan ke arah Wildan.
"Aku ke sana-kemari dulu vi. ucap dita ke Vivian.
" iya. jawab Vivian.
"Kak, Wildan, ucap dita sudah berada di sebelahnya lalu menuju ke arah kedua mempelai.
"Selamat ya Anita dan Wisnu. ucap dita menyalami ke dua mempelai.
" Terimakasih, jawab keduanya.
"Kamu kesini sama siap Andita. tanya Anita.
" Dengan mereka mengarah ke Kevin dan Vivian. jawab dita.
"Ohh, kukira dengan!! Anita tak melanjutkan nya.
" Maksudmu kak Agral. ketus Andita.
"Hemmm, Anita hanya mengagunkan.
" Aku tidak tau. tukas Andita.
Wildan mengajak Andita berdansa bergabung dgn kevin dan Vivian dan tamu undangan.
"Ayo, Wildan menggenggam tangan dita.
membawanya ke lantai dansa.
" Aku tidak bisa dansa kak?? seru dita
"Biar aku ajarkan. jawab Wildan segera mengajari dita.
Dan disaat itu Agral dan Luna yg baru datang melihat Andita dan Wildan berdansa dan bermesraan tak kalah Agral menyeret Luna ikut ke lantai dansa dan mereka mensejajarkan Wildan dan Andita.
Sungguh sakit hati Andita melihat Agral seperti itu. Andita tak mau kalah memegang tengkuk leher Wildan dan mengalungkan tangan nya di sana Wildan yang tau akan tingkah Andita dia ikut permainan sengit itu.
Agral semakin geram melihat Wildan mencengkram pinggul Andita sangat mesra.Luna mengerti kalau suaminya sedang perang sengit. Luna mencoba menahan tangisnya mata nya sudah mulai mengembun...
"Lihat itu mereka sedang perang Dunia ke 3.celoteh Kevin merasa kegelian melihat tingkah 2 pasang itu berduel.
" Hahahaha, gelak tawa Vivian dan kevin.
"Udah biarin aja. saut Anita.
" Benar-benar mereka perang sengit. ucap Wisnu.
"Hahahaha ketiganya ketawa berbahak-hak. 😄😄😄😄
__ADS_1