POLISI TAKDIRKU

POLISI TAKDIRKU
Ulang tahun


__ADS_3

Tiga hari kemudian


Pagi yg cerah tak nampak di wajah Luna kini hanya rasa sedih masih bisa berdamai seperti biasa hari-hari Luna dijalani menampakan senyum pada buah hati nya Amanda meskipun luka yg dirasa.


"Mah".panggil Manda.


" Iya nak".jawab Luna.


"Ma,boleh kah manda main ke rumah papa Agral? ".tanya Manda.


" Boleh nak pergilah".titah Luna.


"Terimakasih ma. " saut Manda lalu menyalami tangan Luna.


Di sepanjang perjalanan Manda masih berfikir kenapa akhir-akhir ini Papa Doni tak pernah pulang ke rumah , sesampainya dirumah Ayah Agral dan Bunda Andita.


"Asalamualaikum".salam Manda ketika masuk melihat 2 orang yg Manda rindu.


" Walaikumsalam".saut kedua nya.


"Sayang masuk nak".ajak Andita.


" Iya bun".balas Manda lalu menghampiri dan menyalami keduanya.


"Sama siapa kesini "? . tanya Ayah nya .


" Diantar sopir mama".seru Manda.


"Yah, Bun boleh Manda tinggal disini beberapa hari? ".tanya Manda lalau menatap Agral dan Andita bergantian.


" Boleh dong sayang".saut Dita mengelus lengan Manda.


"Makasih bunda. " balas Manda.


"Kenapa kamu mau tinggal di sini ada apa? ".tanya Agral .


" Manda tidak kuat mendengar mama, papa bertengkar papa Doni berubah sekarang dia malah tidak pulang."Ulas Manda lalu menangis di pelukan Bunda Andita.


"Ya sayang yg sabar ya nak,sekarang Manda masuk ke kamar ya".Andita menenangkan Manda.


" Baik bun, kak Kenzie mana bun"?. tanya Manda.


"Oh.. Kenzie di kamar nya".jawab Bunda.


Karena umur Manda sudah menginjak 8th Manda sudah mengerti tentang apa yg dialami orang tuanya. Kenzie dan Manda seperti anak kembar karena umurnya tak jauh berbeda namun Andita menganggap mereka sama seperti anak kandung nya tidak ada yg dibeda-bedakan.


"Yah, hari ini Bunda mau periksa apa Ayah mau nemenin"?. tanya Dita.


" Ya sudah ayo".ajak Agral.


Agral dan Andita bergegas ke RS sesampainya Agral menuju resepsionis mendaftar lalu pergi ke ruang Dokter Rubi namun perjalanan Agral dan Andita melihat Doni dan Sela sedang bercengkrama tangan dgn mesra , Agral mengepalkan tangannya ingin melangkah menghampiri mereka namun segera Andita melarang Agral"Jangan yah, ini tidak tepat".cegah Dita. lalu Agral menuruti perkataan Andita masuk keruangan dokter Rubi.


"Silakan masuk bu, pak".kata dokter mempersilahkan


" Terimakasih dok".saut mereka.


"Mari bu silahkan berbaring".ajak Dokter untuk memeriksa.


" Baby nya sehat bu, sekarang sudah menginjak 24 minggu baby twins ".kata dokter Rubi.


" Ahh... benarkah dok".balas Dita tersenyum.

__ADS_1


"Hemmm.. tapi bu kalau sudah jalan 30 minggu segera ibu operasi karena ada sesuatu yg didalam rahim bu Dita".terang dokter.


" Maksudnya ".saut Andita.


" Maaf Bu, seperti nya didalam kandungan ibu bkan hanya si baby twins tapi kemungkinan ada tumor."tutur dokter. namun Agral tak ikut masuk ke ruang Periksa hanya ada Dita dan dokter Rubi


"Tumor".ucap Dita terkejut.


" Iya bu".jawab dokter.


"Dok, maaf boleh kah kabar ini dirahasiakan ke suami saya".pinta Dita.


" Memang nya kenapa bu, harus di sembunyikan"?. tanya dokter Rubi.


"Biar nanti saya saja yg jelaskan.


Andita pun masih tidak percaya jika dirinya mempunyai penyakit seperti ini selesai diperiksa Andita duduk di samping Agral.


" Bagaimana keadaan anak kami?".tanya nya.


"Sehat sekali pak".jawab Dokter


" Terimakasih dok".ucap Agral dan andita ikut tersenyum getir.


Sepanjang perjalanan Dita hanya bersenderan di jendela menerawang langit yg berawan memikirkan perkataan dokter Rubi. hingga Agral bersuara memecahkan renungan Dita.


"Habis ini mau mampir kemana"?. tanya Agral.


" Kita pulang aja yah".jawab Dita.


"Oke , bu. " saut Agral.


Sesempainya dirumah Agral dan Dita disambut hangat Amanda dan kenzie mereka sengaja membuat kejutan memberi kue buatan mereka berdua.


" Makasih sayang".balas Dita memeluk keduanya.


Hari ini Andita ulang tahun dan sekarang umur Dita sudah 28th Andita merasa bahagia mempunyai keluarga yg utuh dan sekarang sedang mengandung baby twins.


.


..


. Di rumah Luna


Tepatnya pukul 22.00 Doni pulang kerumahnya dgn baju kusut berjalan sempoyongan membuka pintu kamar nya, Luna yg belum tidur langsung menutup laptop nya dilihat Doni sedang mabuk.


"Bang".panggil Luna mendekati Doni.


" Apa sih Sela".ucap Doni memang buta Luna disangka sela kekasih nya Doni langsung meraih tangan Luna kemudian merangkulnya .


"Bang ini Luna bukan sela".cuit Luna.


" Sayang malam ini mari kita nikmat i lagi sela".Ajak Doni langsung menggendongnya.


"Istifar bang ini Luna sadar".ujar Luna memukuli dada Doni dan Luna dilempar di atas ranjang namun Luna segera mengambil gelas air putih yg di atas nakas lalu menyiram kemuka Doni.


Kini Doni mulai sadar jika dirinya akan memperkosa Luna.


"Ini Luna bang bukan Sela".ucap Luna.


" Arggggghhhh... ".teriak Doni langsung berdiri dan pergi meninggalkan Luna yg masih tidur di ranjang isak tangis Luna pecah melihat Doni pergi begitu saja.

__ADS_1


Doni tidak salah jika dirinya di gaul i namun Luna masih marah atas kelakuan Doni sudah selingkuh di belakang nya.Luna keluar mencari-cari keberadaan Doni disudut taman Doni duduk dan menundukkan kepalanya terdengar langkah kaki mendekati nya Doni menoleh ke belakang.


"Luna".panggil Doni.


" Aku mau kita pisah".ucap Luna.


Deg..


kata talak terucap dari bibir Luna.


"Apa aku tidak salah dengar Luna"?. tanya Doni.


" Tidak anda tidak salah dengar".jawab Luna.


"Pikirkan dulu nanti kamu menyesal. " ujar Doni.


"Saya tidak akan pernah menyesal asal anda tau saya bahagia bisa pisah dari anda".tutur Luna menjelaskan.


" Baiklah akan aku kabul kan".saut Doni.


"Sekarang saya pamit pergi dari sini".pamit Luna membawa kopernya. sebelum nya Luna memang sudah menyiapkan barang-barang nya untuk pergi dari rumah nya ketika Doni sudah pulang kini Luna membawa mobilnya entah kemana arah tujuan nya sepanjang jalan menangis hingga Luna berhenti di bahu jalan lalu berfikir untuk mencari hotel untuk menginap malam ini supaya besok dia bisa mencari rumah kontrak kan.


Luna yg sudah berada di hotel menelfon putri kesayangan nya.


"Hallo Asalamualaikum".jawab Manda.


" Walaikumsalam, Manda".saut Luna.


"Mama ada apa"?. tanya Manda.


" Ndak apa-apa nak, mama kangen".balas Luna.


"Besok Manda pulang ma".ulas Manda.


" Jangan sayang mama tidak sudah pergi dari rumah itu nak".ujar Luna.


"Lalu mama dimana"?. tanya nya.


" Mama baik-baik saja nak mama sedang di rumah teman".alasan Luna.


"Ohhh... mama ke sini saja nanti Manda bilang ke Bunda dan Ayah".seru Manda.


" Tidak usah nak, besok mama akan cari rumah kontrakan kita tinggal di sana nanti".ujar Luna.


"Ya ma".balas Manda.


" Jangan bilang ke Bunda atau Ayah ya nak".pinta Luna.


"Oke ma".saut Manda.


" Asalamualaikum. "ucap Luna.


" Walaikumsalam ".jawab Manda kemudian telfon di terputus.


" Kasihan mama andai Manda sudah besar pasti bisa bantuin mama".gumam hati Manda.


.


.. &&&&&.....


Author juga mau promosiin novel yg tak kalah sere nya Rekomendasi Novel yang sangat bagus untukmu, Complicated Love, di sini dapat lihat: https://share.mangatoon.mobi/contents/detail?id\=1899660&\_language\=id&\_app\_id\=2

__ADS_1


Yukss dibaca salam hangat dari author 🥰🥰🥰🥰🥰🥰😘😘😘😘


__ADS_2