Pura Pura Jatuh Cinta

Pura Pura Jatuh Cinta
Benar-benar Kejutan Besar


__ADS_3

Malam menjelang,,,,,,


Malam itu, keluarga Dave maupun Keluarga Galang sudah bersiap-siap untuk makan malam bersama seperti yang sudah di jadwalkan kedua keluarga. Mana lagi mumpung Risya dan juga Caka sama-sama berada di Indonesia, jadi mereka berencana akan mempertemukan Risya dan Caka diacara malam ini.


Soal bagaimana nanti keputusan keduanya setelah saling bertemu, kedua keluarga sepakat untuk menerima semua keputusan kedua anak itu. Jika pahit-pahitnya mereka tetap menolak dengan perjodohan itu. Kedati demikian kedua keluarga juga sepakat meski keduanya masih menolak dan mereka gagal menjadi besan, hubungan keluarga keduanya akan tetap baik-baik saja seperti biasanya.


"Ka,, ayo kita berangkat bareng" ucap mama Debby


"Kalian duluan aja, Caka mau jemput calon istri Caka dulu!" jawab Caka yang kemudian memilih masuk kedalam mobilnya sendiri


"Tapi beneran ya kamu Dateng!" sarkas mama Debby


"Iya iya ma! tenang aja, Caka bakal kesana" jawab Caka yang kemudian menghidupkan mesin mobilnya dan segera meninggalkan rumah lebih dulu.


Kemudian Debby, Dave dan Arin masuk kedalam mobil yang lain dan langsung menuju ke restoran tempat mereka akan makan malam bersama.


Sementara itu dirumah Galang,, semua keluarga juga sudah siap untuk berangkat ke restoran setelah selesai ibadah Isya' mereka. Lalu mereka berjalan keluar menuju mobil papa Galang


"Riss,,,,cepetan!!" teriak mama Gadis


Risya berjalan santai menuju kedepan


"Risya udah ada yang jemput ma, kalian duluan aja" ucap Risya


"Siapa?! kamu punya pacar?!" Sarkas mama Gadis dengan tidak suka


"Bukan pacar ma, calon suami!" jawab Risya dengan wajah Bete.


"Sejak kapan kamu punya calon suami?" tanya mama penuh selidik


"Sejak,,,,,ahhh pokoknya adalah ma, nanti Riris kenalin ke kalian semua, jadi jangan paksa Riris untuk nikah sama anaknya Tante Debby!" ucap Risya


"Ayo ma,,, kita berangkat" ucap Rasya


Gadis menghentikan penyidikan nya lalu masuk kedalam mobil. Setelah itu Rasya menjalankan mobilnya menuju ke restoran tempat mereka janjian. Sementara Risya berjalan keluar dari rumah menuju ke gerbang utama di perumahan elite itu.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian, mobil Caka sudah tiba di depan Risya. Caka sedikit kaget ketika melihat perumahan tempat tinggal Risya sama dengan perumahan milik keluarga Dirgantara.


Risya masuk kedalam mobil Caka Sementara Caka masih terdiam sesaat


"Kita jadi pergi atau enggak?!" Sarkas Risya


"Eh iya,,, pasang seat belt mu" ucap Caka


Lalu Risya memasang seat belt dan Caka menjalankan mobilnya menuju ke restoran.


"Ris,,, kamu tinggal di perumahan itu?!' tanya Caka


"Iya,,,"


Caka terdiam dan hanya berfikir jika itu mungkin sebuah kebetulan saja. Tentu perumahan itu cukup banyak penghuninya dan bukan hanya keluarga Dirgantara saja. Kemudian Caka mempercepat laju kendaraannya.


Sementara itu,,,


Kelurga Galang dan Dave sampai di restoran bersamaan. Setelah memarkirkan kendaraan mereka, kedua keluarga masuk kedalam restoran.


"Riris gak ikut mbak?" tanya Debby


"Em,,, seperti nya Caka akan datang bersama gadis pilihannya mbak" ucap Debby dengan rasa tidak enak kepada Gadis


"Ohh begitu,,, ya sudah lah mbak, jodoh gak bisa di paksa kan yah,,, kalau anak-anak gak mau kita bisa apa coba?!" ucap Gadis


"Iyah,,, tapi kita masih punya Rasya dan Arin kan? heheeh" ucap Debby ngawur


"Mama!!! Arin masih kecil! gak mau sama kak Rasya!" jawab Arin dengan ketus


"Hahahahaa " Semua orang tertawa ketika mendengar jawaban Arin spontan yang menolak Rasya didepan semua orang


"Tenang saja Rin, kakak juga gak mau sama Arin, Arin itu udah kakak anggep adik kakak sendiri" ucap Rasya


"Alhamdulillah kalau gitu!" jawab Arin

__ADS_1


Kemudian mereka duduk di meja yang sudah dipersiapkan untuk kedua keluarga. Lalu pelayan menghidangkan makanan yang sebelumnya sudah di pesan oleh Debby dan Gadis.


Sementara itu, mobil Caka baru saja tiba di restoran, lalu keduanya turun dari mobil dan akan berjalan masuk kedalam.


"Inget ya! jangan pegang-pegang aku! aku jitak kalau kamu sampai pegang-pegang aku!" Hardik Caka


"Iya iya bawel!" jawab Caka


"Loh kok di resto ini?" tanya Risya


"La iya emang disini mereka makan malam" jawab Caka


"Kok sama dengan tempat makan malam papa dan mama sih?!" ucap Risya


"Restoran ini sangat besar dan lihat deh, banyak pengunjung juga kan?! nanti kita gantian aja, Setelah urusanku selesai baru urusanmu!" ucap Caka


Lalu keduanya masuk kedalam restoran bersama. Jantung keduanya sama-sama berdetak cepat karena gugup yang menyerang. keduanya sama-sama berdoa supaya kedua keluarga tidak mencurigai hubungan Risya dan Caka yang hanya pura-pura saja.


Caka melihat sekeliling dan menemukan meja papa dan mamanya yang terlihat sedikit berada di ujung.


"Itu mereka" ucap Caka


Caka berjalan bersama Risya menuju ke meja makan keluarganya. Risya terlihat sedikit gugup namun dia tidak boleh menghancurkan rencana yang sudah disusunnya sedari pagi bersama Caka.


"Selamat Malam semua" ucap Caka dan membuat semua orang menoleh ke sumber suara.


"Mall,,,,,,amm" jawab mama Debby


Semua orang sangat terkejut dengan apa yang mereka lihat, Caka datang bersama Risya . Sementara Risya pun sangat terkejut ketika melihat keluarganya satu meja dengan keluarga Herlambang. Begitu juga dengan Caka yang juga terkejut melihat situasi dan kondisi saat ini.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung,,,,,,,,


__ADS_2