Pura Pura Jatuh Cinta

Pura Pura Jatuh Cinta
Senyuman Risya


__ADS_3

Hari berikutnya,,,


Kondisi Risya sudah membaik, dan dokter sudah mengizinkan Risya untuk beristirahat dirumah dengan catatan Risya tidak boleh banyak gerak berlebihan. Setelah mama Gadis selesai membereskan pakaian Risya, mereka pun segera meninggalkan rumah sakit.


Caka mendorong kursi roda menuju ke lobby rumah sakit, disana sudah ada mobil papa Galang yang menunggu. Sementara itu, Risya masih terlihat diam dan tidak banyak bicara. Tatapannya pun sangat sulit diartikan karena Risya masih merasa terpukul dengan kehilangan calon buah hatinya.


Setelah sampai didepan, Caka menggendong Risya dan mendudukkannya di belakang bersama mama Gadis lalu Caka masuk kedalam mobil dan menjalankan mobil papa Galang menuju kerumah Caka dan risya. Sementara dibelakang mobil papa Dave mengiringi mereka.


"Kamu harus ikhlas ya sayang,,,, mama yakin nanti Allah akan kasih lagi gantinya" ucap mama Gadis menasehati Risya


"Iya ma" jawab Risya singkat


Caka melihat Risya dari kaca mobilnya, terlihat pucat dan sangat memprihatinkan. Sampai Caka berfikir apa yang bisa dia lakukan untuk menghibur istrinya agar ceria lagi.


Beberapa menit kemudian mobil Caka papa Galang sudah sampai didepan rumah Caka. Lalu Caka turun dari mobil dan kembali menggendong Risya membawanya masuk kedalam rumah. Begitu juga dengan papa Galang, mama gadis, papa Dave dan juga mama Debby ikut masuk kedalam rumah.


"Kasihan Risya ya mbak, pasti dia sangat terpukul" ucap mama Debby


"Iya sepertinya begitu, apalagi ini kali pertama nya hamil, itu sangat menyakitkan" jawab mama Gadis


"Bagaimana kalau kita atur jadwal mereka berlibur untuk menghilangkan kesedihan keduanya?!" ucap papa Dave


"Aku setuju mas" jawab papa Galang


"Nanti setelah kondisi Risya benar-benar pulih saja mas, kasihan mereka berdua, baru saja bisa akur dan akan bahagia, tapi kenyataannya pahit harus mereka terima" ucap mama Gadis


Sementara itu,,, Caka merebahkan Risya di tempat tidur mereka lalu menarik selimut dan menyelimuti Risya sebatas pinggang nya. Caka menatap Risya yang juga menatapnya.


"Maaf,,, aku tidak bisa menjaga anak kita dengan baik" ucap Risya dengan bergetar


Caka menggeleng kan kepala dan mengusap air mata Risya yang kembali menetes


"Tidak sayang,,,, ini bukan salahmu tapi sudah ini semua takdir.. jangan menyalahkan dirimu sendiri" ucap Caka saat menyentuh wajah Risya dengan lembut

__ADS_1


Risya tidak bisa berkata lagi, air mata masih menetes jika dirinya teringat akan kehilangan calon buah hati mereka.


"Aku tau kita kehilangan dan tidak akan dengan mudah melupakan kehilangan sesuatu yang berharga dalam hidup kita. Tapi sayang,,,, letakkan dia didalam hati terdalam kita, agar dia selalu terkenang. Selanjutnya kita tata hidup kita lagi, dan kita harus bahagia" ucap Caka dan Risya hanya menatap Caka dengan tatapan sendu


"Sayang,,,, tidak baik bersedih berlarut larut, dia hanya titipan sama seperti kita hanya titipan Allah dan suatu saat kita akan kembali kepadanya juga. Mungkin ini cara Allah untuk kita agar kita saling menguatkan, mempererat cinta kita dan memberikan kesempatan kepada kita untuk memperbaiki hubungan kita selama ini. Allah ambil dia mungkin karena kita dianggap belum siap untuk diamanahkan dia, sehingga Allah ambil lagi. Sayang,,,,,tidak baik memendam kesedihan berlarut-larut" ucap Caka panjang lebar dan Risya mengangguk pelan


"Mungkin kak caka benar,,, Allah lebih sayang dia. makanya dia diambil lagi" jawab Risya


"Sayang,,, apa kamu mau kita tata kembali hubungan kita? dulu mungkin tidak seharusnya aku katakan jika aku menikahi mu hanya karena perusahaan papa, tapi ini sudah terjadi. Aku ingin memulai nya lagi dari awal, memulai hubungan kita atas nama cinta, apa kamu mau?" tanya Caka saat menatap risya dengan dalam


"Apa kak Caka serius?" tanya Risya


",Iya aku serius, aku benar-benar sudah Jatuh Cinta padamu, aku sangat takut kehilangan kamu" ucap Caka


Terbit senyum kecil dari bibir Risya yang mungil, lalu Risya mengangguk pelan dengan tatapan bahagianya kepada Caka


"Iya aku mau " jawab Risya


Caka berbalas senyum mendengar jawaban Risya.


"Kak Caka tidak perlu berjanji, karena janji akan sering diingkari. Cukup buktikan perkataan kak Caka itu sudah lebih dari cukup" ucap Risya


"Baiklah,,, aku akan membuatmu jatuh cinta padaku, bahkan kamu tidak akan sanggup hidup tanpaku moy" ucap Caka dan Risya mengangguk dengan tersenyum


Caka tersenyum kemudian di kecupnya Risya dengan hangat dan sangat lembut. Tidak ada hasrat yang ada hanya cinta. Kecupan itu sebagai tanda keduanya untuk memulai hubungan mereka dengan baik-baik.


"Sebenarnya aku juga sudah jatuh cinta padamu kak Caka!! aku juga cinta padamu!!" batin Risya saat masih merasakan manisnya bibir Caka


Cukup lama mereka berbagi rasa, akhirnya Caka melepaskan Risya dan kembali menatanya


"Kamu tadi bilang juga cinta padaku" ucap Caka


Deg!!

__ADS_1


"Hah?? kapan?!" jawab Risya kaget. Bagaimana Caka bisa tau isi hatinya


" Tadi saat aku mencium mu kamu bilang kalau kamu mencintai ku moy" ucap Caka menggoda Risya


"Enggak, aku gak bilang apa-apa. Kak Caka salah dengar kali. Coba deh bawa ke dokter THT buat di periksa" jawab Risya sedikit tegang


Padahal Caka hanya bercanda dan menggoda Risya saja. Dia sama sekali tidak mengetahui isi hati Risya, namun dari sikap dan tindakan Risya selama ini, bisa dirasakan jika Risya memilih perasaan yang sama kepada Caka.


"Hmm,,,, kalau begitu, nanti setelah kamu sembuh dan pulih, kita akan berbulan madu lagi dan kita akan buat anak yang banyak setelah ini" ucap Caka


"Kak Caka!!!! pikiran kak Caka mesum sekali ihhh!!" ucap Risya dengan manja dan Caka terkekeh


"Ntahlah, sejak bertemu denganmu aku jadi bertambah mesum moy!!" ucap Caka dengan mengecup Risya sekilas


Kemudian Caka menangkup wajah Risya dan membuat Risya hanya bisa membalas tatapan Caka.


"Aku akan memberikan cintaku seutuhnya kepadamu" ucap Caka


Caka kembali mencium Risya dan membuat nya kembali merasakan manisnya cinta. Risya pun sudah mau membalas Caka dan kini keduanya hanyut kedalam perasaan campur aduk antara kesedihan dan kebahagiaan yang tengah mereka rasakan. Hikmah dari kehilangan mereka adalah, hubungan keduanya menjadi semakin baik dan semakin erat.


Disaat Caka dan Risya tengah meneguk manisnya cinta, didepan pintu kamar mereka ada mama gadis dan mama Debby yang berdiri disana mendengar semua pembicaraan Caka dan Risya. Awalnya mereka ingin menemani Risya dan menghibur nya, namun langkahnya terhenti saat kedua mama mendengar percakapan kedua anak mereka. Karena pintu tidak tertutup rapat, mereka juga bisa melihat apa yang sedang terjadi didalam kamar Caka dan Risya.


"Lebih baik kita turun saja mbak, sepertinya semua sudah akan membaik" ucap mama Gadis


"Iya mbak,,, hikmah dari semua ini, hubungan mereka semakin membaik" jawab mama Debby


Kemudian mama gadis dan mama Debby turun kebawah menemui suami-suami mereka dan menceritakan semuanya. Setelah cukup lama menunggu namun Caka tidak kunjung turun, papa dan mama memutuskan untuk pulang dan memberikan Caka dan Risya menghabiskan waktu berdua. Tak lupa mama gadis menyuruh bik Asih untuk menyiapkan makanan untuk keduanya, siapa tahu mereka lapar ketika turun nanti.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung,,,,,,,,,


Mampir ke Novel baru uni yukkk judulnya SKANDAL CINTA😍 Tinggalin jejak kalian yah biar update nya semangat🤗


__ADS_2