
Mobil Caka sudah sampai kembali ke restoran, lalu Caka bersama Risya berjalan masuk kedalam resto dan menuju ke meja keluarganya.
"Maaf menunggu lama" ucap Caka saat sampai di meja, kemudian keduanya duduk di tempat mereka masing-masing.
"Dari mana kalian?!" tanya papa Dave
"Cuma didepan pa" jawab Caka melirik kearah Risya
Risya yang kesal terhadap Caka memilih tidak melihat Caka sama sekali.
"Ris,,, kamu bilang gak mau nikah sama Caka?"tanya mama Debby
"Emm,,, itu Tan,,, bukan gitu maksud Risya. Emm,,,,," Risya bingung mencari alasan yang belum di persiapkan nya tadi. Lalu Risya menginjak kaki Caka agar dia mau mencarikan alasan untuk Risya
"Ouuch!!" ringis papa Dave saat merasakan sakit pada kakinya seperti di injak orang
"Kamu kenapa mas?" tanya papa Galang kaget
"Gak tau mas,, kakiku kayak di injak mas" jawab Dave mengusap-usap kakinya.
Caka menatap Risya yang malah menatapnya dengan tatapan kaget. Risya bermaksud menginjak kaki Caka tapi dia tidak tau jika dia malah menginjak kaki papa Caka.
"Diinjak? siapa yang menginjak mas?" tanya Papa Galang
__ADS_1
"Gak tau mas!" sahut papa Dave
"Ma,,, maksud Risya itu,,, dia belum mau menikah sekarang. Dia kan belum lulus kuliah, jadi katanya dia mau nyelesaiin kuliahnya dulu baru menikah,,, iya kann Ris?!' ucap Caka mengalihkan perhatian dan setelah itu menatap balik Risya
"I,,,iya,,, begitu maksud nya Tante" ucap Risya kepada Debby
"Kan masih sekitar 6 bulanan,, itu lama loh Ris! mama gak mau kalian berdua malah pacaran!! takutnya kebablasan!" ucap mama Gadis
"Iya,, aku juga gak suka kalau kalian terlalu lama begitu, Nikah saja dulu, setelah itu kalian mau nyelesaiin kuliah atau mau kerja ya terserah" ucap mama Debby
"Ma,,, gak kayak gitu juga lah! justru kalau aku nikah sekarang, aku jadi gak fokus nyelesaiin skripsi aku ma! dan lagian kan kami jauh, gak mungkinlah mau macem-macem!" ucap Risya tidak terima jika harus menikah secepat itu dengan Caka. kalau bisa dia akan mengulur waktu agar mereka tidak jadi nikah
"Mama tetep gak setuju kalau kalian terlalu lama begitu! gak baik nunda waktu pernikahan! setidaknya kalian sudah ada ikatan pernikahan dan setelah itu terserah kalian" ucap mama Debby
"Aku setuju mbak" jawab mama Gadis
Risya langsung terdiam seribu bahasa, dia menunduk dan pasrah dengan keadaannya saat ini. Sementara dilain sisi, Caka tersenyum kecil di dalam hatinya.
"Aku gak nyangka, bakal nikah dengan gadis judes kayak Risya! tapi gak masalah, selama dia mau membantuku mendapatkan perusahaan papa" batin Caka
Setelah semuanya di putuskan, tidak ada lagi perdebatan diantara semua orang. Mereka pun terlihat berbincang hangat malam itu, hingga makan malam selesai dan kedua keluarga memutuskan untuk pulang kerumah masing-masing.
Galang mengajak keluarganya masuk kedalam mobil, begitu juga Dave yang mengajak istri dan putrinya masuk kedalam mobil, sementara Caka menaiki mobilnya sendiri. Saat Risya akan turun dan masuk kedalam mobil papanya, Caka masih sempat mengatakan kalimat mengerikan di telinga Risya
__ADS_1
"Hai calon istri, siapkan dirimu!!, Minggu depan kau akan merasakan percintaan panas bersamaku!!!" bisik Caka dan sukses membuat Risya membola matanya
"Mesuuummm!!!" Batin Risya memanas dan ingin sekali melempar tas ditangannya ke kepala Caka, andai saja tidak ada kedua orang tua mereka, Risya yakin sanggup membuat Caka babak belur saat itu.
Caka tersenyum licik dan berlalu masuk kedalam mobilnya, sementara Risya dengan penuh amarah masuk kedalam mobil papanya. Risya tidak bisa terima jika dia harus menikah dengan pria super mesum seperti Caka.
"Papa dan mama bener-bener tega!!! masak aku mau dinikahkan dengan pria super mesum seperti itu!! Otak dan kelakuannya gak jauh-jauh dari ranjang! Astagfirullah!!!!! dosa apa aku ya Allah!!!!!" Batin Risya terus ngedumel
Belum menikah saja, Risya sudah dibuat kesal oleh Caka, apalagi nanti setelah mereka menikah, mungkin Risya tidak akan betah tinggal dirumah jika harus dikurung berdua bersama si mesum itu.
Sementara Caka merasa memiliki hiburan ketika melihat wajah kesal Risya, belum lagi melihat bibir manyunnya ketika marah, membuat Caka sangat senang menjahili Risya. Padahal Caka tidak ada niatan untuk melakukan apa yang di katanya pada Risya. Tujuan Caka menikahi Risya tidak lain hanya karena perusahaan Surya Farma.
Kemudian mobil mereka bergerak satu persatu meninggalkan restoran.
.
.
.
Bersambung,,,,,
...Setelah baca, jangan lupa like yah ( 👍) komentar (📝) dibawah, terus simpan di rak buku kalian(❤️) biar uni makin semangat nulisnya!! Kalian senang, uni juga senang😍...
__ADS_1
...❤️ Terima kasih sudah mampir, ...
...Semoga Suka❤️...