
Hujan gerimis membasahi bumi menambah dinginnya pagi ini, Setelah subuh Caka membawa Risya kembali kedalam dekapan hangatnya.
"Kak,,, lepasin aku,,, aku mau kedapur bantuin buat sarapan" ucap Risya
"Dibawah sudah banyak orang, nanti kita turun waktu sarapan aja. Lagi PW nih" ucap Caka yang masih betah memeluk Risya dengan tak henti-hentinya mengecupi bahu, dan apapun yang diinginkan Caka
"Geli kak,,, iiih kayak ulat bulu"ucap Risya merasa merinding saat Caka terus menjamahnya
"Biarin kayak ulat bulu,,," jawab Caka
Risya menahan suaranya agar tidak lepas saat Caka meremas sesuatu benda kenyal miliknya.
"Jangan di tahan sayang,,, lepasin ajaaa" ucap Caka menggoda Risya
"Kak,,,, semalem,,,,,,kan ,,,,,,udah lemburan,,,, pake nambah-nambah!" ucap Risya dengan terbata
"Aku mau lagi,,, boleh?" tanya Caka yang kemudian membalikkan Risya dan membuat nya menghadap suaminya
Tatapan Risya sudah sangat sendu, dirinya sudah terpancing dengan sentuhan Caka yang memabukkan nya. Tidak ada penolakan dan Risya mengangguk dengan rona merah di pipinya. Caka tersenyum kecil saat melihat istrinya sudah pasrah dan menginginkannya juga. Tidak menunggu lama Caka kembali membuai Risya dan membawanya berlayar kelautan cinta seperti semalam. Risya benar-benar tidak berdaya jika Caka sudah menyentuh nya.....
1 jam berlalu,,,,
Risya tergolek lemas dibalik selimut lembut dengan mata terpejam, sementara Caka sudah selesai membersihkan dirinya dan berganti pakaian. Setelah itu Caka turun kebawah dan melihat keluarga nya sudah berada di meja makan
"Pagi semua" ucap Caka menyapa keluarganya
"Pagi"
"Mana istrimu Ka?" tanya mama
" Dikamar ma, masih tidur" jawab Caka yang kemudian ikut sarapan bersama keluarga
"Masih tidur?" tanya Oma Tika memastikan lagi
"Iya Oma, Risya kecapekan,,,," jawab Caka dengan senyum penuh arti
Semua keluarga tersenyum melihat ekspresi Caka karena mengerti apa arti dari kata kecapekan yang di maksud, sementara Arin yang terlihat masih sangat polos tidak menggubris dan hanya fokus pada sarapannya.
"Semalem kalian di kejar orang?" tanya opa
"Iya Opa, gak tau siapa,,,, untung Caka langsung ngebut" jawab Caka
"Orang-orang papa sudah mengantongi plat mobil mereka dan sekarang sudah bergerak untuk penangkapan" jawab papa Dave
"Nanti aku ikut ke markas ya pa, kalau sudah ketangkep" ucap Caka
"Oke" jawab papa
"Kamu harus hati-hati loh ka, kalau ada kejadian begitu, berarti kalian harus lebih waspada! ada orang yang mengincar kalian berdua" ucap mama
"Iya ma, makanya aku gak biarin Risya dirumah sendiri dan selalu aku ajak ke kantor" jawab Caka
__ADS_1
Setelah selesai sarapan Caka mengambil kan sarapan untuk Risya dan akan membawanya ke kamarnya
"Dih, sok romantis banget sih kak! pake dibawain segala sarapannya!" ucap Arin meledek kakaknya
"Bocah ingusan gak usah ikut campur!! belajar aja yang bener!!" Ucap Caka dan membuat Arin berwajah sinis sementara keluarga lainnya tertawa
"Caka keatas dulu ya" ucap Caka yang kemudian membawa makanan keatas.
"Dia,,, banyak berubah setelah menikah" ucap mama
"Iya,,,," jawab papa
Kemudian Caka masuk kedalam kamarnya dan melihat Risya masih berada pada posisi yang sama sebelum Caka keluar dari kamarnya. Lalu Caka meletakkan makanan diatas meja dan akan membangun kan istrinya
"Sayanggggg" ucap Caka saat mengusap pipi Risya dengan sayang
"Eeemmm,,," Risya membuka matanya perlahan dan dilihatnya Caka saat itu tengah duduk di dekatnya dengan sudah berpakaian rapi
"Bangun yuk,,,," ucap Caka lagi
"Capek banget kak,, " jawab Risya yang sudah membuka matanya
"Cepetan mandi biar ilang capeknya, terus sarapan" ucap Caka yang akan menarik selimut Risya namun Risya menahannya
"Kak Caka mau apa?!" ucap Risya kaget dan menahan selimutnya
"Narik selimut biar kamu cepet mandi" jawab Caka
"Haha,,, gak usah malu kali! aku sudah melihat semuanya! cepetan mandi gih" ucap Caka
"Iya iya,,,, " Jawab Risya yang kemudian turun dari tempat tidur dengan masih menutup dirinya dengan selimut
Kemudian Risya menuju ke kamar mandi dan Caka hanya terkekeh melihat istrinya yang masih malu-malu, padahal apa yang perlu di tutupi lagi, Caka sudah tau semuanya.
"Moy,,,, moy,,,, gemesin banget sih kamu!" ucap Caka yang kemudian beranjak mengambil ponselnya.
Hari ini Weekend, dan Caka tidak akan kekantor.
Terlihat Caka tengah fokus memeriksa laporan yang masuk kedalam email nya. Saat tengah fokusnya, Caka mendengar ponsel Risya berdering Sebentar. Lalu Caka melihat ada pesan yang dikirimkan oleh Alvin untuknya.
"Alvin? ngapain dia ngeWA Risya!" ucap Caka yang kemudian mengambil ponsel Risya dan membuka sandi ponselnya, lalu Caka membuka pesan yang dikirimkan oleh Alvin
Alvin
Pagi Ris, pagi ini aku dan teman-teman mau kumpul bareng di cafe janji jiwa yang di sudirman jam 2 siang, kalau kamu mau ikut Dateng aja ya. Kami menunggumu
Caka terlihat kesal setelah membaca pesan yang dikirimkan oleh Alvin
"Ini cuma akal-akalan kamu supaya bisa bertemu istriku! aku gak akan biarkan Risya datang ke tempat itu!" ucap Caka yang kemudian mendelete pesan dari Alvin. Sebelum ketahuan Caka mengembalikan ponsel Risya pada tempatnya
Tak lama kemudian Risya keluar dari kamar mandi
__ADS_1
"Kak,,, mana bajuku?" tanya Risya saat tidak melihat pakaiannya yang di gantung di kamar mandi
"Paling sudah di cuci bik Nani. Itu aku ambilkan bajuku waktu masih Kuliah, kayaknya gak terlalu besar untukmu. Oh iya moy, hari ini kita dirumah mama aja ya, mobil dibawa ke bengkel buat di perbaiki, lagian Oma ingin lebih kenal denganmu" ucap Caka saat menghampiri istrinya
"Iya kak" jawab Risya saat akan memakai pakaian caka
"Aaaaaa!!! jahill banget sih tangannya!!" Teriak Risya saat Caka menarik handuknya, sontak Risya langsung menutup aset miliknya akibat handuknya sudah berada di tangan suaminya
"Hahaha,,,, seneng aja jahilin kamu!" jawab Caka
"Ngeselin banget!!!" Ucap Risya yang sudah bersemu merah
Kemudian Risya mengambil pakaiannya dan berlari masuk kedalam kamar mandi.
"Bener-bener ngeselin! dasar suami mesum!!" Ucap Risya saat ngedumel sendiri didalam kamar mandi
Sementara Caka masih terkekeh sendiri saat mengingat bagaimana kesalnya Risya terhadap dirinya. Beberapa saat kemudian Risya sudah keluar dengan berpakaian sedikit kebesaran.
"Sarapan lah" ucap Caka saat duduk didepan Risya
"Kak Caka udah sarapan?" tanya Risya
" Udah tadi dibawah bareng yang lain waktu kamu tidur" jawab caka
"Kok gak bangunin aku sih kak?!" ucap Risya ngambek
"Aku lihat kayaknya kamu capek banget jadi gak tega bangunin" jawab Caka
" Sweettttttt bangetttt sih nih lakik!" batin Risya
"Itu kan gara-gara kak Caka juga!!" sarkas Risya dan Caka terkekeh
Setelah Risya menghabiskan sarapaan nya, Caka mengajak Risya untuk turun kebawah dan berkumpul bersama keluarga nya. Risya sedikit deg-degan karena inilah kali pertama Risya akan berkumpul bersama keluarga dari suaminya setelah pernikahan mereka beberapa waktu lalu. Saat menuruni anak tangga, Risya melihat dibawah sudah ada kakek, nenek, mama Debby, papa Dave dan adik Caka membuat Hati Risya semakin deg-degan saat itu
.
.
.
.
Bersambung,,,,,,,,
...Mampir ke Novel baru uni yukkk,,, Judulnya SKANDAL CINTA. Mampir yahhhh😍...
...Setelah baca, jangan lupa like yah ( 👍) komentar (📝) dibawah, terus simpan di rak buku kalian(❤️) biar uni makin semangat nulisnya!! Kalian senang, uni juga senang😍......
...❤️ Terima kasih sudah mampir,...
...Semoga Suka❤️...
__ADS_1