Pura Pura Jatuh Cinta

Pura Pura Jatuh Cinta
Goyang Dumang


__ADS_3

Setelah sholat isya,, Risya lebih memilih untuk merebahkan dirinya diatas tempat tidur. Setidaknya tenaganya sudah berangsur pulih meski sakitnya masih sedikit terasa. Sementara Caka baru saja selesai menelfon ntah menelfon siapa, lalu dia menghampiri Risya dan ikut merebahkan dirinya di samping istrinya


Caka melihat Risya langsung memejamkan mata ketika dia datang, namun Caka memperhatikan wajah Risya dan bulu matanya gerak-gerak seperti orang yang berusaha membuka mata diam-diam


"Udah deh jangan pura-pura tidur!! aku tau kamu belum tidur kannn??!" ucap Caka memainkan rambut poni Risya dan Risya langsung membuka mata dan tatapan bertemu dengan Caka


"Tuh kan belum tidur!!!!" ucap Caka yang kemudian mencubit pipi bulat Risya dan membuatnya sedikit meringis


"Ouhh sakitttt kak!!" teriak Risya dan Caka malah terkekeh.


"Gemesin banget sihhh!!!" ucap Caka yang kemudian mengecup Risya dengan gemas


"Apaan sihh cium-cium!!!" Sarkas Risya dan Caka malah makin jadi, Ditariknya tangan Risya keatas dan Caka langsung mengunci Risya dibawahnya


"Kak Caka mau ngapain?! jangan macem-macem kak!!" ucap Risya ketakutan


"Hehe,,, mau goyang dumang lagi dong,,,," ucap Caka dengan senyum mesumnya


"Apaan goyang dumang!! ogah Risya! capek kakkkkk!!! nanti sakit lagiiiii,,, ahhhh,,, kak,,,, geliii" ucap Risya saat Caka menyusuri jalanan mulus tanpa hambatan.


Padahal awalnya Caka hanya ingin menggoda Risya, namun mendengar suara manja Risya membuat jiwa lelakinya malah terbangun lagi.


"Kakkk,,,,," ucap Risya saat Caka masuk kedalam kaos oblong dan sepersekian detik kemudian kaos itu sudah Terbang mengangkasa seiring rintihan Risya yang sangat menggoda di telinga Caka


"Apa?? apa kamu ingin lebih sayang??" tanya Caka dan Risya hanya mampu mengigit bibir bawahnya saja saat itu.


Karena tidak mendapat penolakan dari Risya, Caka pun malah kembali menggila dan menguasai Risya. Keduanya kembali merasakan indahnya surga cinta, menyelami manisnya hingga kedasar. Seperti tiada kata bosan meski seharian ntah sudah berapa kali mereka memadu kasih. Namanya pengantin baru, yang ada di fikirannya saat ini hanyalah menghabiskan waktu berdua, menjalin kasih, memupuk rasa cinta diantara keduanya.


30 menit berlalu,,,,


Caka menyudahi pergulatan panas mereka karena Risya malah sudah tidur lebih dulu setelah pelepasan mereka yang terakhir. Lalu Caka beranjak dan membersihkan dirinya, setelah itu Caka membawa air dengan lap untuk membersihkan Risya meski dia sudah tertidur. Setelah itu Caka ke dapur dan membuat mie rebus karena merasa sangat lapar.


Setelah matang, Caka membawa semangkuk mie rebus nya ke ruang tamu lalu Caka menghidupkan TV.


Ting Tungggg


Ting Tungggg


"Siapa malem-malem bertamu?!" ucap Caka yang kemudian membuka pintu dan alangkah terkejutnya Caka saat melihat Papa Dave, Mama Debby, Mama Gadis, Papa Galang berdiri didepan pintu kamar mereka


"Assalamualaikum" ucap papa Galang


"Wa'alaikumsalam,,," Caka sedikit minggir dan memberikan jalan kepada orangtuanya untuk masuk kedalam

__ADS_1


"Kamu belum tidur?!" tanya mama Debby


"Belum ma,,, kenapa mama dan semuanya kemari??" tanya Caka bingung


"Mana Risya?!" tanya mama Gadis


"Ada di kamar ma" jawab Caka lupa jika Risya tidur belum mengenakan pakaiannya dan hanya berselimut saja.


Lalu Mama Debby dan mama Gadis beranjak menuju ke kamar mereka. Dilihatnya Risya yang tertidur berselimut putih hingga batas lehernya. Kemudian mama Gadis duduk di samping Risya dan memeriksa keningnya


"Gak panas tuh,,, " ucap mama gadis


"Yang bener mbak?!" tanya mama Debby memeriksa kening Risya


"Iya yah,,,, kayak gak sakit tuh,,, trus kata Caka sakit, sakit apa jadi?!" tanya mama Debby


Mama Debby penasaran lalu menyibakkan selimut yang dikenakan Risya untuk memeriksa kondisinya lebih lanjut. Namun sebuah kejutan besar yang dilihat kedua mama.


"ASTAGFIRULLAH!!!! YAAA ALLAH GUSTIIIII!!!!!" Teriak mama Risya yang mengagetkan semua orang terutama Risya dan Caka baru ingat jika istrinya belum memakai pakaian sama sekali.


Caka langsung beranjak dan meninggalkan mie rebus nya


"Mau kemana kamu?!" tanya papa Dave


"Mama????" ucap Risya kaget bukan main saat bangun dan melihat mama Debby dan mama gadis ada di sampingnya.


Lalu mama gadis melempar kaos dan celana panjang sampai mengenai kepala Risya


"Pake bajumu!!!!!" Sarkas mama


Risya menunduk dan melihat dirinya sendiri yang tidak mengenakan pakaian sama sekali. Risya sangat malu sementara kedua mama sudah tidak bisa berkata apa-apa lagi saat itu


"Risya?" ucap Caka saat masuk kedalam kamar dan melihat Risya yang mengenakan pakaian nya


"Kamu itu tega banget yah Ka!! masak istrimu gak di kasih baju!!!" Sarkas mama Debby


"Mampus!!" Batin Caka menutup wajahnya karena sangat malu


"Kamu apakan istri mu bisa kayak macan tutul putih gitu hah?!" tanya mama gadis


Wajah Risya maupun Caka sudah memerah, mereka bingung akan menjelaskan bagaimana kepada orang tuanya


"Kamu sakit apa?!" tanya mama Gadis kepada Risya

__ADS_1


"Em,,, sakit,,, sakit,,,, Risya gak bisa jalan aja ma" jawab Risya dengan menutup wajahnya


"Astagfirullah!!!! mama khawatir setengah mati mikirin kamu!!! mama sampe gak bisa tenang di pesawat kepikiran kamu sakit apa!!! kalau tau kamu sakit gak bisa jalan karena diperawanin suamimu! mama gak akan kesini!!! mama nyesel Ris Ris!!!" ucap mama gadis panjang kali lebar


"Lagian kamu Caka! kalau kasih informasi itu jelas-jelas!!! ngomong setengah-setengah bikin orang tua cemas!!!" sarkas mama Debby


"Maaf ma" jawab Caka dan Risya bersamaan


"Awas saja kalau kalian gak cepet kasih kamu cucu!!" Sarkas mama Gadis


Caka cengengesan sembari menggaruk kepalanya dengan rasa tidak enak


"Ada apa sih ribut?!" tanya papa Galang


"Ini mas!! ternyata Risya sakit cuma ngak bisa jalan habis di perawaanin mas!!!" Jawab mama Gadis


"Hah?! kamu main kasar sama anak papa?!" tanya papa Galang dengan tatapan tajamnya menanyai Caka


Caka langsung menciut dan akhirnya dia berkata apa adanya


"Enggak pa,,, beeneran enggak!!! cuma,,, cuma berkali-kali pa!" jawab Caka dengan sangat malu mengakui semuanya


"Kau benar-benar Caka!!!" ucap papa Galang menepuk bahu mantunya


"Sebagai permintaan maaf ku karena sudah membuat panik, besok,,, kita jalan-jalan keliling kota dan bebas berbelanja" ucap Caka


"Yeyyyy" sorak kegembiraan terdengar dari mama gadis dan mama Debby saat mendengar tawaran Caka.


Caka tersenyum kecil saat merasa semua orang seolah lupa dengan kesalahannya. Meski besok dia harus menghamburkan uangnya, namun tidak lah masalah bagi Caka. Yang terpenting semua keluarganya senang.


.


.


.


Bersambung,,,,,,,


...Setelah baca, jangan lupa like yah ( 👍) komentar (📝) dibawah, terus simpan di rak buku kalian(❤️) biar uni makin semangat nulisnya!! Kalian senang, uni juga senang😍......


...❤️ Terima kasih sudah mampir,...


...Semoga Suka❤️...

__ADS_1


__ADS_2