Pura Pura Jatuh Cinta

Pura Pura Jatuh Cinta
Semua Rasa


__ADS_3

Warning dulu ah!!! 🔞


Ditempat lain,,,


Bik Asih dan mang Ucup sudah sampai di pasar lalu keduanya menuju ke tukang penjual sate yang mang Ucup tau. Sampainya di tempat itu ternyata pedangannya pun juga baru sampai di tempat


"Wealah mas,,, baru mau buka?!" ucap bik Asih kepada mang ucup


" Yah Namanya kepagian dek! mau Ndak mau ya nunggu bakule buka! lagian si Aden aneh-aneh sepagi ini minta dibelikan sate kambing!" ucap mang Ucup


"Ah sudah lah, gak usah gerutu! ayo duduk sini, nunggu masnya buka warung. Lalu mang Ucup dan bik Asih duduk di bangku sembari menunggu warung itu di buka.


Kembali kerumah Caka,,,,


Papa dan mama kemudian berpamitan kepada Caka dan Risya, lalu kedua anak itu mengantar kedua orang tuanya sampai di teras


"Inget yah kalian berdua! jangan sembarang tempat lagi!!" ucap mama Debby memperingati


"Iya iya,,,!" jawab Caka dan Risya hanya tersenyum tak enak


"Apaan sih ma?!" tanya papa Dave


"Halah biasa pengantin baru!" jawab mama yang kemudian masuk kedalam mobil


"Assalamualaikum" ucap mama melambaikan tangannya


"Wa'alaikumsalam" jawab Risya dan Caka bersamaan lalu papa menjalankan mobilnya meninggalkan rumah mereka.

__ADS_1


Risya masuk kedalam rumah dan diikuti Caka dari belakang. Lalu Caka merangkul bahu Risya dan mengajaknya ke kamar mereka


"Heh!! aku ada kerjaan! lepasin aku mesum!!' teriak Risya mencoba melepaskan lengan Caka dari bahunya namun sangat sulit


"Kerjaan kamu di tunda dulu! kita lanjutin yang dimeja makan tadi!" ucap Caka dengan senyum mesumnya


"iiihh ogahhh!!!" jawab Risya namun bukan Caka kalau tidak bisa menjatuhkan Risya di tempat tidur mereka yang luas dengan langsung mengungkung Risya berada dibawahnya


"Dasar mesum!! mesum banget sih kamu jadi orang!!" Sarkas Risya mendorong-dorong dada Caka agar menyingkir


"Aku cuma mesum sama kamu" jawab Caka yang senang sekali melihat wajah kesal Risya


"Preeett!!!! bohong!! kucing garong mana ada yang mau ngaku!! bukannya aku gak denger gosip yang tersebar di kantormu!!" ucap Risya


"Gak perlu dengerin gosip! hiduplah dalam dunia nyata!" ucap Caka yang kemudian menutup mulut Risya dengan ciuman mautnya yang mampu membuat Risya dalam sekejam diam dan membuatnya ikut terbuai juga.


Caka benar-benar akan membawa Risya terbang ke angkasa, setiap sentuhan lembutnya membuat Risya menginginkan lebih dan lebih dalam lagi. Rasa bencinya seakan sirna begitu saja saat Caka membawanya kedalam pelukannya.


"Apa kau sudah siap untuk terbang bersamaku Risya?" tanya Caka saat berbisik di telinga Risya, sementara Risya sudah tidak sanggup lagi menjawab dan hanya bisa mengangguk pelan dengan wajahnya yang sudah memerah. Risya merasakan sesuatu yang besar mengganjal dibawah sana, padahal Caka belum sepenuhnya polos namun terus saja menggoda milik Risya


"Aku sudah bener-bener gila,,,,!!" batin Risya mengutuk dirinya sendiri saat menginginkan lebih dari Caka


Saat Caka baru saja akan melepas celana pendeknya, ponsel Caka berdering dengan sangat tegasnya. Risya menoleh dan mendorong Caka agar turun dari atasnya


"Angkat telfon mu!" ucap Risya


"Ahh nanti saja,,, nanggung banget nih!! belum juga masuk!" jawab Caka

__ADS_1


"Angkat dulu!!" ucap Risya dan membuat Caka sangat kesal dengan si penelfon yang sudah mengganggu waktu liburnya


Caka mengambil ponselnya lalu mematikan panggilannya. Belum sampai Caka meletakkan ponselnya, kembali terdengar dering panggilan dan mau tidak mau Caka melihat siapa yang memanggilnya


"Hallo!" jawab Caka dengan nada marah


"Maaf boss, kami mau melapor,, kami sudah mendapatkan informasi pesaing produk kita di perebutan tender nanti" ucap anak buah Caka dengan sangat pelan


"Oke,, aku kesana sekarang!!" ucap Caka yang kemudian mematikan sambungan telfonnya lalu beranjak dari tempat tidur, Risya yang melihat Caka menuju ke lemari pakaian langsung menarik selimut dan menutupi tubuhnya yang polos.


"Aku pergi dulu,,, Setelah urusanku selesai, aku akan segera kembali" ucap Caka yang sudah rapi dan berjalan ke pintu kamar tanpa melihat Risya. Ada sedikit rasa kekecewaan di hati Risya, namun dia hanya diam dan melihat Caka meninggalkan dirinya


Saat Caka sudah membuka pintu dia berbalik dan mengambil langkah lebar menghampiri Risya lalu menciumnya dengan dalam. Beberapa saat Caka melepaskan Risya dan menatapnya


"Jangan berfikir buruk terhadapku, aku akan segera kembali" ucap Caka yang kemudian mengecup kening Risya lalu pergi meninggalkannya. Tak lupa Caka menutup pintu dan segera turun kebawah. Sementara risya memunguti pakaiannya lalu mengenakannya kembali. Setelah itu Risya merebahkan dirinya dan mencoba melupakan semua rasa yang sudah Caka torehkan kepadanya....


.


.


.


.


Bersambung,,,,,,,


...Setelah baca, jangan lupa like yah ( 👍) komentar (📝) dibawah, terus simpan di rak buku kalian(❤️) biar uni makin semangat nulisnya!! Kalian senang, uni juga senang😍......

__ADS_1


...❤️ Terima kasih sudah mampir,...


...Semoga Suka❤️...


__ADS_2