Pura Pura Jatuh Cinta

Pura Pura Jatuh Cinta
Tinggalkan Caka!


__ADS_3

Risya dan Caka baru saja sampai di depan kantor Caka, keduanya berjalan bersama menuju keruangan Caka dan barang sedetikpun Caka tidak ingin melepas genggaman tangannya pada Risya membuat semua orang yang melihat merasa iri dengan keromantisan boss muda mereka terhadap istrinya. Bukan lagi sebuah rahasia, berita hubungan keduanya sudah tersebar keseluruhan penjuru perusahaan itu.


Kemudian Caka dan Risya masuk kedalam lift VIP menuju ke ruangan Caka.


"Kakkkkk,,,, geli iihhh jangan pegang-pegang!" ucap Risya kegelian saat tangan jahil Caka sudah merajalela


"Salah siapa pake kemeja! biasanya pake gamis" Jawab Caka singkat


"Lagi pengen pake kemeja" jawab Risya


"Ya udah kalau gitu, nikmati aja!" Jawab Caka dengan terkekeh


"Dasar!" ucap Risya memukul lengan Caka dengan manjanya


Ting!


Pintu lift terbuka, dengan cepat Caka melepaskan tangannya dan kembali menggenggam tangan Risya lalu mereka keluar bersama dari dalam lift. Risya terkekeh karena melihat wajah Caka kaget saat pintu lift langsung terbuka begitu saja.


Melihat kemesraan Risya dan Caka, membuat Sandra gerah sendiri. Namun Sandra tidak ingin menampakkan kecemburuannya didepan Risya dan Caka


"Selamat pagi tuan,,,, Nyonya,,,," ucap Sandra dengan menunduk hormat


"Pagi" Jawab Caka singkat


"Nyonya,,, ini ada titipan bunga untuk anda" Ucap Sandra saat memberikan buket bunga mawar merah kepada Risya


"Titipan? dari siapa?" Sahut Caka yang langsung meninggi


"Saya tidak tau tuan, tadi ini dari kurir yang mengantar" Jawab Sandra


Kemudian Caka menyaut bunga yang diberikan untuk Risya lalu membuka kartu ucapan yang tertempel di bungkus bunga itu


*Bunga yang cantik, untuk orang yang cantik,Semoga harimu akan menjadi indah,


dari Pengagummu A*


Setelah membaca isi tulisan di kartu itu, terlihat wajah Caka langsung berubah. Lalu Caka menggenggam erat kartu itu sampai lecek tak berbentuk. Kemudian Caka membuangnya ke tong sampah bersama buket bunga mawar itu.


Bruuuukkkkkkkkkkkkkkk


Kemudian Caka melangkah masuk kedalam ruangannya, Sementara Risya yang belum tau buket itu dari siapa, dan apa isi kartu ucapan itu terlihat bingung. Lalu Risya menyusul Caka yang masuk kedalam ruangannya.


"Berantem-berantem deh situ!! bila perlu langsung cerai aja!!" Ucap Sandra dengan senyum liciknya.


Kemudian Sandra melangkah menuju kedepan pintu Caka dan akan menguping apa yang dibicarakan Caka dan juga Risya di dalam.


Sementara itu Caka tengah berdiri dengan wajah penuh kemarahan. Dia berfikir siapa yang berani mengibarkan bendera perang kepadanya.


"A? apa itu Alvin?!" Batin Caka berfikir sendiri


"Kak,,,,," ucap Risya dengan pelan saat memegang bahu Caka

__ADS_1


"Ada apa?!" Jawab Caka dingin


Deg!


"Emm,,,, memangnya bunga itu dari siapa?" Tanya Risya perlahan dengan takut-takut namun penasaran karena dia belum sempat melihat siapa yang mengirim bunga itu dan apa pesan yang di tinggalkannya.


Kemudian Caka berbalik dan menatap kearah Risya


"Aku tidak tau bunga itu dari siapa! dia hanya meninggalkan inisial A" Jawab Caka


" A? siapa ya? dan apa maksud dia kasih bunga ke aku?!" Ucap Risya bingung


"Sebenarnya ada hubungan apa kamu dan Alvin?!" tanya Caka


"Alvin? memangnya Alvin yang kirim bunga itu kak? lagian sudah pernah aku katakan bukan, aku dan Alvin hanya teman biasa di kampus kak" ucap Risya


"Tapi aku lihat dia tidak menganggap mu hanya sekedar teman moy! aku bisa melihat dari tatapan matanya kepadamu!" Jawab Caka


"Aku yakin dulu kalian pasti sangat dekat!" Ucap Caka lagi


Risya terdiam dan memikirkan ucapan Caka yang terakhir. Risya kembali mengingat masa-masa saat masih berteman baik dengan Alvin saat di kampus dulu.


"Kenapa diam?!" Ucap Caka dengan sedikit nada tinggi


"Kak Caka membentakku?!" tanya Risya


"Tidak! sekarang kamu jujur, sedekat apa hubungan kalian dulu!" Ucap Caka mengintrogasi istrinya


"Tapi,,, aku yakin Alvin bukan begitu orangnya kak,,, aku yakin bukan Alvin yang krm bunga itu" ucap Risya


"Bagaimana kamu seyakin itu?! aku pria moy, aku bisa melihat dari cara Alvin melihat mu. Yakin kamu dulu hanya menganggap teman?! tidak ada perasaan lain?!" tanya Caka


"Kak Caka gak percaya sama aku?!" ucap Risya


"Aku hanya ingin memastikan lagi" jawab Caka


"Terserah kak Caka percaya atau tidak! yang jelas semua sudah aku katakan padamu!" ucap Risya yang kemudian akan pergi meninggalkan Caka. Namun secepat kilat Caka menarik Risya dan memeluknya.


"Aku percaya,,,!" ucap Caka yang kemudian menenggelamkan wajahnya pada bahu istrinya dan Risya pun membalas pelukan Caka.


"Mungkin ada orang yang tidak suka dengan hubungan kita! dia ingin membuat kita terpisah kak" ucap Risya


"Iya,,, kamu benar. Apapun yang terjadi, kita akan terus bersama" ucap Caka saat menatap Risya


"Iya,,, aku janji" jawab Risya


Keduanya saling tersenyum kemudian Caka kembali memeluk Risya. Sementara di luar, Sandra malah jadi semakin kesal karena Caka dan Risya hanya bertengkar kecil saja. Tidak sesuai dengan apa yang di harapkan nya.


"CK! Ngeselin banget sih!! tapi aku gak boleh nyerah untuk memisahkan mereka! Tapi kali ini aku harus lebih berhati-hati dan bermain cantik agar aku tidak ketahuan!" ucap Sandra yang kemudian kembali duduk di kursi kerjanya.


***

__ADS_1


Waktu sudah menunjukkan jam makan siang, sementara Caka masih berada diruang rapat dan Risya hanya sendiri diruang Caka.


Tok


Tok


"Masuk" ucap Risya


Kemudian seseorang pria masuk kedalam ruangan Caka, seperti kurir yang membawa kotak berwarna coklat di tangannya


"Apa anda Nona Risya?"


"Iya saya sendiri" jawab Risya


"Ini ada paket nona, tadi saya mau titipkan di bawah tapi mungkin sedang makan siang, jadi saya antar ke sini. Ini ada titipan paket untuk anda" ucapnya


"Paket? dari siapa ya?" tanya Risya


"Ini silahkan di tandatangani nona"


Risya menerima paket itu dan menandatangani resi yang di berikan kurir itu kepadanya. Setelah itu kurir permisi dan Risya mengambil gunting lalu membuka paket itu. Di atas paket itu tertera pengirim hanya berinisial " A"


"A lagi? apa benar ini dari Alvin?!" ucap Risya dengan masih berusaha membuka kotak coklat itu.


Saat Risya berhasil membuka kotak itu, Risya dikejutkan oleh isinya yang ternyata beberapa lembar foto dirinya dan juga Alvin. Risya masih ingat dimana tempat foto-foto itu diambil dan itu saat mereka masih satu kampus dulu. Terlihat saat itu Risya dan Alvin tertawa bersama seperti layaknya sepasang kekasih.


Saat Risya melihat isi didalam kotak itu lagi, terdapat selembar kertas putih, lalu Risya mengambilnya dan membuka kertas itu


*TINGGALKAN CAKA!!, jika kamu tidak ingin foto-foto itu akan menjadi skandal cinta yang akan tersebar di seluruh media!*


"Apa-apaan sih ini?! siapa yang melakukan semua ini?! dia pikir aku akan takut hanya dengan ancaman seperti ini?!" Ucap Risya yang kemudian menggenggam erat kertas itu sampai rusak


"Aku harus mencari tau, siapa dalang di balik semua ini!! dia pikir aku lemah?! Lihat saja, aku akan membuatnya menyesal berurusan denganku!!!!" Ucap Risya yang kemudian merobek foto-foto itu dengan gunting dan membuang nya kedalam tong sampah. Risya sangat kesal dengan permainan ini semua, Risya tidak akan tinggal diam jika ada orang yang berani mengusik hidupnya.


.


.


.


.


.


Bersambung,,,,,,,,


Mampir ke Novel baru uni yukkk,,, Judulnya SKANDAL CINTA. Mampir yahhhh😍


...Setelah baca, jangan lupa like yah ( 👍) komentar (📝) dibawah, terus simpan di rak buku kalian(❤️) biar uni makin semangat nulisnya!! Kalian senang, uni juga senang😍......


...❤️ Terima kasih sudah mampir,...

__ADS_1


...Semoga Suka❤️...


__ADS_2