Pura Pura Jatuh Cinta

Pura Pura Jatuh Cinta
Sebuah Jebakan!


__ADS_3

Risya dan Caka baru saja sampai di kantornya, Lalu Caka melepaskan seat belt nya dan bersiap untuk turun lebih dulu


"Aku turun duluan ya" ucap caka dan Risya mengangguk


Sebelum turun, Caka mengecup pipi Risya dan membuatnya merona seketika.


"iihh itu pipi gak bisa di kondisikan yah merahnya?!" ucap Caka menggoda istrinya


Risya menggeleng dan memalingkan wajahnya dengan tersipu malu, perlakuan manis Caka selalu mampu menggetarkan jiwa dan raga Risya.


Lalu Caka turun dari mobil dan berjalan masuk menuju ke ruangannya. Masih terlihat bekas lebam di wajah Caka dan juga luka di bibir Caka akibat berkelahi dengan Alvin, meski luka itu sudah membaik daripada 2 hari yang lalu.


Ting!


Pintu lift terbuka, lalu Caka berjalan menuju keruangannya dan dilihatnya sudah ada Sandra yang duduk didepan ruangannya.


"Selamat pagi tuan" ucap Sandra menunduk memberi hormat


"Pagi,,," jawab Caka


Kemudian Sandra mengangkat wajahnya dan begitu kaget saat melihat luka lebam di wajah Caka,


"Tuan,,,, wajah anda kenapa?" tanya Sandra khawatir dan mengikuti Caka masuk kedalam ruangannya.


Caka menghentikan langkahnya dan berbalik menatap Sandra yang sudah berdiri di dekatnya


"2 hari yang lalu aku di kejar oleh penjahat" jawab Caka


"Apa?! apa yang mereka inginkan tuan?!" ucap Sandra saat menatap wajah Caka dan akan melihat luka lebamnya


"Jangan sentuh aku Sandra! aku sudah tidak apa-apa!" jawab Caka


"Maaf tuan,,, saya hanya khawatir" ucap Sandra yang masih menatap Caka


"Kenapa kau sekhawatir ini kepadaku?!" tanya Caka yang mulai menggiring Sandra kedalam jebakannya


"Apa yang anda tanyakan tuan, jelas saya khawatir, karena saya mencin,,,, karena tuan kan boss saya" ucap Sandra yang hampir keceplosan


Melihat Sandra sedikit tegang, Caka kembali akan memancing Sandra untuk buka mulut.


" Kemarin Aku sudah menangkap orang-orang itu dan mereka bilang jika Alvin yang menyuruh mereka. Ternyata Alvin memiliki perasaan cinta kepada Risya sejak mereka berada di Jepang, maka dari itu dia ingin mencelakai ku agar dia bisa mendapatkan Risya! dan aku rasa dulu mereka memang sempat ada hubungan yang lebih dari sekedar teman" ucap Caka berpura-pura berfikir dan menduga-duga


"Saya lihat juga begitu tuan,,, seperti Alvin memiliki perasaan lebih terhadap Nyonya Risya dan Nyonya pun juga seperti sempat memiliki rasa...." ucap Sandra yang mulai terpancing


"Kamu kenal Alvin?" tanya Caka


"Hah?? tid,,,ak begitu kenal tuan,,, tapi saya pernah melihat saja waktu itu emm,,, dia ke kantor dan menitipkan paket untuk Nyonya Risya" ucap Sandra berbohong.


Padahal paket foto yang di kirimkan Risya itu adalah kiriman dari Sandra yang di curinya dari kantor Alvin saat Sandra pernah datang menemui Alvin di kantor waktu itu.

__ADS_1


"Benar-benar keterlaluan!! bisa-bisanya Risya bermain di belakangku!" Sarkas Caka dengan mimik wajah marah.


"Tuan,,,, jika anda sudah tau kebusukan Nyonya,,, kenapa anda masih mempertahankan nya? Masih banyak kok wanita cantik yang pantas untuk tuan,,, yang pasti dia lebih setia dibandingkan Nyonya" ucap Sandra memberanikan diri


"Maksud mu siapa?" tanya Caka melunak


Sandra tersenyum kecil dan memberanikan diri menatap kearah Caka


"Tuan Caka,,, kenapa anda tidak pernah melihat saya tuan? apa saya kurang cantik dibandingkan Nyonya? apa saya kurang setia menemani tuan selama ini? Saya mencintai tuan Caka dari lubuk hati saya yang terdalam,,, saya lebih tulus mencintai anda dibandingkan Nyonya" ucap Sandra


"Hah?! kau,,, kau menyukaiku?" tanya Caka pura-pura kaget


"Iya tuan,,, sejak lama,,, sejak pertama kali saya bekerja disini,,, saya sangat mencintai tuan Caka. Saya lebih cantik dan lebih bisa menyenangkan tuan dibanding Nyonya" ucap Sandra


"Tidak Sandra! aku tidak bisa mencintai mu! bagaimana pun aku sudah beristri!" ucap Caka


Dengan nekad Sandra melepaskan kancing bajunya dihadapan Caka


"Apa yang ingin kau lakukan Sandra?!" ucap Caka kaget melihat tindakan nekad Sandra


"Tuan,,, lihat saya,,,! saya lebih cantik dari nyonya, saya lebih bisa membuat anda puas dibanding Nyonya! kenapa anda tidak pernah melihat saya?!" ucap Sandra


Caka memalingkan wajahnya dan tidak ingin melihat Sandra yang berbuat nekad


"APA YANG KAU LAKUKAN DIRUANG SUAMIKU?!" Sarkas Risya saat masuk kedalam ruangan Caka


Sandra kaget bukan main saat mendengar suara Risya masuk kedalam ruangan itu, lalu Sandra Merapikan pakaiannya saat Risya menghampiri Caka


"Apa maksudmu hah?!" tanya Risya dengan menantang


"Nyonya jangan berpura-pura tidak tau,,, paket bunga yang dikirimkan untuk Nyonya itu dari Tuan Alvin, dan Nyonya mendapatkan paket foto juga dari tuan Alvin, tapi Nyonya merahasiakan semuanya dari tuan, untuk apa? agar supaya tuan tidak mengetahui hubungan gelap anda dengan tuan Alvin!" ucap Sandra


Risya tersenyum miring saat mendengar betapa lancarnya Sandra mengatakan semuanya dengan gamblang. Secara tidak sadar Sandra mengakui semua perbuatannya dihadapan Caka dan Risya.


"Bagaimana kau tau soal ini semua hah?!" tanya Risya tanpa takut sedikitpun


"Jelas saya tau, saya yang dititipi paketnya!" jawab Sandra


"Ouh begitu ya?! lancar sekali kamu bicara ya Sandra! bagaimana kamu tau Alvin yang mengirim semuanya?! sedang kan di buket dan paket itu hanya ada inisial A dan aku pun masih menduga-duga siapa yang mengirimkan paket itu! Wah wah wah,,,,,, hebat sekali kamu yah?" Ucap Risya


Sandra terdiam setelah Risya berkata panjang lebar.


"Kenapa diam?! takut ketahuan jika kamulah sebenarnya yang melakukan semuanya?!" ucap Risya


"Apa yang anda katakan, saya tidak mengerti" jawab Sandra dengan sedikit gugup


"Alvin tidak pernah mengirim kan buket bunga padaku! dan Alvin tidak pernah mengirimkan paket foto-foto kami dulu saat di Jepang! Kau kaget aku tau dari mana?! Jelas aku tau karena aku sudah bertanya langsung kepada Alvin dan dia mengatakan jika itu bukan perbuatan nya! Jadi siapa dalangnya?! KAMU SANDRA!" Sarkas Risya dengan menunjuk kearah Sandra


"Anda jangan asal menuduh tanpa bukti!" ucap Sandra

__ADS_1


"Haha perlu bukti?! baik,,,, aku akan tunjukkan bukti yang nyata padamu!" ucap Risya yang kemudian mengambil ponselnya dan memutar video yang diambilnya dari CCTV kantor Caka.


Kemarin Caka dan Risya sempat kekantor dan mencari rekaman CCTV di seluruh sudut yang terpasang CCTV untuk melihat reka ulang siapa pelaku yang mencoba merusak hubungan rumah tangga mereka, Setelah cukup lama Caka dan Risya melihat bagian-bagian dari rekaman CCTV itu akhirnya mereka mendapatkan pencerahan dan pelaku dibalik kerusuhan yang terjadi beberapa hari ini dalam hubungan Risya dan Caka. Mulai dari buket bunga mawar sampai paket foto dan pelaku nya adalah Sandra.


"Mau mengelak lagi?! bukti ini cukup menjelaskan semuanya! dari awal aku sudah mencium kebusukan dari dirimu Sandra! bahkan kamulah yang menyebarkan gosip murahan di kantor ini! Obsesi mu terlalu tinggi untuk mendapatkan perhatian kak Caka!" ucap Risya


Merasa di permalukan, Sandra begitu geram dan langsung mengangkat tangannya dan akan menampar Risya yang berdiri di depannya. Dengan sigap, Risya menahan kuat tangan Sandra dan menatapnya dengan tajam


"Jika kau masih sayang pada hidupmu! lebih baik kau angkat kaki dari kantor ini!!" Hardik Risya dengan tajam


Sikap garang Risya yang menurun dari mama gadis Langsung mencuat ketika melihat musuh sudah didepan mata.


Sandra semakin memanas, lalu Risya menghempaskan tangan Sandra kebawah


"Aku tau,,, kau lah orang yang mengirimkan preman-preman itu untuk menyerang kami malam itu! tunggu saja polisi akan menangkapmu!" ucap Risya setengah berbisik kepada Sandra


Sandra sangat marah dan dia langsung berbalik badan akan pergi meninggalkan ruangan Caka. Namun sayang saat Sandra melangkah sampai didepan pintu, sudah ada 2 polisi yang menunggu di sana. Tanpa basa basi, kedua polisi itu langsung membawa Sandra menuju ke kantor polisi dengan kasus percobaan pembunuhan berencana.


"Istriku memang garang" ucap Caka saat memeluk Risya dari belakang.


"Wanita seperti itu harus di beri pelajaran hidup yang setimpal kak" jawab Risya jadi meremang karena hangat nya sentuhan Caka menyusurinya meski tertutup kain, namun Risya bisa dengan jelas merasakan hangatnya


"Istriku bukan hanya garang dengan lawan, namun juga garang saat di ranjang!" Ucap Caka dan sukses membuat Risya membola


"Iiiiiihhh dasar mesum!!!! pikirannya ranjangggggggg muluk!!" Sarkas Risya yang kemudian mencoba melepaskan tangan Caka yang malah semakin erat melingkar di pinggangnya.


"Hahahahahahaha,,,,,," tawa Caka menggelegar karena Risya semakin kesal padanya.


Lalu Caka melepaskan Risya dan sedetik kemudian membalikkan badan Risya dan membuat mereka berhadapan.


"Aku punya kejutan untukmu!" ucap Caka


"Apa kak?" tanya Risya penasaran


Caka hanya tersenyum dan menatap Risya dengan penuh cinta, sementara Risya di buat penasaran karena Caka tak kunjung bicara


"Besok kamu akan tau kejutannya!" Ucap Caka yang kemudian mengecup pipi Risya


.


.


.


Bersambung,,,,,,,,


Pura-pura Cinta Bentar lagi TAMAT yakkkkkkk, jangan sediiihhh☺️


...Setelah baca, jangan lupa like yah ( 👍) komentar (📝) dibawah, terus simpan di rak buku kalian(❤️) biar uni makin semangat nulisnya!! Kalian senang, uni juga senang😍......

__ADS_1


...❤️ Terima kasih sudah mampir,...


...Semoga Suka❤️...


__ADS_2