Pura Pura Jatuh Cinta

Pura Pura Jatuh Cinta
Bukan Pecundang!


__ADS_3

Caka sudah sampai di kantor Alvin setelah cukup lama Caka dan anak buah papanya menempuh perjalanan. Sesampainya Caka dikantor Alvin, Caka langsung berjalan masuk kedalam dan bertanya kepada resepsionis dimana ruangan Alvin


"Saya ingin bertemu dengan tuan Alvin" ucap Caka


"Apa anda sudah buat janji tuan?"


"Belum, tapi ada hal penting yang ingin saya bicarakan dengannya" ucap Caka


"Saya akan tanyakan ke sekertaris tuan Alvin sebentar. Maaf dengan tuan siapa ?"


"Caka"


Kemudian resepsionis menghubungi sekertaris Alvin untuk memberitahu jika ada orang yang mencari boss mereka. Lalu sekertaris Alvin masuk kedalam ruangan Alvin dan menyampaikan ada tuan Caka yang ingin bertemu


"Caka?! kenapa dia kemari?!" batin Alvin


Lalu Alvin menyuruh sekertaris nya untuk mempersilahkan Caka keruangannya. Tidak menunggu lama, Caka langsung menuju ke ruangan Alvin.


Ting!


Pintu lift terbuka, kemudian Caka keluar dan melihat ada sebuah meja didepan sebuah ruangan dan itu pasti ruangan Alvin


"Silahkan masuk tuan" ucap sekertaris Alvin saat membuka pintu


Caka masuk kedalam dan melihat Alvin saat itu tengah duduk di kursi kerjanya.


"Selamat datang di kantor saya tuan Caka, ada apa gerangan yang membuat anda sampai ke kantor saya?" ucap Alvin yang kemudian beranjak dari tempat duduknya dan menghampiri Caka yang berdiri tegak menatapnya dengan tatapan penuh kekesalan


"Apa maksudmu mengirim orang untuk mencelakakan ku dan ISTRIKU?!" ucap Caka dengan penekanan pada kata istri yang dimaksudnya adalah Risya


"Apa maksud anda? saya tidak mengerti" ucap Alvin santai


Caka yang sudah tersulut emosi langsung mencengkram kerah kemeja Alvin dan Asissten Alvin sudah akan bertindak namun Alvin memberi kode untuk tidak ikut campur


"Jangan pura-pura bodoh kamu!!" Hardik Caka


Alvin tersenyum getir saat melihat kemarahan dari sorot mata Caka


"Untuk apa saya berpura-pura?! saya memang mengatakan yang sebenarnya! untuk apa saya menyuruh orang-orang itu mencelakai anda?!" ucap Alvin


"KARENA KAU, MENYUKAI ISTRIKU DAN INGIN MEREBUT NYA DARIKU!!" Sarkas Caka


Deg!


Alvin terdiam sesaat ketika Caka mengatakan hal yang benar tentang perasaannya.

__ADS_1


"Bagaimana dia tau, jika aku memiliki perasaan kepada Risya?!" batin Alvin


"YA! Saya memang memiliki perasaan kepada risya! Tapi,,,,,," belum Alvin selesai bicara, sebuah Bogeman besar sudah mengenai wajah Alvin hingga membuatnya terjungkal dan hampir jatuh.


Merasa tidak terima, Alvin kembali berdiri dan membalas Bogeman Caka dan sempat Caka menangkisnya namun naas tangan Alvin satunya bisa memberi pukulan yang cukup kuat di perut Caka hingga akhirnya terjadilah perkelahian antara keduanya.


Keduanya di lerai oleh Asissten Alvin dan juga orangnya papa Dave. Terlihat keduanya sama-sama dengan wajah membiru dan luka dibibir keduanya.


"CK! harus kau sadar! Risya itu sudah menikah! lebih baik kau cari wanita lain!!" Sarkas Caka


"Kau tidak berhak mengatur hidupku! tidak berhak mengatur perasaan ku! Aku memang mencintai Risya, tapi aku bukan pecundang! yang bermain kotor untuk mendapatkan sesuatu!! harus kamu lebih jeli, melihat musuh dilingkaranmu!" ucap Alvin


Caka menatap Alvin dengan tatapan tidak mengerti,


"Musuh?!" batin Caka


"Aku cukup sadar, karena Risya hanya menganggap ku teman! dan tidak akan lebih dari seorang teman!" ucap Alvin


"Jika bukan kamu yang mengirim orang-orang itu, lalu siapa?! mereka bilang kalau mereka adalah orang suruhan mu!" ucap Caka


"CK! kau mudah sekali tertipu! dia bukan orang-orang ku! tapi orang suruhan SANDRA!!" Jawab Alvin


"Sandra?! kau kenal Sandra?!" ucap Caka


Caka mencengkram kuat tangannya setelah mendengar ucapan Alvin


"SANDRA!!! BERANINYA KAU!!" batin Caka


"Aku peringatan padamu! Jika kau terlibat dalam kasus semalam, maka lihat saja apa yang bisa aku lakukan padamu dan juga perusahaan mu! Dan satu lagi, LUPAKAN RISYAKU!" ucap Caka yang kemudian pergi dari ruangan Alvin


Caka tidak langsung ke kantor menemui Sandra, karena weekend Sandra tidak akan ada di kantor. kemudian Caka lebih memilih pulang dan mengobati lukanya akibat berkelahi dengan Alvin. Alvin pun hanya bisa terdiam dan terduduk kembali di kursinya dengan rasa sakit yang juga dirasakannya


"Aku harus belajar melupakan Risya, meski itu terasa sangat sulit,,,, cinta pertamaku!" batin Alvin


.


Mobil Caka baru saja sampai dirumah keluarga Herlambang, lalu Caka Keluar dari dalam mobil dan masuk kedalam rumah.


"Assalamualaikum"


"Wa'alaikumsalam" jawab pelayan saat mendengar ucapan salam


Rumah itu terlihat sepi, mungkin semua orang tengah menjalankan menjalankan ibadah Zuhur. Lalu Caka berjalan menaiki tangga menuju ke kamar nya.


Ceklekkkk

__ADS_1


Caka membuka pintu dan melihat Risya yang tengah duduk diatas sajadahnya.


"Kak Caka?" ucap Risya saat mendengar pintu terbuka dan melihat Caka berdiri didepan pintu


"Assalamualaikum moy" ucap Caka


Risya sontak langsung berdiri ketika melihat wajah suaminya nya lebam


"Itu,,,, kenapa wajahnya?" ucap Risya saat menghampiri Caka


Risya memeriksa luka lebam yang ada di wajah Caka. Caka pun sedikit meringis saat Risya menyentuh luka lebamnya.


"Habis berantem sama Alvin" jawab Caka


Lalu mereka duduk di tepian tempat tidur


"Berantem sama Alvin? memangnya ada apa kak?" tanya Risya bingung


"Menurut orang-orang semalam yang berhasil di tangkap, mereka adalah orang-orang suruhan Alvin. Makanya aku langsung ke kantor Alvin dan dia ada di kantornya tadi. kami sempat bersitegang dan akhirnya kami berkelahi" ucap Caka


"Jadi maksud kak Caka orang-orang semalam adalah orang-orang suruhan Alvin?!" tanya Risya yang kemudian mengambil kotak obat dan membersihkan luka pada wajah Caka


"Awalnya begitu, tapi setelah aku mengintrogasi Alvin, dia bilang bukan orang-orang dan mereka adalah orang suruhan SANDRA!" ucap Caka


"Sandra?! memangnya Sandra kenal sama Alvin?!" tanya Risya


"Iya" jawab Caka dengan ringisannya


"Sepertinya dugaan ku selama ini benar, Sandra itu terobsesi dengan kak Caka dan kak Caka harusnya tegas sama Sandra!" ucap Risya


"Kalau memang begitu, aku akan selesai semua nya!" Ucap Caka


"Tapi sepertinya Sandra bukan orang bodoh kak!! dan kita gak bisa gitu aja nangkep dia. Menurut ku, kita harus menyusun rencana yang matang untuk menjebaknya"ucap Risya


"Nanti kita pikirkan rencananya. Aku sholat dulu yah setelah itu kita makan siang " ucap Caka dan risya mengangguk.


Kemudian Caka beranjak dan masuk kedalam kamar mandi untuk mengambil air wudhu.


.


.


.


Bersambung,,,,,,

__ADS_1


__ADS_2