Pura Pura Jatuh Cinta

Pura Pura Jatuh Cinta
Malam Yang Tak Diinginkan


__ADS_3

Risya berjalan sempoyongan seperti tidak memiliki semangat hidup lagi saat dia turun dari taksi dan masuk kedalam rumah. Pikirannya sumpek ketika harus menerima kenyataan yang sangat pahit dalam hidupnya. Menurutnya menikah dengan pria menyebalkan di seluruh dunia adalah kepahitan yang mampir kedalam hidup nya


"Assalamualaikum" ucap Risya dengan lesu


"Wa'alaikumsalam" jawab mama Gadis yang sudah berdiri didepan ruang tamu bersama papa Galang


Risya menoleh keduanya lalu kembali berjalan menuju ke kamarnya


"Risya mama mau bicara!" ucap mama Gadis


"Apa lagi sih ma? mama pasti lebih percaya Tante Debby dibandingkan ucapan Risya nanti! Udah lah,, terserah kalian! terserah!" jawab Risya yang kemudian terus berjalan masuk kedalam kamarnya


"Anak itu benar-benar!!" ucap gadis memijat kepalanya yang terasa menyut


"Sudah lah sayang,,, toh malam ini mereka akan dinikahkan, jadi sudahlah jangan di pikirkan lagi" ucap Galang


"Iya mas!" jawab Gadis


Kemudian Gadis dan Galang kembali duduk dan menunggu pihak catering dadakan yang di pesan gadis untuk acara nanti malam.


Risya membuka pintu kamarnya lalu masuk kedalam dan melempar tasnya sembarang. Setelah itu Risya menjatuhkan dirinya diatas tepat tidurnya


"Berakhir sudah masa lajang ku! tapi kenapa harus dia sih!! Aarrgghhhhhh" Ucap Risya dengan sangat kesal.


Risya menoleh ke meja risanya dan di sampingnya sudah tergantung kebayak putih dan juga berbagai hiasan pengantin terletak diatas mejanya. Risya bertambah kesal melihat itu semua. Kemudian Risya lebih memilih beranjak ke kamar mandi dan berendam didalam bathub nya. Risya menghabiskan waktu sorenya dengan merenung didalam kamar mandi.


Waktu menjelang malam,,,


Setelah makan bersama, Risya sudah dibawa ke kamar dan akan dirias oleh perias pengantin kenalan mama Gadis. Meski ogah-ogahan Risya juga tidak bisa menolak. Bahkan dirumahnya saat ini sudah berkumpul keluarga besar Dirgantara dengan rencana pernikahan dadakan ini.


"Wahhh MaasyaaAllah,,, anak mama cantik bangettttt" puji mama gadis saat masuk kedalam kamar Risya


Risya tidak menjawab dan hanya manyun mendengar pujian mamanya.


"Kamu gak sholat Ris?!' tanya mama


"Gak, masih halangan" jawab Risya


"Ouhh,,, ya sudah mama tinggal yah,,, sebentar lagi calon besan sampe dirumah" ucap maam Gadis yang kemudian pergi meninggalkan Risya


"Udah mbak Risya,,, jangan cemberut terus,,, nanti make-upnya luntur"


"Biarin! sekalian aja ilangin semua!" jawab Risya dan perias itu malah terkekeh.


Sementara diluar,,


Pak penghulu sudah sampai dirumah Galang, dan tak lama kemudian mobil-mobil rombongan keluarga Herlambang sudah masuki halaman parkir keluarga Dirgantara. Kemudian Caka dan keluarga lainnya turun dari mobil lalu berjalan beriringan menuju pintu utama dan disana sudah berdiri keluarga Herlambang menunggu mereka.

__ADS_1


"Assalamualaikum" ucap kakek Caka saat menyapa keluarga Dirgantara


"Wa'alaikumsalam,,,,," jawab kakek Risya lalu mereka berpelukan


"Akhirnya kita jadi keluarga besar mas" ucap kakek Caka


"Iyah,,,, aku sangat senang" jawab kakek Risya


"Sama,,, aku juga" jawab kakek Caka


Kemudian Dave bersalaman dengan Galang dan juga saling memeluk


"Kita jadi besan mas" ucap Dave


"Iya,, aku pikir Minggu depan, ternyata secepat ini" jawab Galang


Kemudian semua keluarga masuk kedalam rumah dan berkumpul menjadi satu di ruang tamu yang cukup luas dan mampu menampung semua keluarga. Terlihat Caka sedikit gugup, karena bagaimanapun ini adalah pertama kalinya dia berhadapan dengan penghulu dan semua orang untuk menghalalkan seorang gadis. Meski gadis itu bukanlah wanita idamannya, tapi gadis itu cukup mampu mengganggu pikiran Caka beberapa hari belakangan ini. Sesekali Caka celingak - celinguk kearah ibu-ibu dan mencari sosok gadis yang akan dinikahkan dengan dirinya malam ini


"Dia gak akan keluar, sebelum kamu mengucapkan ijab qobul!" ucap papa Dave berbisik kepada putranya. Seolah dia sangat tau apa yang dipikirkan putranya.


"Papa!"


Dave terkekeh sendiri melihat betapa gugupnya Caka saat itu.


Lalu Penghulu memeriksa semua berkas kedua calon pengantin sebelum memulai ijab qobul nya.


"Bagaimana, apa acaranya dimulai sekarang?!" tanya pak penghulu


"Baiklah kalau begitu,,, kita mulai saja. Apa kedua Calon pengantin sudah siap semua?!" tanya penghulu lagi


"Sudah pak" jawab Caka


Kemudian Galang berjabat tangan dengan Caka diatas meja kecil dan disampingnya sudah ada mahar di pernikahan nya. Keduanya saling menatap dan malah menambah gugup Caka saat itu.


Sementara di dalam kamar,,, Risya tidak bisa sedikitpun duduk dengan tenang. Pikirannya memikirkan hal yang tidak-tidak, bahkan Risya sangat takut membayangkan apa yang terjadi setelah mereka menikah nanti. Membayangkan semua kata-kata mengerikan yang pernah Caka katakan membuatnya merinding. Risya pun tidak kuat memikirkan semuanya.


Ceklekkkk


Risya menoleh kearah pintu dan betapa terkejutnya saat Risya melihat siapa yang masuk kedalam kamarnya.


"Caka?!" ucap Risya yang langsung berdiri


"Hai istriku,,,, apa kamu sudah siap melayani ku?!" ucap Caka dengan smirk nakalnya berjalan menghampiri Risya


Risya ketakukan dan berjalan mundur menghindari Caka


"Gila!! mesum!!! pergi kau!!" teriak Risya

__ADS_1


Caka semakin mendekat lalu melepas satu persatu yang melekat pada tubuhnya.


Dug!!!


Risya terbentur pinggiran tempat tidurnya dan langsung terduduk


"Mau pergi kemana istrikuuu,,,,, ayoo kita bersenang-senang malam ini!!" ucap Caka semakin mendekat


"Ogah!!!" teriak Risya yang kemudian menarik roknya dengan susah payah agar dia dapat naik dan menghindari Caka.


"Ayoo sayang,,, kemarilah!!!" ucap Caka menarik ujung kebaya Risya


"Aaaaa!!! lepaskan akuuu!!! lepaskan akuuu!!!" teriak Risya dengan ketakutan.


Caka menarik kaki Risya dan semakin membuat Risya meronta-ronta


"Gila!! mesum!!! lepaskan akuuu!!!!" teriak Risya saat itu


"Riss!! Riiis! hey sadar Ris!" teriak mama Gadis


"Hah?! hah?! hah?! mana si mesum ma?! mana?! mana? mana?" tanya Risya kepada mamanya


"Siapa mesum?!" tanya mama gadis baliik


Risya melihat ke sekeliling dan dikamar itu hanya ada dia dan juga mamanya. Risya baru tersadar jika semua tadi hanyalah halusinasi nya saja.


"Kamu ngehalu ya?!" tanya mama


Risya terdiam dan melihat kesekitar dan meyakinkan semuanya.


"Udah jangan banyak ngehalu! itu ijab Qabul nya sudah selesai dan kamu sudah resmi menjadi istrinya Caka" ucap mama Gadis dengan gembira


"Ma,,, Risya boleh pingsan gak ma??" ucap Risya yang langsung lemas saat itu


"Eeiittss!!! pingsannya di tahan dulu! sekarang kamu keluar dan temui suamimu!" ucap mama Gadis menyeret putrinya keluar dari kamar.


.


.


.


.


Bersambung,,,,,,


...Setelah baca, jangan lupa like yah ( 👍) komentar (📝) dibawah, terus simpan di rak buku kalian(❤️) biar uni makin semangat nulisnya!! Kalian senang, uni juga senang😍...

__ADS_1


...❤️ Terima kasih sudah mampir,...


...Semoga Suka❤️...


__ADS_2