Pura Pura Jatuh Cinta

Pura Pura Jatuh Cinta
Sweet Honeymoon


__ADS_3

Warning dulu ahhh🔞


Risya tidak tau kemana Caka membawanya, semua terasa gelap yang terdengar hanya suara seperti helikopter dengan besarnya angin yang menerpa wajah Risya. Sedetik pun Caka tidak melepaskan genggaman tangan nya pada Risya dan terus membimbing nya


"Kak Kita mau kemana sihhhh???" ucap Risya masih dalam keadaan mata ditutup kain hitam


"Menurut lah moy,,, nanti kamu juga tauuu sayang" jawab Caka


Tidak ada penolakan Risya terus mengikuti langkah Caka kemanapun dia membawanya


"Aaaahhh!!" Risya menjerit kala suaminya menggendong dengan tanpa permisi


Caka menggendong Risya dan membawanya masuk kedalam helikopter yang sudah menunggu mereka. Lalu Caka mendudukkan Risya dengan perlahan, tak lupa memakainya sabuk pengaman sebelum heli itu bergerak.


Risya kaget sekaligus takut karena baru pertama kali ini dirinya naik helikopter belum lagi tidak tau arahnya. Dengan sekuat tenaga Risya mencengkram lengan Caka karena sangat takut


"I'm afraid" ucap Risya


"It's oke honey,,, I beside you" ucap Caka yang kemudian mengecup Risya dengan lembut


"Kak,,, aku buka yahhh ini tutupnya,,," ucap Risya memohon ingin membuka penutup matanya


"No honey! kamu udah janji sama aku kan?! kalau kamu lepas sekarang, aku gak akan segan untuk membuatmu lemas di tempat ini juga!" ancam Caka dan sontak Risya langsung menutup mulutnya.


"Dasar mesum!" batin Risya mengatai caka


Caka hanya tersenyum ketika melihat Risya yang langsung terdiam setelah mendapat ancamannya.


Setengah jam perjalanan Risya malah tertidur pulas dengan bertumpuk ke pundak Caka. Caka pun menoleh kearah Risya dan tersenyum ketika melihat istrinya yang tertidur pulas di sampingnya. Caka memeriksa nafas Risya sudah teratur, lalu perlahan Caka melepaskan ikatan kain yang menutup mata cantik istrinya. Caka sengaja melakukan itu demi memberi kejutan untuk Risya.


Sebuah pulau pribadi milik caka, sudah semakin jelas terlihat. Pulau indah itu ditengah-tengah laut dengan hamparan pasir putih dan birunya laut yang membuat mata siapa saja yang memandang akan terpana.


Helikopter sudah mendarat dengan selamat, kemudian Caka dengan lembut membangunkan Risya yang masih tidur


"Sayang bangun,,," ucap Caka saat mengusap lembut wajah istrinya


"Emmm,,,, kita sudah sampai??" tanya Risya dengan suara serak dan menatap caka


"Udah" jawab Caka dengan tersenyum


Risya ikut tersenyum kemudian mengusap wajah Caka dengan lembut


"Manis sekali,,,, terima kasih udah dibuka kainnya" ucap Risya

__ADS_1


"Kita turun sekarang" ucap Caka dan Risya mengangguk


Kemudian Caka menggandeng Risya turun dari helikopter dan mata Risya langsung terperajat ketika dihadapannya terdapat tempat yang sangat indah namun sangat asing baginya. Risya terlihat bingung dan mengedarkan pandangannya kesekitar tepat itu


"Kita dimana kak?"tanya Risya


"Di pulau pribadi kita" jawab Caka


"What?! sejak kapan kak Caka punya pulau pribadi?!" tanya Risya kaget


"Belum lama ini,,, pulau ini milik temanku yang dijual padaku. Aku belum cerita karena ingin memberi kejutan padamu sayang" ucap Caka yang kemudian mengecup Risya dengan cepat.


Risya menoleh kearah Caka dan menatapnya dengan tatapan sulit dijelaskan


"Apa yang kamu pikirkan sayang??" tanya Caka dengan mencolek ujung hidung Risya


"Aku,,, aku tidak tau lagi bagaimana kayanya suamiku ini" ucap Risya


Caka terkekeh kecil melihat istrinya yang kebingungan sendiri seperti itu. Kemudian Caka Kembali mengecup Risya singkat dan menatapnya dengan dalam


"Tidak perlu di fikirkan, ini semua titipan Allah bukan milik suamimu sayang, di semua yang kita miliki ada bagian untuk orang lain. Yang jelas,,, kamu jangan khawatir, kamu dan anak-anak kita nanti tidak akan kekurangan" ucap caka menatap risya dengan cinta, Lalu Caka kembali mengajak Risya untuk berjalan menuju ke tempat penginapan yang tak jauh dari mereka berdiri sekarang.


Risya terus menerus menatap Caka, mengikuti kemana langkahnya pergi. Seolah masih tidak percaya jika suaminya seorang milyarder muda dengan kekayaan berlimpah ruah mungkin tidak akan habis sampai 7 turunan. Tapi satu hal yang membuat Risya terkagum-kagum dengan sosok Caka, meski bergelimang harta, dia tidak pernah merendahkan orang lain, dan Caka tidak pernah luput mensedekahkan hartanya untuk orang-orang yang membutuhkan.


Risya tidak sadar jika dirinya sudah di bawa kesebuah kamar yang cukup luas menghadap ke arah laut.


"Aaahhhh!" teriak Risya saat Caka Kembali menggendong nya dan dirinya baru sadar dari lamunan panjangnya.


"Kak,,,, turunkan aku!" ucap Risya kepada Caka


Perlahan Caka menurunkan Risya diatas tempat tidur yang sangat empuk, bahkan empuknya hampir sama seperti kasur di kamar Caka. Jantung Risya berdegup dengan sangat cepat saat Caka menatapnya dengan sangat dekat. Darahnya langsung berdesir saat Caka menyentuh wajah nya dengan sangat lembut, rasanya merinding di seluruh tubuhnya


"Kak,,, jangan begini,,,, aku gak kuatttt" ucap Risya berusaha mengontrol dirinya sendiri yang sudah terbawa arus cinta Caka


"Jangan di tahan,,,, lepasin aja,,,," jawab Caka santai dengan terus menjamah istrinya.


Ntah kapan Caka melakukan nya, kini Risya sudah hampir tidak memakai apapun karena Caka sama sekali tidak ingin melepaskan Risya


"Kita akan membuat anak yang banyak sayang!" bisik Caka dan membuat Risya tambah meremang. Dada Risya terasa begitu sesak, aroma mint menyeruak memenuhi dirinya. Rasanya sangat manis bahkan Risya ingin terus merasakannya. Disaat Risya begitu menikmati manisnya, Caka malah melepaskannya begitu saja, hingga membuat Risya merasa kehilangan.


Caka begitu menikmati wajah Risya yang berubah memerah dan memohon kepada Caka untuk menyentuh nya lebih.


"Kamu sudah sangat siap sayang,,,," ucap Caka

__ADS_1


Risya tidak mampu menjawab lagi, dirinya benar-benar sudah kehilangan kesadaran. Pikiran dan hatinya sudah dipenuhi kabut cinta yang meluap-luap.


Risya membuka mata sayunya dan memohon dihadapan suaminya, namun Caka masih terus ingin menggodanya.


"Kak,,,,,," ucap Risya yang sudah hampir menangis karena Caka tak kunjung memberikannya


Tanpa menunggu lagi, Caka langsung membawa Risya mengarungi manisnya surga dunia. Tak henti-hentinya meneguk manisnya cinta, dan hanyut kedalam gelora cinta yang membara.


Risya merasa Caka begitu menginginkan nya, seolah tidak pernah puas, dia ingin meneguk lagi dan lagi manisnya madu cinta mereka. Hingga akhirnya Caka tergolek lemas di samping Risya dan sudah memejamkan matanya.


"Akhirnya setelah sekian purnama, dia tepar juga,,," ucap Risya dengan lirih saat menyentuh lembut wajah Caka.


Caka hanya menggeliat kecil saat merasakan sesuatu yang lembut menyentuh dirinya. Lalu Risya bangun dari tidurnya dan beranjak dari tempat tidur itu menuju ke kamar mandi. Tak lupa Risya memunguti pakaiannya yang berceceran di lantai dan menaruhnya di keranjang baju kotor


Risya membuka pintu kamar mandi dan matanya langsung disuguhkan dengan pemandangan bathub yang besar dengan aroma wangi lavender di kamar mandi itu. Lalu Risya mendekat kearah bathup dan melihat disana banyak kelopak bunga mawar bertebaran didalamnya. Risya tersenyum lalu mengisi air hangat kedalam bathub itu lalu menambahkan busa dan wewangian kedalamnya. Setelah itu Risya masuk dan berendam didalamnya.


"Rasanya pegal semua,,," ucap Risya memijit lengan juga pundaknya sendiri


Risya tersenyum kala mengingat bagaimana manisnya Caka memperlakukan. Bahkan Risya jadi senyum-senyum sendiri seperti orang yang tengah jatuh cinta


"Bagaimana bisa,, dia,,, membuatku jatuh cinta setiap saat?!" ucap Risya dengan masih terus tersenyum


"Dia,,, benar-benar membuatku gila!" ucap Risya lagi saat masih bisa mengingat dengan jelas pergulatan yang belum lama tadi dilakukan nya bersama Caka. Bahkan aroma dan rasanya masih terus menempel pada dirinya.


"Apa aku membuatmu gila sayang??" ucap Caka saat sudah masuk kedalam bathub tanpa disadari oleh Risya


Risya terlonjak saat Caka memeluknya dari belakang


"Kak Caka?!"


.


.


.


Bersambung,,,,,,,,


...Setelah baca, jangan lupa like yah ( 👍) komentar (📝) dibawah, terus simpan di rak buku kalian(❤️) biar uni makin semangat nulisnya!! Kalian senang, uni juga senang😍......


...❤️ Terima kasih sudah mampir,...


...Semoga Suka❤️...

__ADS_1


__ADS_2