Pura Pura Jatuh Cinta

Pura Pura Jatuh Cinta
Akal-Akalan Caka


__ADS_3

Warning dulu ah!!! 🔞


Dihari berikutnya,,,,,,


Pagi itu Risya sudah turun ke bawah setelah menjalankan ibadah subuhnya. Sementara Caka masih berada di kamar dan tengah sibuk didepan iPad miliknya. Hari ini Weekend dan Caka tidak ada kegiatan dihari weekend seperti ini.


"Masak apa bik?!" tanya Risya


"Ini non,,, bibik masak lontong sayur,,, kemarin mang Ucup ambil buah nangka di kebun belakang rumah kami" ucap bik asih


"Wahh enak nihh,,, Aku bantu ya,,," ucap Risya yang kemudian membantu bibik membungkus beras kedalam daun pisang yang akan dijadikan lontongnya. Sementara bibik meracik bumbu untuk sayur lontongnya nanti. Setelah selesai membungkusnya, kemudian dimasukkan kedalam panci lalu direbusnya. Sementara sayurnya sudah matang dan di letakkan diatas meja.


Caka baru turun dari kamar atas dan menghampiri Risya yang tengah duduk sembari menikmati buah-buahan


"Masak apa bik?" tanya Caka saat melihat bik asih tengah menggoreng kerupuk merah


"Lontong sayur den" jawab bibik


"Lalu Caka mengeluarkan selembar uang seratus ribu dan memberikannya kepada bik Asih


"Bik, tolong belikan sate kambing ya,,, sampe dapet" ucap Caka dan membuat Risya juga bibik membulat


"Hah? sate kambing?! sepagi ini den?!' tanya bik asih tidak percaya


"Iya,, sate kambing, sampe dapat ya,,, ajak mang Ucup ke pasar pasti disana ada yang jual satenya" jawab Caka yang kemudian duduk dan ikut Risya menikmati buah didepan mereka


"Baik den" jawab bik asih yang kemudian mematikan kompor lalu keluar rumah dan tinggallah Risya bersama Caka saja berdua.


Merasa tidak enak, Risya beranjak dan membuka panci memeriksa lontongnya apa sudah matang atau belum. Risya melihat lontong itu belum matang betul lalu dia menutupnya kembali dan akan berbalik namun dirinya malah terbentur dada Caka didepannya


"Astagfirullah!!! seneng banget sih berdiri dibelakang orang!!" Sarkas Risya saat mendongak keatas dan melihat wajah Caka yang menjengkelkan


Sebenarnya Caka sedikit kesal kepada Risya, sedari bangun tidur Risya tidak menyapanya sama sekali bahkan melihatnya saja tidak. Caka merasa tidak dianggap dirumah itu,


"Kenapa sih kamu diemin aku?!" tanya Caka


"Ya terserah aku kali!! justru kamu itu harus bersyukur karena aku gak ganggu hidup kamu!! dan kamu gak usah ganggu hidup aku!" jawab Risya


"Kamu masih marah soal semalem?!" tanya Caka


"Jelas aku marah!! enak saja kamu memanfaatkan ku disaat aku tidur!!! dan kamu seenaknya ngegrep aku!!" Sarkas Risya

__ADS_1


Kemudian Caka mengangkat Risya dan mendudukkannya diatas meja


"Mesum!!!!" sarkas Risya kemudian tangan Caka mengunci tubuh kecil Risya di samping kanan dan kirinya. Risya jadi menciut ketika tatapan Caka tajam menusuknya


"Apa aku salah jika menyentuh istriku sendiri?!" tanya Caka saat Risya menatapnya


Risya tidak menjawab tapi hatinya menjawab "Tidak salah"


"Tapi kita tidak saling cinta!" jawab Risya


"Kamu tau, Trisno Ono jalaran Songko kulino?" tanya Caka


"Gak ngerti!" jawab Risya


"Cinta itu ada karena terbiasa" jawab Caka


"Aku gak percaya!" jawab Risya menyembunyikan kegugupannya saat Caka semakin mendekat


"Minggir gak!! atau kamu mau merasakan tendangan ku lagi?!" Hardik Risya mendorong Caka namun percuma dia tidak bisa membuat Caka menjauh


"Kalau kamu tendang lagi, maka kehidupanmu kedepan akan terancam! kalau aset ku rusak?, maka kamu juga yang akan rugi!" jawab Caka yang kemudian ingin mencium Risya namun Risya menoleh dan hanya mengenai pipinya.


"Aku,,, aku belum siap! lagian,,, kita baru kenal! dan aku mau menikah dengan mu juga karena kamu memaksaku!" jawab Risya dengan masih menoleh kesamping


"Bener-bener gila!!" batin Risya berontak namun Caka memeluknya dengan sangat erat dan membuat Risya tak mampu melepaskan dirinya. Caka membuat Risya terbuai dan membuatnya semakin melemah , Caka benar-benar membuat otak waras Risya menjadi ikut menggila seperti dirinya.


Tanpa disadari Risya Caka sudah melepaskan pakaian atas dan juga kacamata milik risya menyisakan tank top putih miliknya, lalu Caka masuk kedalamnya. Caka kembali menyelusuri jalan mulus dan berhenti sesaat di tempat-tempat indah yang membuat Risya menginginkan lebih. Tidak ketinggalan kali ini Caka meninggalkan jejak-jejak nya di setiap tempat yang diinginkannya


"Ahhh,,,, jangan digigit mesum!" ucap Risya merancau dengan mencakar punggung Caka saat Caka mengigit kecil sesuatu yang menggoda hasrat nya


"ASTAGFIRULLAH!!!!!!!! ANAK NAKAL!!!!!!" Teriak mama Debby saat melihat Anaknya masuk kedalam tank top istrinya, dan sudah bisa ditebak apa yang dilakukan anak nakalnya itu. Sontak Caka keluar dari dalam tank top dan keduanya menoleh ke samping dengan nafas memburu juga wajah memerah.


"Mama?!"Ucap Caka kaget bukan main saat melihat mama Debby berdiri tegak membawa 2 kantong plastik putih.


"Kayak gak ada kamar aja!!! cepat pake baju! papamu akan masuk!!" ucap mama Debby yang ingin marah, kesal, tertawa, senang dan semua menjadi satu saat itu.


Kemudian dengan cepat Caka memunguti pakaian Risya yang terlempar diatas rak, dan kacamatanya yang ada di atas kulkas. Risya benar-benar malu, sangat-sangat malu karena ikut-ikutan terbawa kemesuman Caka, dan parahnya kali ini dipergoki mama mertuanya. Lalu Risya turun dari meja dan mengenakan pakaiannya tanpa bisa bicara apapun saat itu.


"Anak ini benar-benar nakal!!!!" ucap mama Debby mencubit perut Caka


"Ouhh!! sakit ma!" ringis Caka

__ADS_1


"Kalau ada bik Asih sama mang Ucup gimana coba?!" Sarkas mama


"Mereka lagi ke kutub Utara buat beli sate kambing!!' Jawab Caka yang kemudian mencium pipi Risya lalu berlari meninggalkan nya dan lagi-lagi Risya membulat dibuatnya.


"Hah??" ucap mama Kaget namun Caka sudah menghilang dari dapur dan terjadilah kecanggungan dihati Risya karena ada mama mertuanya


"Bik asih sama mang Ucup kemana Ris?!" tanya mama sembari meletakkan kedua kantong plastik diatas meja


"Beli sate kambing pesenan kak Caka ma" jawab Risya


"Bahahahah!!! mana ada sate sepagi ini?! itu pasti cuma akal-akalan Caka!!" ucap mama Debby yang tidak bisa lagi menahan tawanya. Sementara Risya hanya tersenyum kaku saat itu


"Udah biasa aja,,, itu sering terjadi kok apalagi pengantin baru,, cuma saran mama, lebih amannya di kamar aja, jadi gak ada yang lihat. Masih untung mama yang lihat, la kalau yang lainnya gimana coba?!" ucap mama Debby


"Iya ma" jawab Risya


"INI SEMUA GARA-GARA ANAK MESUM MAMA TAU GAK!!!" batin Risya menahan kesal karena kelakuan Mesum Caka.


Sementara itu Caka tengah berbincang bersama papa Dave di ruang tamu


"Ini dokumen yang papa janjikan padamu" ucap papa Dave memberikan dokumen pengalihan kekuasaan perusahaan Surya Farma kepada Caka.


Lalu Caka membuka dokumen itu dan membacanya dengan seksama, Caka tersenyum kecil saat disana sudah tertera perusahaan Surya Farma sudah menjadi miliknya.


"Terima Kasih Pa" ucap Caka


Kemudian Caka dan papa Dave menandatangani dokumen itu lalu buru-buru Caka membawanya ke ruang kerjanya. Dia tidak mau jika Risya tau secepat itu jika dirinya sudah mendapatkan perusahaan papanya.


Tak lama kemudian Caka kembali keruang tamu namun papa, mama dan Risya tidak ada /lalu Caka ke ruang makan dan ternyata mereka ada disana. Kemudian mereka sarapan bersama di meja makan, sementara bik Asih dan mang Ucup belum juga kembali kerumah dan ntah kemana mereka mencari sate kambing sepagi itu.


.


.


.


Bersambung,,,,,,,,,


...Setelah baca, jangan lupa like yah ( 👍) komentar (📝) dibawah, terus simpan di rak buku kalian(❤️) biar uni makin semangat nulisnya!! Kalian senang, uni juga senang😍......


...❤️ Terima kasih sudah mampir,...

__ADS_1


...Semoga Suka❤️...


__ADS_2