Pura Pura Jatuh Cinta

Pura Pura Jatuh Cinta
Malam Penjamuan


__ADS_3

Malam menjelang,,,,,


Risya dan Caka baru saja selesai bersiap untuk menghadiri penjamuan salah satu kolega Caka yang diadakan malam ini setelah mereka selesai menjalankan ibadah Isya' tadi. Setelah selesai bersiap, Caka menggandeng Risya menuju ke depan rumah dan akan segera berangkat.


"Kamu cantik banget sayang" ucap Caka memuji Risya


"Terima kasih kak" ucap Risya tersipu malu.


Sesaat Caka menatap Risya, Risya pun yang ditatap sedikit salah tingkah. Dia merasa ada yang salah pada dirinya. Lalu Caka mengusap bibir Risya dengan jari jempol nya dan menghapus listrik pink Cherry Risya yang menggoda matanya


"Sudah ku bilang, jangan pakai lipstik merah begini!" ucap Caka


"Hmm baiklah,,, besok aku beli listrik warna hitam!" Jawab Risya kesal terhadap Caka


Caka tidak memperdulikan ucapan Risya dan dia langsung membuka pintu mobil lalu Risya masuk kedalamnya. Tak lama Caka pun sudah berada di kursi kemudi dan menjalankan mobilnya menuju ke hotel Santika tempat diadakannya penjamuan malam ini.


Sepanjang perjalanan tangan Caka tetap menyetir mobil sementara satunya masih betah menggenggam tangan Risya. Risya juga membiarkan Caka melakukannya


"Inget yah,,, di penjamuan nanti, kamu gak boleh jauh-jauh dariku. Karena akan banyak orang-orang disana nanti" ucap Caka saat mobil mereka sudah sampai di hotel


"Iya iya kak,,, aku ngerti kok" Jawab Risya


"Bagusss,,, ayo kita turun" ucap Caka yang kemudian keduanya turun dan berjalan menuju ke ruangan yanga sudah banyak berkumpul para orang-orang penting.


Saat mereka sampai di depan pintu, pelayan pun mempersilahkan mereka masuk kedalam dan menikmati penjamuan malam ini.


"Tuan Cakaaaa"


"Oh,,, tuan Angga,,, apa kabar tuan?" tanya Caka saat bertemu dengan salah satu kolega bisnis nya.


"Alhamdulillah baik,,,, perkenalkan ini Maudy, istri saya" ucap Angga saat memperkenalkan wanita di sampingnya


Caka dan Risya tersenyum saat istri tuan Angga tersenyum kepada mereka


"Ini istri saya,,, namanya Risya" ucap Caka saat memperkenalkan Risya. Kemudian mereka berbincang hangat.


Beberapa menit kemudian istri tuan Angga mengajak Risya untuk bergabung dengan wanita-wanita lain yang ada di penjamuan itu, tidak lain mereka adalah para istri dari para orang-orang penting yang hadir di pesta itu. Risya pun tidak menolak dan meminta izin kepada Caka untuk ikut bergabung, lalu Caka memberikan izin kepada Risya.


Terlihat Risya sudah bisa menyesuaikan dirinya didalam penjamuan malam itu. Risya sudah bisa membaur dengan para istri-istri dari kolega suaminya. Meski ini baru pertama kali, tapi Risya dengan cepat mempelajari situasi dan kondisi saat itu, satu hal yang tidak di sukai Risya saat membaur dengan para istri-istri kolega Caka yaitu, mereka seperti saling mengunggulkan diri, kekayaan dan juga pendidikan keluarga nya. Sementara Risya lebih memilih untuk tidak terlalu banyak bicara.

__ADS_1


"Mbak Risya,,, haus gak?" tanya Maudy


"Sedikit mbak,,," jawab Risya


"Ayo kita ambil minum disana, dan cemilan" ucap Maudy


"Emm,,,, boleh" jawab Risya


Kemudian Risya dan Maudy pamit kepada teman-teman yang lain untuk mengambil minuman dan juga cemilan di meja khusus makanan dan minuman. Saat Risya akan mengambil orange jus, seorang pria tidak sengaja menyenggol lengannya


"Maaf"


Risya menoleh dan melihat siapa yang menyenggol nya


"Alvin?!" ucap Risya kaget ketika melihat Alvin juga ada disana


"Hai Ris,,,,, kamu,,, ada disini juga?!" ucap Alvin dengan begitu senang saat melihat Risya


"Iya,,,,," jawab Risya


"Kamu dengan siapa?" tanya Alvin


"Aku kesini bersama,,,,,,,,," ucap Risya terbata


Beberapa saat yang lalu,,,,,,


Beberapa kali caka melihat Risya masih berbincang bersama para wanita, namun sesaat kemudian Caka melihat Risya dan Maudy pergi kearah meja makan. Di arah lain Caka melihat sosok Alvin juga tengah mengarah ke meja makan yang sama seperti Risya. Kemudian Caka pamit kepada koleganya dan segera berjalan menyusul Risya.


"Suami?!" Ucap Alvin kaget


"Iya Vin,,, kenalin ini Kak Caka suami aku,,, Sebenarnya kami belum lama menikah, dan belum bisa kasih undangan ke temen-temen lain. Mungkin nanti saat kami mengadakan resepsi pernikahan" ucap Risya merasa tidak enak.


Deg!


Jantung Alvin terasa diremas-remas saat mendengar ucapan Risya. Hatinya hancur berkeping-keping karena cintanya bertepuk sebelah tangan dan Risya sudah menjadi milik pria lain.


"Selamat ya Ris" ucap Alvin dengan sangat berat


"Iyah,,,, terima kasih" Jawab Risya sedikit kaku

__ADS_1


"Selamat malam semuanya,,,,, mari silahkan berkumpul di tengah semuanya" ucap Tuan Baskoro sebagai pengada acara penjamuan malam ini.


Tidak ingin membiarkan Alvin berlama-lama menatap istrinya, Caka langsung mengajak Risya untuk berkumpul di tengah menyusul yang lainnya. Sementara Alvin masih berdiri menatap kepergian Risya dan juga Caka. Ntah dari mana sosok Sandra tiba-tiba muncul dan menghampiri Alvin saat itu, namun Sandra tidak bodoh, dia pun mengenakan topeng untuk menyamarkan wajahnya agar tidak dikenali


"Ehm,,, sepertinya,,, tuan sangat kaget dengan kabar pernikahan Risya dan Caka,,,, dan sepertinya anda memiliki perasaaan lain kepada Risya" ucap Sandra


"Siapa kamu?!" Sarkas Alvin


"Anda tidak perlu tau tuan,,,,, jika anda mau mendapatkan Risya,,, saya bisa membantu anda" ucap Sandra


"Apa maksudmu?! jangan berbelit-belit!" Sarkas Alvin


"Saya bisa membantu anda untuk mendapatkan Risya dan setelah nanti anda sudah mendapatkan Risya anda harus janji untuk membawa Risya pergi jauh sejauh-jauhnya dari kehidupan Caka! Bagaimana?!" tanya Sandra


"Baik! aku akan membawa Risya pergi jauh setelah aku mendapatkan nya!" jawab Alvin


"Baiklah kalau begitu,,,,Berikan kartu nama anda" ucap Sandra, lalu Alvin memberikan kartu namanya kepada Sandra, setelah itu Sandra pergi dari acara itu dan Alvin berjalan menuju ke tengah acara.


Sesekali Alvin melirik kearah Risya dan Caka, hatinya semakin memanas saat melihat Risya bergelayutan mesra sementara tangan Caka terus merengkuh pinggang Risya tanpa ingin melepaskan nya sedetik pun. Keduanya tidak peduli dengan orang-orang di sekitarnya karena bukan hanya mereka berdua yang seperti itu namun banyak pasangan lainnya yang juga begitu.


"Kenapa kamu tidak pernah melihatku Ris,,?? padahal selama ini, aku selalu memperhatikan mu dan selalu ada di sampingmu. Kenapa kamu lebih memilih dia? Apa kurangnya aku?" Batin Alvin saat melihat Risya tertawa dengan memukul dada Caka dengan manja. Terlihat keduanya saling berbisik dan sesekali Caka mencuri kecupan di pipi Risya.


Alvin kembali teringat masa-masa dulu saat dia dan Risya masih sering bersama dalam menyelesaikan kuliah mereka. Sebenarnya bukan hanya mereka berdua, karena masih ada teman-teman yang lain, namun Alvin sangat terlihat lebih condong memperhatikan Risya dan selalu ada disaat Risya membutuhkan pertolongan. Hingga kebersamaan itu menumbuhkan rasa cinta di hati Alvin.


Tidak tahan melihat kemesraan Risya dan caka, akhirnya Alvin memilih untuk pergi meninggalkan penjamuan itu lebih dulu.


.


.


.


.


Bersambung,,,,,,,,


Mampir ke Novel baru uni yukkk,,, Judulnya SKANDAL CINTA. Mampir yahhhh😍


...Setelah baca, jangan lupa like yah ( 👍) komentar (📝) dibawah, terus simpan di rak buku kalian(❤️) biar uni makin semangat nulisnya!! Kalian senang, uni juga senang😍......

__ADS_1


...❤️ Terima kasih sudah mampir,...


...Semoga Suka❤️...


__ADS_2