
sepanjang perjalanan pulang ke istana empat pangeran sinyya dan xianyi tidak pernah berbicara sepatah kata pun satu sama lain, xianyi hanya terdiam datar tanpa ekspresi seraya memacu kudanya, sedangkan sinyya dalam hatinya terus saja berdetak kencang karena merasa khawatir dia sudah ketahuan keluar dari kediaman empat pangeran entah apa nanti yang akan mereka lakukan pada nya.
habislah aku,niatnya mau ke rumah perdana mentri tapi kenapa aku malah terjebak satu kuda dengan pangeran pertama,entah apa yg akan mereka lakukan kali ini kepadaku karena sudan menyelinap keluar di malam-malam tanpa izin
xianyi yg melihat tingkah sinyya yang sepertinya tengah resah,hanya mengerutkan alisnya, sepertinya wanita itu tengah resah karena telah ketahuan keluar malam-malam dari istana pangeran
tidak lama kemudian mereka sampai di gerbang istana pangeran
suara lantang penjaga gerbang terdengar mengumumkan kepulangannya
saat pintu gerbang kediaman istana pangeran terbuka terlihat pengawal,pelayan,dan ke tiga pangeran,tengah berdiri menyambut kedatangannya
semua orang sontak kaget melihat xianyi tengah membawa seseorang di kudanya
__ADS_1
dari postur tubuhnya mereka yakin bahwa itu adalah seorang wanita yang wajahnya ta terlihat karena tertutup oleh tudung, tidak terkecuali ke tiga pangeran pandangan mereka tertuju pada pangeran xianyi yang turun dari kudanya lalu mengulurkan tangannya untuk menuntun wanita itu turun dari kudanya
bisik bisik mulai terdengar dari pelayan dan pengawal,mereka beranggapan bahwa pangeran ,xianyi menemukan seseorang yg dia cintai saat perang di perbatasan dan membawanya kembali ke kediaman ke empat pangeran untuk menjadikannya selir pangeran xianyi
namun tanggapan ke tiga pangeran hanya diam saja di tempat seraya terus memandangi siapa orang yang tengah kakak nya bawa ke istana,atau perempuan seperti apa yg dapat memenangkan hati kakaknya yg begitu dingin sampai di bawa ke istana oleh kakaknya
namun saat perempuan itu membuka tudungnya,semua orang terdiam begitupun ke tiga pangeran mereka melotot terkejut melihat orang yang ikut pulang bersama pangeran xianyi adalah sinyya
bagai mana mereka tidak terkejut,mereka kira sinyya tengah istirahat di kediamannya dan tidak ingin di ganggu,ketika mereka datangi saat ingin menyuruhnya ikut menyambut kedatangan xianyi.setelah itu mereka memutuskan untuk kembali dan menyambutnya sendiri karena takut menganggu istirahat sinyya,mereka pikir mungkin sinyya masih belum pulih dari sakitnya hingga sinyya memerintahkan pelayannya untuk jangan mengizinkan siapapun masuk dan mengganggunya,namun sekarang apa yang mereka lihat sinyya tengah berdiri di sebelah kakak tertuanya setelah turun dari kuda yang sama
sinyya menutup matanya,dia merasa seperti akan di kulit melihat tatapan ke tiga pangeran,ah tapi sepertinya hanya ke dua pangeran sajalah yang menatap nya begitu, pangeran lu chenyu malah memandang nya dengan tatapan bingung plus khawatir
apa yg harus aku katakan kepada mereka,mana mungkin aku bicara sejujurnya bahwa aku ingin menemui ayah,entah apa yg akan mereka lakukan kepadaku jika mengetahui aku keluar dari kediaman tanpa izin di tengah malam,apa lagi untuk menemui ayah mereka kan sangat membenci ayah si pemilik tubuh asli ini karena masih beranggapan bahwa dialah yg menyebabkan ibunda mereka bunuh diri pikir sinyya
__ADS_1
sedangkan xianyi hanya berdiri diam tanpa ingin menjelaskan apapun,bagai mana ia bisa berakhir dengan pulang bersama sinyya,xianyi menatap sinyya sekilas, wanita itu tengah menunduk memainkan jari tangannya
"apakah kau berniat kabur dari kediaman dan tertangkap oleh kak xianyi lalu di bawa pulang olehnya" ucap pangeran ke tiga lu tinyu memandang sinyya dengan tatapan menyelidik
"iya dan apakah kau juga berbohong kepada kami bahwa kau sedang istirahat dan tidak ingin di ganggu agar kami tidak datang ke kediaman mu untuk memergoki mu yang telah kabur dari istana pangeran,karena tidak mungkin kalau kau keluar untuk menjemput kakak tertua, kami belum ada yg memberitahumu bahwa kak xianyi akan pulang malam ini" lanjut pangeran ke dua lu tian datar
Jlebbb
sinyya bagai di sambar petir
bagaimana mereka tau bahwa itu cuma tipuan dan tebakan mereka semuanya benar walau aku memang tidak ada niat buat kabur tapi mengapa rasanya aku seperti benar-benar yang mereka bicarakan,lalu berakhir tertangkap basah oleh pangeran xianyi
"sudahlah kakak tenang dulu,kita dengarkan dulu penjelasan sinyya jangan terburu buru menuduhnya,aku yakin sinyya tidak ada maksud untuk kabur dari sini" lerai pangeran chenyu membela sinyya,ia kasihan melihat sinyya tersudutkan seperti ini
__ADS_1
"tapi-" sebelum pangeran lu tinyu melanjutkan perkataanya,ia di potong oleh pangeran xianyi
"sinyya keluar untuk menjemput ku,aku yang memintanya keluar, dengan mengabarinya menggunakan burung merpati" ucap xianyi datar tanpa menoleh kepada sinyya,seraya melepas genggaman tangannya yang sedari tadi masih menempel erat pada tangan sinyya