
Saat ini lu tian telah selesai melakukan aktifitas mandinya,ia tengah memandangi sinyya yang tengah mengambilkan makanan ke atas piring milik nya
Brakk~
suara benturan pintu terdengar keras mengalihkan perhatian mereka
Lu tinyu mengatur nafasnya yang memburu di ambang pintu,ia menatap tajam ke arah dua orang yang kini tengah menatapnya juga
glek
sinyya menelan ludahnya kasar,mengapa ia seperti tengah terciduk selingkuh bersama suaminya sendiri
lu tian mendengus melihat lu tinyu yang kini tengah berjalan menghampiri mereka
"aku akan makan di sini"ketus lu tinyu mendudukkan diri di samping sinyya
sinyya memandang pria itu heran
"apakah kau belum sarapan sedari pagi?ini kan sudah mau menjelang siang?"tanya sinyya
"apakah itu penting?.intinya aku akan ikut makan di sini"tekan lu tinyu seraya menatap tajam ke arah lu tian
sinyya makin tak mengerti di buat nya
"hmm,baiklah"ujar sinyya menganggukkan kepalanya, lantas ia memberikan piring yang sudah terisi makanan ke arah lu tian
sinyya kembali duduk di tempatnya dengan di himpit oleh lu tian dan juga lu tinyu di ke dua sisinya, berniat memulai acara makan nya
namun tiba-tiba ia merasa bulu kuduknya merinding,ia berbalik menatap lu tinyu yang ternyata tengah menatap nya juga dengan tajam
"mengapa kau sangat pilih kasih?.mengapa hanya ka lu tian saja yang kau ambilkan makanan?.jika kau lupa aku juga suamimu"tekan lu tinyu
sinyya meringis di buatnya,aish dia melupakan suaminya yang satu ini, karena terlalu lapar
__ADS_1
dengan cepat sinyya mengambil piring kosong untuk lu tinyu,namun tangannya malah tepis olehnya
"tidak perlu"ujar lu tinyu datar
sinyya memandang jengkel ke arah lu tinyu,ada apa lagi dengannya,tadi saja koar-koar ketika ia tak sengaja melupakannya,lalu sekarang tangannya malah di tepis ketika ingin mengambil kan makanan untuk dirinya
lu tian masih fokus terhadap makanannya tanpa mau repot-repot memperhatikan perdebatan di sebelahnya
"sekarang apa?"tanya sinyya sudah kepalang kesal,ia sudah sangat lapar saat ini
"gunakan tangan mu"
sinyya memandang cengo lu tinyu tak mengerti
"hah?"
"suapi aku"
lu tian mendengus mendengar itu
sinyya memutarkan bola mata nya malas,tanpa basa-basi langsung menyuapi lu tinyu mengunakan tangannya dalam satu piring yang sama
lu tinyu memandang mengejek ke arah lu tian ketika satu suapan dari sinyya berhasil masuk ke mulutnya
lu tian mendengus melihat itu
"ekhem"
lu tian berdehem mengalihkan ekstensi sinyya dari menyuapi lu tinyu,menjadi menatap ke arahnya
sinyya menaikan sebelah alisnya seperti tengah bertanya,apa?
"suapi aku juga"
__ADS_1
lu tinyu tersedak makanannya,dengan segera sinyya memberikan air minum dan menepuk punggung lu tinyu
lu tinyu memandang jengkel ke arah lu tian
"bukankah kau tengah makan juga?" jawab sinyya heran sesudah menepuk punggung lu tinyu
"ashhh"lu tian tiba-tiba meringis
"ada apa dengan mu?"tanya sinyya heran
"tanganku sakit,tadi aku terpeleset lalu tanganku terpentok bak mandi" ujar lu tian melas seraya memperlihatkan tangannya yang membiru
yang di katakan lu tian memang benar ia tak berbohong,jikalau tangannya membiru,hanya saja itu bukan di sebabkan karena terpeleset saat tengah mandi,ia tak seceroboh itu hingga menyebabkan tangannya membiru,itu adalah bekas ia latihan berpedang,sudah beberapa hari lalu memang hanya saja bekas biru nya masih terlihat,sebagai panglima ia sudah terbiasa mendapatkan luka tersebut malah ini hanya hal kecil baginya,ia hanya menjadikannya sebuah alasan saja agar sinyya dapat menyuapinya juga
sinyya menatap khawatir ke arah lu tian
"baiklah sekarang kau makan terlebih dahulu,setelah itu aku akan mengobati memar yang berada di tangan mu" ujar sinyya seraya memberi suapan ke pada lu tian
lu tian hanya mengangguk menanggapi sinyya, matanya menatap lu tinyu mengejek
seperti berkata satu sama
"cih alasan"cibir lu tinyu seraya melempar acar ke arah wajah lu tian
lu tian yang tidak terima kembali melempar lu tinyu dengan acar yang ada di hadapannya,terjadilah perang lempar-lemparan acar di antara mereka
membuat sinyya yang berada di tengah-tengah mereka menjadi geram di buat nya
Brakk~
sinyya menggebrak meja makan itu dengan tangannya, membuat lu tian serta lu tinyu terdiam seketika,sinyya menatap tajam ke dua suaminya hidungnya kembang kempis menandakan ia tengah emosi
"jika kalian masih ingin bertengkar. keluar dari kamar ku sekarang."ujar sinyya tajam
__ADS_1
mereka menelan ludahnya gugup, melihat sinyya yang tengah emosi menatap nya