
Dengan antusias sinyya menerima suapan kue pay dari tangan lu tian.lu chenyu dan lu xianyi tersenyum menatap sinyya yang terlihat bahagia, sepertinya wanita itu telah menikmati waktunya
Blasss
Setttt
"sinyya!!!" teriakan berseruan terdengar menyebutkan kan nama sinyya dengan serempak.ketika melihat sebuah anak panah melesat ke arah wanita itu
"aku tak apa-apa" ujar sinyya dengan sebuah anak panah di genggamannya.
Nafas lega terdengar dari mereka,ketika melihat sinyya baik-baik saja dalam pelukan lu tian
sinyya tersenyum ke arah mereka yang terlihat tengah menghawatirkan nya.sebenarnya ia sempat terkejut ketika melihat sebuah anak panah melesat tepat ke arahnya,sama seperti yang lainnya.untungnya dia menguasai bela diri ketika di kehidupannya yang lalu.sehingga dengan reflek ia menangkap anak panah itu,sebelum ia berhasil di tarik untuk menghindar oleh lu tian
setelah melihat sinyya yang terlihat baik-baik saja,mereka beralih memandang kesekitar dengan waspada mencari tahu dari mana anak panah itu berasal.
Lu tian mengeratkan dekapannya di tubuh sinyya,menjatuhkan wajahnya di ceruk leher wanita itu, seraya berucap lirih"sungguh.aku sangat takut terjadi sesuatu padamu"
sinyya mengusap kepala lu tian yang tengah memeluknya dari belakang,dengan sebelah tangannya yang terbebas"aku tidak apa-apa,jadi tenanglah" ucap sinyya menenangkan
ekstensi mereka teralih ketika mendengar suara lu tinyu yang mendekat
"apa kalian tidak apa-apa?" tanya lu tinyu setelah sampai, dengan nafas terengah-engah,ia menatap semua orang yang berada di hadapannya yang terlihat dalam ke adaan baik-baik saja,sampai akhirnya matanya terpusat pada sinyya yang berada pada dekapan lu tian
"pangeran!!" seru xin luo dari arah belakang lu tinyu.matanya menatap lu tinyu yang tengah terdiam dengan pandangan menatap ke arah depan.lalu ia melirik ke lima orang yang berada di hadapannya bergantian.hingga tatapannya berhenti pada seorang wanita yang tengah menggenggam anak panah,berada dalam dekapan lu tian
"ya kami tidak apa-apa"
lu tinyu tersadar dari lamunannya ketika mendengar jawaban yang melegakan,ia beralih menatap lu xianyi "tadi aku melihat sebuah anak panah melesat ke arah sini.berasal dari atas pohon, aku sudah mengejar orang itu namun aku ke kehilangan jejak saat mengejarnya,ia memakai baju berwarna hitam dengan sebagian wajah yang di tutupi oleh kain"
__ADS_1
"akan aku kejar"ujar shen tiansu hendak berlalu
"tidak perlu,aku yakin mereka sudah kabur.ketika melihat anak panahnya melesat tidak mengenai target" ucap lu xianyi menghentikan
mereka terdiam mendengar penuturan lu xianyi.sinyya yang sudah terlepas dari dekapan lu tian,meneliti anak panah yang berada di tangannya.seketika ia menjadi terheran ketika melihat sebuah simbol ukiran asing di ujung anak panah itu.
lantas ia mendongak menatap lu xianyi "apakah ukiran ini mempunyai arti tertentu" sinyya memandang mereka bergantian
lu tian mengambil anak panah yang berada di tangan sinyya,ia menatap ukiran yang di sebutkan sinyya tadi
"naga emas"gumam lu tian yang masih bisa di dengar oleh semua orang
Lu xianyi bejalan mendekati sinyya dan lu tian
"simbol pembunuh bayaran naga bulan" ujar lu xianyi pelan setelah ikut melihat simbol yang terdapat pada anak panah itu. membuat semua orang beralih menatapnya
"bukankah organisasi itu, sudah lama tak beroperasi?" tanya lu tinyu heran
"ya,kau benar.organisasi mereka tidak pernah di bubarkan.hanya saja untuk memberikan kliennya bantuan.mereka meminta imbalan yang sangat sulit,hingga hanya sedikit orang saja yang bisa menggunkan jasa mereka, sampai akhirnya hal itu menjadi sangat mustahil untuk seseorang membuat mereka membantu nya dalam menjalankan rencana"
"mereka bukannya tak beroperasi lagi,hanya saja belum ada orang yang mampu untuk menyewa mereka dalam melaksanakan tugas"
"lalu jika begitu,siapa yang menargetkan sinyya?, sampai-sampai bisa menggunakan organisasi pembunuh bayaran mereka sebagai alat perantara?" pertanyaan lu chenyu membuat mereka seketika terdiam memikirkan itu
"apa maksud mu.menargetkan sinyya?"heran lu tinyu menatap semua orang yang ada di sana.bukankah pembunuh bayaran tadi menargetkan para pangeran,atau mungkin kemungkinan paling besar adalah lu xianyi atau lu tian, sebagaimana merekalah yang terlihat lebih banyak berkonflik di medan perang. sehingga tidak sedikit kemungkinan banyak orang yang menginginkan melakukan balas dendam, untuk mendapatkan kematian mereka,fikirnya
"anak panah itu terlihat jelas di bidik untuk mengenai sinyya,namun untuk mengetahui pelaku ataupun alasan di baliknya aku pun tak tau" jawab lu xianyi datar.ia pun masih bingung atas kejadian yang hampir menghilangkan nyawa sinyya tadi,namun sekeras apapun ia memikirkannya.nyatanya tidak orang yang berkemungkinan besar,yang dapat melukai sinyya melalui organisasi naga bulan.kecuali orang yang benar-benar berkuasa,namun siapa orang itu yang memiliki konflik dengan sinyya hingga nekat melakukan hal tersebut
xin luo berdecih melihat ke lima pria itu yang terlihat serius memikirkan akar di balik kejadian tadi, sebegitu mengkhawatirkannya kah sinyya bagi mereka
__ADS_1
"mengapa harus memikirkan alasan di baliknya,kalian lihat saja sendiri bagaimana kelakuan tuan putri ini yang selalu saja mencari musuh ke setiap orang" cibir xin luo memandang remeh sinyya, dengan melipat tangannya di bawah dada,mengundang tatapan tajam dari semua pria
sinyya memutar bola matanya malas ketika mendengar cibiran nenek lampir xin luo itu,mengapa dia melupakan ulat bulu itu masih berada di sini
"xin luo diam" desis lu tinyu menarik tangan xin luo agar berada di genggaman erat tangan nya, saking erat nya xin luo sampai meringis kesakitan
shen tiansu terdiam memikirkan perkataan xin luo yang ada benarnya,siapa tau tanpa sengaja sinyya telah menyinggung seseorang yang berkuasa tanpa ia sadari
"apa kau memiliki konflik dengan seseorang,atau adakah seseorang yang membencimu putri?"akhirnya ia bersuara mengutarakan segala fikirannya seraya menatap sinyya
sinyya memandang pria itu,ketika mendengar pertanyaan nya
"aku tak merasa pernah melakukan sesuatu yang fatal,atau menyinggung seseorang,sampai membuat orang itu memutuskan untuk membunuhku" gumam sinyya yang masih di dengar oleh semua orang
"ya kecuali ke empat pangeran" cengir sinyya "namun tidak mungkin bukan.bila kalian memutuskan untuk membunuhku hanya karena sifat menyebalkan ku?" tanya sinyya menukikan alisnya yang hanya di balas tatapan datar oleh ke lima pria itu
"omo"sinyya menutup mulutnya terkejut. hingga membuat semua orang menatapnya heran "atau memang benar kalian lah yang merencanakan untuk membunuhku,agar bisa menikah kembali" tuduh sinyya dengan tangan mengacung dan mata melotot menatap ke empat pangeran bergantian
mereka memutar bola matanya malas ketika mendengar tuduhan sinyya "jika kami memang ingin membunuhmu,kami bisa melakukanya secara langsung.untuk apa menyewa pembunuh bayaran" jengah lu tian dengan menyentil kening sinyya tak habis fikir
sinyya mengusap keningnya dengan cemberut "aku kan hanya berspekulasi" cibir sinyya jengkel
"tapi dalam hal ini.yang berkemungkinan besar dalam berkeinginan untuk membunuhku hanyalah pangeran lu jiansu dan lu ximing, sebagaimana aku telah menyinggung mereka dengan membuat permaisuri sin si rui mendapatkan hukuman mati dari kaisar" ucap sinyya kembali pada mode serius
mereka memandang sinyya dengan berbagai ekspresi ketika mendengar penuturan wanita itu "tidak, mereka tidak sekuat itu untuk menggunakan organisasi itu dalam rencana membunuhmu" timpal lu xianyi seraya merangkul sinyya
mereka ikut mengangguk membenarkan perkataan lu xianyi
"lalu kalau begitu siapa dong?" tanya sinyya bingung mendongak menatap lu xianyi
__ADS_1
lu xianyi tersenyum ke arah sinyya "aku akan menyelidikinya nanti,sekarang kita kembali dulu ke kediaman pangeran,lalu mengobati tanganmu yang sedikit tergores karena menangkap anak panah tadi" jelas lu xianyi seraya menuntun sinyya untuk berjalan mengikuti lu tian yang sudah berjalan terlebih dahulu menuju kereta kuda
___________