Putri Empat Pangeran

Putri Empat Pangeran
Bab37


__ADS_3

sinyya berjalan memasuki ruang bawah tanah.mengikuti pria tua yang berjalan menuntun di depannya,ia menuruni tangga demi tangga mentap ke sekitar yang hanya di isi oleh cahaya remang-remang dari obor yang di pasang menyala di dinding dinding setiap ruangan itu


ia akui bahwa untuk sebuah tempat perjualan budak ilegal tempat ini terlihat cukup aman dan tidak mencurigakan,yang dari tempat berada di antara perumahan yang cukup mampu,hingga membuat orang-orang berfikir tidak memungkinkan untuk tempat penjualan budak ilegal yang di larang keras oleh kaisar terdapat di antara perumahan elit ini.lorong yang tak memungkinkan sebagai jalan,para budak untuk masuk yang pastinya sangat sempit untuk mereka lalui,hingga rumah ini yang terlihat seperti rumah pada umumnya.


Namun siapa sangka ternyata di bawah rumah ini terdapat sebuah ruang bawah tanah rahasia yang lumayan luas dan menampung banyak budak yang terisolasi di dalam penjara


sinyya menatap ke sekeliling menatap banyak jeruji besi yang terdapat beberapa manusia di dalamnya.ia bisa merasakan banyak tatapan tak enak yang terarah padanya,semua budak itu memandang nya dengan berbagai ekspresi.


sinyya berhenti ketika melihat seroang pria muda yang terkurung di dalam jeruji besi dengan keadaan ke dua tangan di rantai pada tembok. sinyya memindai ke sekelilingnya,hanya budak yang ada di depannya lah yang terikat oleh rantai sedangkan untuk budak yang lain.semuanya hanya di kurung di dalam penjara.tanpa ada rantai yang mengikat.


"dia adalah budak yang paling kuat di sini, sangat sulit di tangani karena sering memberontak"


sinyya memandang pria tua yang berbicara di hadapannya,ia menganggukkan kepalanya tanda mengerti


"aku mau dia.buka pintu nya"


pria itu memandang sinyya sedikit ragu, untuk melakukan perintah sinyya


"kau yakin?, menjinakkan nya tidaklah mudah,aku takut kau sendiri yang akan terluka"


"tidak usah khawatir.aku menginginkan nya karena itu aku pasti bisa menjinakkan nya"


ketika mendengar suara meyakinkan yang keluar dari mulut sinyya,pria tua itu akhirnya membuka gembok yang mengunci pintu penjara itu.


ketika suara deritan pintu besi yang di buka terdengar,budak yang tadinya menunduk tertidur menjadi terbangun ia mendongak mentap dingin ke arah dua orang yang masuk ke dalam sangkar jeruji besinya.


sinyya berjongkok dengan dengkul yang menumpu satu tangannya.ia mentap budak manusia yang terlihat lemah,namun masih bisa memandangnya dengan tatapan dingin mengintimidasi.ia mentap sekujur tubuh budak itu.terdapat banyak luka cambuk di sekujur tubuhnya, sepertinya itu ia dapatkan ketika mencoba memberontak hingga berakhir dengan di ikat menggunkan rantai di dua tangan dan kakinya.


sinyya memegang dagu budak pria muda itu dengan satu tangannya.namun dengan cepat budak itu memalingkan wajahnya.sinyya terkekeh ketika menerima penolakan dari budak itu.ia membelai pipi budak itu menggunakan punggung jarinya


"jangan terlalu keras kepala.karena pada akhirnya pun kau akan jatuh ke sisi ku" bisik sinyya


budak itu mendesis mentap tajam orang yang ada di hadapannya,ia hanya bisa melihat bibir nya saja yang terlihat menyunggingkan senyum tipis.karena wajahnya hampir tertutup oleh tudung yang ia pakai.namun satu yang ia tahu orang di depannya ini merupakan seorang wanita terlihat dari rambut panjang dan juga suara yang terdengar lembut namun menekan di setiap perkataan nya

__ADS_1


sinyya menepuk kepala itu sebentar lalu berdiri.ia memandang ke arah bawah menatap budak itu yang terlihat tengah menunduk


"buka semua ikatan rantai yang menahan tangan dan kakinya"


pria tua tadi terdiam.ia kembali menjadi ragu untuk melakukan printah pembeli yang ada di hadapannya ini


"aku bisa menanganinya.saat ini dia terlihat lemah.walaupun berkemungkinan memberontak namun kekuatan nya tak akan terlalu besar melihat kondisi tubuhnya" ucap sinyya seakan tau kebimbangan pria tua itu


pria itu itu mengangguk lalu mengambil kunci yang tergantung di sabuk celananya.ia berjongkok. berniat untuk membuka rantai yang menyandra budak itu.namun sebelum berhasil terbuka budak itu menyentak tangannya dengan kasar


"diam.aku sudah menjual mu pada orang yang berdiri di belakang ku,kau akan ikut bersamanya.maka berperilaku lah dengan baik"sentak pria tua itu


sinyya menyeringai ketika melihat budak itu mendongak memandang tajam ke arah nya


ia hendak menarik budak itu untuk berdiri ketika melihat ke dua tangan dan kakinya sudah terbebas.namun secara tiba-tiba budak itu melayangkan tangannya hendak menyerang.dengan cepat sinyya menahan serangan itu.membuat budak itu menatap nya tajam tak berkutik ketika ke dua tangannya sudah sinyya tahan ke belakang


"jangan memberontak.jadilah anak yang baik.karena percuma kau melawanku itu hanya akan membuat tenaga mu semakin melemah"


budak itu mendelik tajam.namun tak urung ia mengikuti sinyya ketika wanita itu menariknya berdiri dan membawanya keluar dari penjara besi.


"berikan aku dua 20 pria lainnya.ingat mereka harus lah budak yang paling kuat di sini.aku akan membawanya bersamaku."


pria tua itu mengangguk mengiyakan keinginan sinyya.lalu menyuruh anak buahnya untuk menyiapkan 20 budak seperti keinginan sinyya


____________


sinyya membawa 21 budak itu ke dalam sebuah tempat yang berada di bawah tanah. di dalam sebuah hutan belantara yang berada di ujung kekaisaran.untuk bisa mengakses tempat itu mereka harus masuk melewati pohon besar yang terdapat pintu di batang pohonnya.


di lihat sekilas pohon itu hanyalah sebuah pohon besar biasa dengan tumbuhan yang merembet hampir menutup batang pohon.hingga menyamarkan sebuah pintu yang terdapat di pohon itu.


sinyya sudah menyiapkan tempat ini sedari dulu ketika ia terdampar di dunia ini.ia mempersiapkannya sebagai tempat persembunyian.berjaga-jaga bila suatu hari terjadi sesuatu pada nya.hingga membuat nya harus melarikan diri dari istana.dan saat ini ia akan menggunakan tempat ini untuk mendirikan sebuah pengawal bayangan untuk nya.


semua budak terdiam melihat tempat yang ada di dalamnya,ruangan ini sangat luas malah terlihat seperti bukanlah di buat di area bawah tanah.ini terlihat seperti rumah mewah pada umumnya,dengan banyak fasilitas di dalamnya.dari pintu sampai hingga masuk ke dalam mereka selalu di buat takjub akan keanehan dan keunikan tempat ini.bagaimana ada seseorang yang bisa membuat sebuah ruangan seperti istana di bawah tanah,apalagi dengan sebuah pohon yang menjadi akses masuknya.bahkan ketika mereka menampakkan diri di dalam hutan dengan menghadap sebuah pohon mereka sedikit di buat terkejut dan bingung secara bersamaan.karena orang yang membeli mereka mengatakan bahwa mereka akan tinggal di balik pohon itu.tadinya mereka berpikir bahwa orang yang baru membeli mereka merupakan orang gila karena menyuruh mereka untuk tinggal di sebuah pohon yang terlihat seperti pohon pada umumnya.namun seketika mereka terkejut karena melihat pohon yang tadinya terlihat biasa saja tiba tiba bergeser menampakan sebuah pintu yang terdapat pada batangnya.lalu terlihat sebuah anak tangga yang menjalar hingga ke bawah.

__ADS_1


sinyya membuka tudung yang ia pakai hingga memperlihatkan dengan jelas wajahnya.membuat mereka tercengang di buatnya


"perkenalkan aku adalah yu sinyya putri perdana mentri,atau yang biasa orang tau adalah istri dari ke empat pangeran kekaisaran ini.mungkin di antara kalian ada yang sudah mengenalku dan adapun yang belum.ketika bersamaku kalian harus memanggilku dengan sebutan talia,karena hanya kalianlah yang aku rekrut menjadi anggota pasukan pengawal bayangan yang akan mengetahui identitas ku"


semuanya terdiam memandang sinyya dengan berbagai ekspresi .putri sinyya yang mereka tahu adalah orang yang lemah lembut.sehingga untuk melakukan sesuatu yang seperti ini membuat mereka sedikit tidak percaya.


"kalian akan tinggal di sini mulai sekarang.aku akan melatih kalian beberapa jurus bela diri yang belum ada di dunia ini.aku akan membuat kalian menjadi pasukan bayangan terkuat.pilihlah kamar yang kalian mau semua kamar di lengkapi dengan fasilitas yang sama dari baju dan kebutuhan pribadi lainnya,lalu obati semua luka kalian.agar pemulihan kalian menjadi cepat."


"terdapat banyak bahan makanan di dapur dan di gudang kalian bisa menggunakan itu untuk membuat makanan.lalu berbagai macam senjata terdapat di ruang latihan yang terdapat di pojok kiri tempat ini kalian bisa menggunakan nya untuk berlatih,ah ya. bila kalian membuka pintu yang ada di ruangan itu kalian akan berada di sebuah tempat di balik air terjun di hutan ini. itu merupakan padang rumput yang luas kalian bisa menggunakannya sebagai tempat berlatih.tenang! tidak akan ada yang akan mengetahui tempat itu selain kita.dan aku akan merekrut anggota lainnya untuk bergabung bersama kalian"


semuanya mengangguk memahami perkataan sinyya.ya mereka berpikir di sini jauh lebih baik di bandingkan dengan di tempat perdagangan budak.kecuali satu orang yang berdiri diam tanpa ekspresi menatap sinyya


namun perkataan sinyya selanjutnya membuat mereka tersentak merasa takut.dengan menatap pergelangan tangan mereka masing-masing


"dan ya kalian tidak bisa kabur ataupun memberontak pada ku,karena gelang tangan yang kalian pakai terdapat alat peledak yang akan menghancurkan tubuh kalian dalam sekejap.bila kalian melakukan hal yang bertujuan mengkhianati ku"


sinyya menyeringai mentap para pria yang ada di dalamnya.berjalan mendekat ke arah salah satu pemuda yang sedari tadi menampilkan ekspresi datar pada wajahnya


"dia yang akan menjadi ketua dalam pasukan bayangan ini"ujar sinyya menepuk bahu pria itu kuat,hingga membuat nya mendelik tajam


"tidak.aku tidak sudi menjadi ketua ataupun anggota dalam pasukan bayangan konyol mu itu"balas pria itu datar


sinyya tersenyum.ia tau pria ini akan menolaknya.tidak mudah untuk membuat nya berada pada pihaknya.


"ah ku kira kau bisu. karena aku tak pernah mendengar mu berbicara"ujar sinyya membuat pria itu semakin menatapnya dengan tajam


"di sini.kau bisa membalaskan dendam pada keluarga yang sudah menjual mu darion."bisik sinyya menyeringai,membuat pria itu tersentak kaget dengan ucapan nya


"ingat kau tidak bisa membalaskan dendam mu seorang diri,kau membutuhkan kekuatan orang lain untuk membantu mu.dan aku adalah orang yang tepat untuk itu"


tanpa berkata pria itu berjalan meninggalkan sinyya dan budak lainnya menuju salah satu kamar yang akan mereka tempati.


sinyya memandang ke pada anggota bayangan baru nya yang lain "kalian bisa istirahat,aku akan kembali nanti untuk memulai latihannya"

__ADS_1


mereka mengangguk menanggapi


"Baik.putri!"


__ADS_2