
sinyya tengah berkutat pada sebuah buku di hadapannya,tidak. dia bukannya sedang mengerjakan dokumen ataupun tugas internal mengenai kediaman ke empat pangeran.karena nyatanya selama ia tinggal di sini ia tak pernah berurusan tetang urusan internal kediaman ini.semuanya sudah di atur oleh para pangeran,sedangkan ia hanyalah seorang pengangguran yang hanya bisa melakukan makan tidur dan bersenang-senang.
ia tengah memikirkan rencana-rencana yang akan ia lakukan nanti untuk mempersiapkan sesuatu,sebagai pelindung ataupun pencegah dari hal buruk yang akan amenimpahnya.yang mungkin saja bisa datang padanya cepat atau lambat.
ya ia sadar dia tidak bisa jika hanya berpaku pada ke empat pangeran untuk melindunginya.pasti akan ada dimana ia berada pada posisi yang tak menguntungkan.yang bahkan ke empat pangeran pun tak bisa membantunya selain mengandalkan dirinya sendiri.jika pun ia mempunyai keahliannya dalam bela diri tapi tak selamanya ia bisa melawan semuanya seorang diri, karena itu ia membutuhkan kekuatan yang lebih untuk mendukungnya.
sebelumnya sinyya terlalu mengganggap remeh dunia ini.ia hanya berfikir untuk melakukan hal Yang menyenangkan dan bersantai dengan kekayaan ke empat suaminya.namun melihat banyak sekali hal yang akhir-akhir ini terjadi padanya membuat nya takut dan frustasi sendiri.banyak orang yang sepertinya tengah mengincar nyawanya.dari yang menembakan panah padanya seperti yang terjadi di padang bunga,mendorongnya jatuh ke danau.sampai ke pada penemuan racun di makanan nya.sampai ia pun tidak tau harus merasa bersyukur atau menangis mengingat ia selalu beruntung dengan lolos dari percobaan pembunuhan itu.
istana pangeran pun semakin di perketat setelah penemuan racun di dalam makanan itu.untung dirinya merupakan ahli racun di kehidupan sebelumnya sehingga ketika hanya mencium bau nya saja ia sudah tau bahwa terdapat racun di dalamnya.
saat ke jadian itu istana pangeran menjadi kacau.banyak orang yang terbunuh oleh para pangeran.seperti pelayan serta koki yang menyiapkan makanan untuk sinyya,mereka menjadi pelampiasan kemarahan para pangeran, dimana ketika mereka telah berhasil menangkap seorang pelayan yang menjadi tersangka yang memasukkan racun itu.ketika mereka mengintrogasi nya pelayan itu tiba-tiba mati dengan mulut,hidung, mata serta telinganya yang mengeluarkan darah yang mengitam. akibat racun yang tersembunyi di bawah lidah pelaku,dimana sepertinya semuanya sudah di rencanakan secara matang oleh orang yang berada di belakang ini semua. hingga ketika pelaku tertangkap,mereka tidak akan mendapatkan informasi apapun di dalamnya karena kematian pelaku.
sinyya terdiam menatap Daftar apa saja yang akan ia lakukan untuk membuat hidupnya sedikit merasa aman.
sinyya berjalan ke arah lemari,mengambil jubah hitam untuk ia pakai.lalu berjalan ke arah jendela. di luar sana terlihat langit sudah menggelap,malam ini langit terlihat redup hanya memperlihatkan bulan yang sinarnya terhalang oleh awan yang bergerak,tidak terdapat bintang di atas sana seperti malam biasanya
sinyya keluar dari jendela kamarnya dengan mengendap-endap,bejalan ke arah jalan belakang istana pangeran untuk membuat nya bisa pergi ke luar.sesekali ia bersembunyi.ketika melihat banyak pengawal yang lewat berlalu lalang tengah patroli.ketika di rasa cukup aman,sinyya menaiki pohon untuk segera meloncat ke atas tembok yang lumayan tinggi yang menjadi batasan istana pangeran.
sinyya melirik ke sekitar di rasa tidak ada orang yang berjaga ia segara turun meloncat dari atas tembok untuk turun ke bawah.dengan langkah cepat sinyya berjalan meninggalkan ke diaman pangeran.saat ini tujuannya yaitu tempat penjual informasi, yang mencakup semua informasi yang ada di kekaisaran ini,asalkan ada uang informasi apapun bisa ia peroleh dari tempat itu.
__________
sinyya berdiri di depan pintu masuk tempat yang menjadi tujuannya,tempat yang ada di hadapannya ini terlihat seperti rumah makan pada umumnya. namun siapa sangka bahwa secara diam-diam tempat ini memperjual belikan seluruh informasi tentang hal-hal yang berada di kekaisaran ini.dengan perlahan ia masuk ke dalam lalu berjalan ke seroang lelaki,yang sepertinya merupakan resepsionis di dalam tempat ini.
ting,ting,ting
__ADS_1
bunyi lonceng terdengar bersahutan selama lima kali,itu merupakan kode bila ada seorang yang menginginkan untuk membeli sebuah informasi.sinyya tidak sengaja mengetahuinya dari percakapan shen tiansu dan juga lu xianyi beberapa minggu lalu.dan akhirnya ketidaksengajaan itu sangat berguna untuk nya
pria itu tersentak ketika mendengar suara lonceng yang berbunyi lima kali menandakan pembelian kali ini bertujuan untuk membeli informasi.dengan segera ia menormalkan ekspresi nya kembali,lalu menatap orang yang telah membunyikan lonceng itu
"ada yang bisa saya bantu?"
"berikan aku informasi tempat perdagangan budak"
pria itu terdiam ketika mendengar penuturan sinyya,namun itu semua teralihkan ketika mendengar suara seseorang terdengar menyaut dari balik tubuh sinyya
"apa yang kau inginkan?"tanya seorang pria lain dengan berperawakan tinggi dan badan sedikit berisi.pria itu tadi tengah berbicara dengan salah satu pelanggan di tempat itu.tapi ketika telinganya mendengar perkataan orang asing yang baru saja datang tadi, membuat nya tanpa basa-basi langsung menghampiri orang itu
resepsionis itu menatap ke arah pria tadi dengan menunduk hormat "ini bos.dia menginginkan sebuah informasi"
orang yang di panggil bos itu menganggukan kepalanya,lalu mengibaskan tangannya menyuruh resepsionis tadi melanjutkan pekerjaannya
"berikan aku informasi tempat perdagangan budak"ulang sinyya kembali dengan datar
"tidak ada perdagangan budak di kekaisaran ini "
"jangan bertele-tele.aku tau kau mengetahui nya"
orang itu menghela nafasnya panjang
"jika kekaisaran tau bahwa tempat ku mengetahui keberadaan sebuah perdagangan budak ilegal di sini,nyawa serta bisnis ku bisa terancam"
__ADS_1
sinyya mendengus mendengar perkataan pria itu "kau tidak akan membuka pusat informasi jika untuk membocorkan hal seperti ini saja membuat mu menjadi takut"
sinyya melempar sebuah kantung kecil berisi 10 keping emas ke arah pria itu "itu sebagai imbalan jika kau memberikan informasi itu padaku"
pria itu membuka kantong yang sinyya lemparkan tadi,ia tercengang ketika melihat isinya,lalu kembali beralih menatap ke arah sinyya,pria itu tersenyum cerah ke arah sinyya "kau tau perdagangan budak adalah hal yang tabu dan di larang di kekaisaran ini, sehingga bila ada yang menyembunyikan keberadaannya ataupun melakukan perdagangan ilegal. akan langsung di bantai habis di tempat oleh pihak kekaisaran.namun ada satu tempat perdagangan budak yang berhasil bersembunyi dan tidak teecium keberadaannya oleh orang kerjaan di kekaisaran ini.tempat itu berada di sebelah utara kekaisaran,di jalan ridarma.cari rumah yang paling sederhana dan tertutup di sana maka kau dapat menemukannya"
sinyya mengangguk lalu berjalan keluar setelah mendapat informasi yang ia mau.
perdagangan budak manusia.di sana ia akan membeli dan memilih budak untuk ia latih dan ia jadikan pasukan tersembunyi nantinya
sinyya berjalan di antara gelapnya malam,menyusuri setiap jalan yang menuju tempat yang pria itu katakan.ketika sampai di sebelah utara kekaisaran ia menatap ke arah sekeliling, rumah-rumah warga di sini terlihat bersih,terawat dan juga sedikit besar,sangat jelas bahwa warga di sini telah hidup makmur di bawah kekuasaan kaisar.ia meneliti tempat ini dengan seksama memikirkan dimana keberadaan tempat itu berada,hingga ia berjalan ke arah lorong yang terlihat sempit di antara rumah permukiman warga.
ia memutuskan berjalan masuk ke dalam lorong itu,setelah berjalan 20 menit lamanya ia di suguhkan sebuah rumah sederhana di depan sana,memang jika di lihat rumah ini adalah rumah yang paling kecil di antara rumah lainnya yang tadi sempat ia lihat
sinyya berjalan masuk ke rumah itu,tidak lama datang sebuah pria tua menghampirinya
"apa yang anda butuhkan di rumah ku?"tanya pria tua itu meneliti sinyya dari atas sampai
"aku ingin membeli seorang budak,berikan aku budak yang paling terbaik di tempatmu"
pria itu tersentak,raut wajahnya berubah ketika sinyya mengatakan hal itu
"aku tidak menjual budak di sini"
"aku tau kekhawatiran mu,tapi tenang saja aku hanya akan membelinya untuk keperluan ku tidak akan ada yang mengetahui tentang keberadaan penjualan budak ilegal mu, termasuk pihak kekaisaran"
__ADS_1
setelah berpikir cukup lama,pria tua itu mengangguk "ikuti aku" pria itu berjalan menuntun sinyya ke arah sebuah pintu.ketika pintu itu di buka sinyya dapat melihat sebuah kamar. tidak ada yang mencurigakan di dalam sana,kamar itu terlihat seperti kamar biasanya namun dalam aksen yang sederhana.pria tua itu berjalan ke arah ujung ruang kamar menggeser ranjang yang berada di kamar itu hingga memperlihatkan sebuah karpet yang terbentang di sana.di singkirkan nya karpet itu,lalu terlihat sebuah pintu rahasia yang tertutup rapat tepat di lantai itu.