Putri Empat Pangeran

Putri Empat Pangeran
Bab30


__ADS_3

"hormat hamba yang mulia putri glosbe"


sinyya tersenyum seraya mengangguk,ia menatap seorang pria yang baru saja memberi hormat padanya, sepertinya ia pernah melihat orang itu,ohh ia dia adalah tangan kanan lu xianyi yaitu shen tiansu putra dari penasihat negara


"ah apa kau sedang membantu pekerjaan pangeran lu xianyi?,makanya kalian tengah berkumpul di sini?" tanya sinyya seraya mentap ke lima pria yang berdiri di hadapannya


"iya putri,hamba baru saja selesai membahas tentang pekerjaan dengan ke empat pangeran" jawab shen tiansu seraya mengangguk,tersenyum ke arah sinyya


lu tinyu memandang horor ke arah shen tiansu yang terang-terangan tersenyum ke pada sinyya di hadapannya dan ke tiga pangeran lainnya


"ehem"


lu xianyi berdehem sedikit keras, untuk menyadarkan shen tiansu


"silahkan kembali duduk"ujar lu xianyi datar


sinyya berjalan ke arah lu chenyu,dan duduk di sisinya seraya bergelayut manja di lengan lu chenyu


"apa aku mengganggu pekerjaan kalian?" tanya yu sinyya mentap ke lima pria itu


lu chenyu mengelus kepala sinyya yang tengah bersandar di tangannya


"tidak kami baru saja selesai"ujar li tinyu menjawab pertanyaan sinyya


"benarkah?"sinyya mengadahkan wajahnya menatap lu chenyu setelah mendengar jawaban lu tinyu


lu chenyu terkekeh melihat tatapan sinyya,ia mengecup kepala itu gemas


"iya" sinyya tersenyum mendengar jawaban lu chenyu,lalu ia mengeratkan rangkulannya di lengan pria itu


lu tinyu mendengus menatap sinyya,ia yang menjawab tapi malah lu chenyu yang di tatap


"sinyya"


sinyya menoleh merasakan namanya di panggil seseorang


lantas ia menaikan sebelah alisnya bertanya,ketika mengetahui lu tian lah yang sudah memanggilnya


"kemari duduk di samping ku"ujar lu tian menepuk tempat kosong di samping kirinya


yu sinyya berdiri hendak berjalan melewati lu tinyu, untuk duduk di samping lu tian, sesuai perintah pria itu


namun langkahnya harus terhenti ketika tangannya di tahan oleh seseorang


"duduk di sampingku saja" ujar lu tinyu melirik sebelah kanan nya,sedangkan di sebelah kiri lu tinyu tengah ada lu tian yang melotot mendengar penuturan lu tinyu


"tidak.hiraukan saja dia.duduk saja di samping kiri ku"timpal lu tian seraya menarik pergelangan tangan sinyya yang satunya lagi


"tidak.dia akan duduk di samping kanan ku saja." bantah lu tinyu tak terima


terjadilah aksi saling tarik menarik antara lu tian dan lu tinyu, memperebutkan sinyya

__ADS_1


shen tiansu yang sedari tadi menonton drama di depannya memutarkan bola matanya malas


"kenapa tidak kalian dudukan saja putri sinyya di tengah-tengah,di antara kalian" ujar shen tiansu memberi saran


"tidakk!!" sanggah lu tian dan lu tinyu serempak


membuat shen tiansu mendengus mendengar kekompakan mereka


sinyya terguncang, kepalanya menjadi berdenyut merasakan goncangan akibat


tarikan ke dua pria itu


"berhentiii!!!!" teriak sinyya seraya menghentikan kedua tangannya dari tarikan ke dua suaminya


hidung sinyya kembang kempis mentap ke dua pria itu tajam,ia mengepalkan ke dua tangannya seraya bertolak pinggang


"sudah berhenti.karena aku yang memiliki tubuh ini maka aku yang memilih.akan dengan siapa aku duduk"putus sinyya menatap ke dua pria itu tajam,sehingga membuat yang di tatap menundukan kepalanya seperti anak kecil yang takut akan amukan ibu nya


"aku akan memilih duduk kembali dengan lu chenyu saja" final sinyya,membuat ke dua pria itu seketika mengangkat wajahnya.ketika ingin berbalik kembali untuk duduk di samping lu chenyu,teriakan serempak dari lu tian dan lu tinyu kembali membuatnya berhenti


"tidakk."


sinyya kembali berbalik menatap mereka


"ini adalah keputusan ku,kalian tidak bisa menentangnya" ujar sinyya seraya memijit pangkal hidungnya sudah lelah dengan tingkah ke dua kakak beradik ini, sepertinya hanya lu xianyi dan lu chenyu yang sedikit waras di sini


"waktumu selalu saja lebih banyak berdekatan dengan lu che---"


sinyya mendongak menatap horor ke arah lu xianyi,yang sudah mengejutkan nya dengan cara membopongnya secara tiba-tiba


lu xianyi hanya acuh tak menghiraukan tatapan menusuk dari sinyya,lalu ia mengeratkan kembali pelukannya di pinggang sinyya,yang tengah duduk di pangkuan nya


sinyya tarik kembali kata-katanya, nyatanya lu xianyi sama-sama tidak waras nya dengan ke dua pangeran lainnya.semoga saja lu chenyu masih bisa tertolong,jika melihat kelakuan para kakak nya yang sudah di luar nalar


shen tiansu menggeleng kepalanya pelan melihat tingkah ke tiga pangeran,lantas ia menoleh ke arah samping menatap lu chenyu yang masih terlihat kalem dalam duduknya, sepertinya hanya si bungsu saja yang masih waras fikir nya


lu tian dan lu tinyu hendak protes ketika melihat sinyya sudah duduk di pangkuan lu xianyi.di kursi singel pria itu, namun mereka tak berani bila berhubungan dengan si sulung lu xianyi


____________


lu xianyi menunduk mengusapkan pipinya di pipi wanita nya


"mengapa kau bisa sampai di sini"ujar lu xianyi mengundang tatapan dari ke empat orang pria lainnya.


sinyya mendongak lalu melirik ke empat pria lainnya yang ada di sana, sepertinya mereka juga ikut penasaran dengan jawabannya


sinyya mengembangkan senyumnya,hingga menampilkan barisan gigi putih nya


lu chenyu reflek menutup mata shen tiansu dengan sebelah tangannya.ketika melihat senyuman sinyya yang begitu manis.shen tiansu lantas menepis tangan itu dari wajahnya, sepertinya si kalem ini juga akan ikut-ikutan gila seperti ke tiga saudaranya


"aku merasa bosan di kamar,jadi aku memutuskan untuk berjalan-jalan dengan mengajak lu chenyu" jawab sinyya lalu melunturkan senyumnya kembali,menjadi cemberut

__ADS_1


semua orang mentap heran ke arah sinyya, ketika melihat perubahan di wajahnya


"jadi aku memutuskan untuk menemuinya di paviliun nya,tapi setelah datang di sana, aku malah tak menemukan keberadaanya"


lu chenyu menggaruk kepalanya bingung,ia jadi merasa bersalah terhadap istri cantiknya itu


"eh ternyata kalian malah asyik-asyikan berkumpul di sini tanpa mengajakku" lanjut sinyya seraya membuang wajah nya,ia melipat tangannya di bawah dada, memperlihatkan bahwa ia tengah merajuk


mereka terkekeh gemas melihat perilaku sinyya


lu xianyi mencubit pipinya sinyya dengan satu tangannya


"aww,,sakit" ucap sinyya ketus sambil menepis tangan lu xianyi dari pipinya


"kami berkumpul disini, itu untuk mendiskusikan sesuatu yang penting,bukan untuk bermain-main" ujar lu xianyi menjelaskan


"alah alasan.bilang saja kalo kalian takut aku mengganggu" balas sinyya dengan tatapan julit nya,membuat lu xianyi gemas sendiri ingin membuang nya ke danau,mendengar jawaban ketus dari bibir mungilnya


Cup


lu tian yang memang duduk tidak jauh dari kursi singel lu xianyi pun,mengecup pipi sinyya sekilas karena sudah tidak tahan menahan gemas akan istri cantiknya


Perlakuannya itu mengundang tatapan tajam dari ketiga pangeran lainnya, apalagi lu xianyi yang masih mendekap sinyya di pangkuannya


"jangan cium-cium"ketus sinyya seraya menghapus jejak kecupan lu tian dari pipinya


"jika kau memang bosan,rencananya kami akan mengajakmu untuk piknik besok sore"


ucapan lu tian sontak mengalihkan tatapan sinyya, hingga menatap pria itu


"itu pun jika kau mau,jika tidak,maka kami bisa membatalkannya" lanjut lu tian seraya menyandarkan tubuhnya di punggung kursi


"ya lagian kita sudah cukup sibuk,dengan semua pekerjaan yang kita punya" turut lu tinyu ikut menimpali


"tidak,tidak,ayok kita lakukan piknik"jawab sinyya cepat dengan tatapan berbinar,membuat lu chenyu terkekeh melihatnya yang tengah di goda oleh ke tiga kakaknya


"baiklah,sekarang lebih baik kau istirahat dan menyiapkan segala keperluan untuk besok"ujar lu xianyi mengacak rambut sinyya gemas


mendengar perkataan lu xianyi sinyya segera bergegas berdiri,dengan semangat ia mengecup pipi lu xianyi,dan di lanjuti dengan mengecupi pipi suaminya yang lain agar tidak cemburu,diakan harus adil. hal itu mengundang senyuman di wajah ke empat pangeran ,namun senyuman itu seketika luntur dan di gantikan menjadi ekspresi terkejut ketika melihat sinyya yang akan mengecup pipi shen tiansu


sampai akhirnya mereka kembali bernafas lega ketika lengan sinyya segera di tarik oleh lu chenyu untuk menghentikan aksinya


sinyya menyengir gugup setelah tersadar


"hehe kelepasan" melihat tatapan tak mengenakan dari ke empat suaminya sinyya segera berbalik badan mengambil ancang-ancang


"kaborrrr!!!!!" pekik sinyya seraya berlari menjauhi ke lima pria itu


__________


kini ke empat pangeran itu menatap horor ke arah shen tiansu,yang tengah menghela nafasnya kasar

__ADS_1


"dasar bucin!!"umpatnya lalu berjalan meninggalkan ke empat pria itu yang masih mentap tajam ke arahnya


__ADS_2