Putri Empat Pangeran

Putri Empat Pangeran
Bab 18


__ADS_3

sesampainya di kamar sinyya duduk di sisi tempat tidurnya dia membuka kembali kotak yg dia temukan di rumah perdana menteri


"hutan rimbun?ada apa di sana? Sepertinya aku pernah mendengar nama hutan itu Samar-samar dari Ingatan Pemilik Asli Tubuh Ini, Hutan Rimbun! Bukannya Itu Tempat Bunuh Dirinya Permaisuri terdahulu yang tak lain adalah Ibunda dari ke empat pangeran"gumam sinyya melotot terkejut


"lalu apakah ayah benar-benar ada kaitannya dengan yang terjadi pada permaisuri terdahulu?"


dalam acara berpikirnya sinyya melihat sebuah gulungan kertas di dalam kotak itu,ah ia lupa belum melihatnya


"apa ini?, bukankah ini lukisan yg mulia kaisar, mendiang permaisuri, serta ayah dan ibu" gumam nya


tidak lama kemudian tiba-tiba kepala sinyya sakit banyak sekali ingatan-ingatan asing yang kembali muncul di kepalanya, sepertinya dulu hanya memberikan separuh ingatannya


"ternyata mereka berempat adalah sahabat,jelas sekali terlihat bahwa ayah sangat mencintai ibu begitu pun ibu dan juga yg mulia Kaisar juga sangat menyukai mendiang permaisuri begitu juga sebaliknya, jika mereka sepasang kekasih? lalu siapa yg hendak membunuh permaisuri? tidak mungkin ayah cemburu kepada mendiang permaisuri lalu membunuhnya,sangat terlihat dari ingatan pemilik asli tubuh ini bahwa ayah tidak menyukai permaisuri sebagai wanita tetapi menyukai ibu dan dia juga tidak mungkin tega melukai sahabat nya sendiri apa lagi itu tidak ada untungnya untuk nya" gumam sinyya berfikir keras


tok tok tok~


suara ketukan mengalihkan fokusnya


"Siapa? "


"saya nona, liu su" ujar liu su dari balik pintu


"ohh masuk lah"


liu su membuka pintu seraya berjalan menghampiri putrinya

__ADS_1


"putri apakah anda sudah siap, untuk pergi ke pesta acara ulang tahun yg mulia kaisar?"


"ahh belum, tolong kamu siapkan air dulu untuk ku mandi setelah itu bantu aku bersiap-siap untuk pergi ke istana kaisar menghadiri pesta ulang tahunnya"


"baik putri"


____________


sinyya sudah selesai bersiap siap untuk pergi ke istana kaisar,ia tengah berjalan menuju ke arah gerbang kediamannya menemui ke empat suaminya yg sendiri tadi sudah menunggunya untuk pergi bersama ke istana kaisar


terlihat empat pangeran tampan sedang berdiri menunggu kehadiran sinyya di gerbang istana pangeran


tak tak tak~


suara langkah kaki anggun sinyya yang terdengar mendekati ke empat pangeran


mereka seketika terdiam menatap kagum sinyya tanpa berkedip,dia begitu anggun memakai hanfu berwarna kuning dengan hiasan rambut emas dan juga bunga yg ada di rambutnya dengan rambut di biarkan terurai ke bawah



"apakah kita akan berangkat sekarang" tanya sinyya memecah lamunan ke empat pangeran


"hmmm iya,ayo kita berangkat" ucap pangeran xianyi menginstruksi


mereka pun bergegas menaiki kereta untuk pergi ke istana kaisar namun saat sinyya hendak masuk ke dalam kereta langkahnya terhenti ketika ia melihat lu tian tengah duduk bersama dengan lu tinyu di dalam kereta, sinyya sangat malas untuk duduk satu kereta dengan lu tinyu mengingat kejadian tadi pagi, tangan sinyya mengepal karena ingat dengan tamparan lu tinyu yang di berikan kepadanya karena membela xin luo

__ADS_1


"mengapa kamu berhenti cepat masuk kita akan segera berangkat" tegur lu tian


"tidak aku akan duduk di kereta depan saja aku malas duduk satu kereta dengan orang brengsek seperti dia" skiptis sinyya menatap sinis lu tinyu


sinyya akhirnya memutuskan untuk pergi ke kereta depan, duduk satu kereta bersama dengan lu chenyu serta lu xianyi


lu tinyu yang mendengar itu ingin marah, namun ia tidak bisa apa-apa, karena memang benar adanya,itu merupakan kesalahannya,karena telah menampar sinyya demi wanita lain


10 menit perjalanan mereka untuk sampai di istana kaisar


ya meskipun ke empat pangeran adalah putra dari kaisar,namun setelah kepergian ibundanya dan pengangkatan permaisuri baru mereka memutuskan untuk pindah dari istana dan membuat kediaman mereka sendiri s bagai bentuk protes mereka,karena kecewa atas keputusan ayah nya yang,memilih mengangkat permaisuri baru setelah tidak lama ibunda mereka meninggal, namun walau begitu mereka masih menghadiri acara ulang tahun ayahnya serta menghormati nya.


mereka selalu mengingat kata-kata ibunda mereka


"se benci apapun mereka nanti di masa depan pada ayahnya,jangan sampai mereka memutuskan hubungan antara ayah dan anak"


walau begitu sebenarnya hati mereka enggan untuk datang dan menginjakan diri ke istana


sesampainya di halaman istana sinyya meminta izin kepada ke empat pangeran untuk berkeliling sebentar melihat lihat pemandangan di istana kaisar,sebelum pesta di mulai, dengan susah payah sinyya memberi berbagai macam alasan agar ke empat pangeran mengijinkannya untuk berkeliling sendiri


dengan segala alasan yang sinyya lontarkan akhirnya ke empat suaminya itu mengiyakan keinginan sinyya,sedangkan mereka memutuskan untuk pergi duluan ke istana Kekaisaran atas permintaan sinyya


entah mengapa ke empat pangeran sepertinya sedikit mulai sedikit memperhatikan keberadaan sinyya dan mempercayai nya,namun menurutnya itu adalah hal yang bagus bukan


___________

__ADS_1


sinyya berkeliling di istana kaisar namun langkahnya terhenti ketika melihat mentri pajak tengah berbincang dengan permaisuri baru pengganti ibunda ke empat pangeran


walaupun samar samar sinyya sedikit mendengar bahwa mereka menyebut nyebut nama permaisuri terdahulu yg tak lain adalah ibunda dari ke empat pangeran


__ADS_2