
tindakan sinyya kembali menjadi sorotan semua orang di dalam aula, pasalnya dengan terang-terangan sinyya telah menentang perintah permaisuri untuk membunuh mentri pajak
Pesta Ulang Tahun Kaisar Menjadi Sangat Kacau Dan Menggemparkan karena ulah sinyya
"Apa Yang Kau Lakukan?, Kau Sudah Berani-beraninya Mengacaukan Acara Pesta Ulang tahun Kaisar, Dan Sekarang Kau merasa besar kepala? karena tidak mendapat teguran dari kaisar. lalu dengan berani menentang perintahku?.Apa Kau Tidak di ajarkan tatak rama di kediaman perdana mentri?" permaisuri menatap tajam sinyya dengan emosi
sinyya ikut menatap tajam permaisuri ia mengacungkan jarinya menunjuk wajah permaisuri
"Pertama aku tidak merasa mengacaukan pesta ulang tahun kaisar,karena ini merupakan tindakan ku yang paling benar dengan membongkar serta menyerukan mosi rakyat.Kedua,Kau Tidak Berhak menilai baik buruk nya tatak rama ku, karena setidak nya walaupun aku bodoh dalam hal tata rama, Pemahaman Ku Soal Kemanusiaan Lebih tinggi Dari Anda Permaisuri"ujar sinyya pedes
semua orang terkejut mendengar perkataan sinyya yang kelewat berani
"Dan Ke Tiga."sinyya menjeda perkataannya memandang permaisuri seraya tersenyum
"Mengapa Anda Buru-buru sekali, Ingin Membunuh Mentri Pajak?. bukankah lebih seru mendengarkan perkataannya terlebih dahulu?"sinyya tersenyum memegang dagunya
"ah atau"sinyya menyipit menatap permaisuri selidik "Apakah Ada Sesuatu Yang, berusaha Anda Sembunyikan. Dengan cepat-cepat Membunuh Mentri Pajak?"
"apakah mentri pajak memiliki sesuatu rahasia yang anda katakan akan terbongkar,jika ia masih hidup?" lanjut sinyya pelan seraya mengelilingi Mentri pajak dengan pandangan menyeringai
Permaisuri Terkejut Mendengar Perkataan Sinyya,apakah wanita itu telah mengetahui sesuatu?
Semua Orang Sontak Tertegun Mendengar Perkataan Sinyya Yang Begitu Berani nya berurusan dengan permaisuri,Namun Tidak Dapat Mereka Pungkiri Bahwa Kata-kata Sinyya Sangat Masuk Akal, Mengapa Permaisuri Begitu Terburu-buru Ingin Membunuh Mentri Pajak,jika tidak ada sesuatu di antara mereka
atmosfer di sekeliling kaisar tiba-tiba berkali-kali lipat menjadi dingin
"Apa Maksud Dari perkataan mu putri?"
Sinyya menatap kaisar tersenyum dan kembali menatap Permaisuri
"apakah ada yg ingin anda katakan Permaisuri?"
__ADS_1
"Lancang Sekali Kau Berkata Seperti Itu Padaku,Hari ini Aku Akan Mendisiplinkan Mu, Pengawal Beri dua Hukuman Cambuk Sebanyak 50 Kali"teriak permaisuri memerintahkan
Sontak Ke empat Pangeran Menjadi terkejut,mereka hendak berjalan menghampiri sinyya
Tapi Sebelum Pengawal Membawa Sinyya
"Tunggu Dulu,Siapa Yg Berani Membawa Putri Sinyya Tanpa Perintah Dariku?.Kembali Ke tempat kalian" Ucap Tegas kaisar
Sinyya sedari tadi Hanya Tersenyum Namun berbeda dengan Permaisuri dia begitu Marah Akan Tindakan Sinyya Dan Juga Kaisar yang terlihat terlalu membelanya
"Sinyya Cukup!! kau sudah membuat kekacauan Di ulang tahun Kaisar, yang mulia tolong maafkan putri hamba dia memang kurang didikan dan nakal dari kecil" ujar perdana menteri menengahi karena suasana sudah tidak kondusif lagi,sinyya telah berhasil memicu ketegangan di Aula istana
kaisar mengangkat tangannya mengisyaratkan agar perdana mentri kembali diam
"aku ingin mendengar maksud dari perkataan mu putri"
permaisuri melotot mendengar ita ia terlihat sangat gelisah
"diam permaisuri,biarkan sinyya berbicara,jangan ada yang memotong perkataan nya lagi" perintah mutlak laisar
ke empat pangeran menghela nafas mendengar ucapan kaisar,mereka harap tidak akan terjadi apa-apa pada sinyya,entahlah apa yang di rencanakan sinyya sebenarnya merekapun tak tau,hanya saja semoga rencana nya itu tidak berakibat fatal pada dirinya sendiri
sinyya menunduk hormat lalu menatap ke segala penjuru aula yang di hadiri banyak orang dari berbagai kalangan
"Terimakasih Yg Mulia atas kesempatan nya,Di sini Saya Akan Mengungkap Kembali Kejadian Yg Terjadi 10 Tahun Yang Lalu,Tentang Kasus Bunuh dirinya Permaisuri Terdahulu"ujar sinyya lantang
kaisar memandang sinyya rumit
Semua Orang Kembali Terkejut di buatnya,sinyya telh Mengungkit Kejadian 10 Tahun Yang Lalu,Kejadian Itu Adalah Momen Terpedih pada sejarah kekaisaran,dimana pada 10 tahun yang lalu mereka di tinggalkan oleh sosok permaisuri yang begitu baik serta bijak sana,banyak luka yang tertinggal pada mereka akibat kepergian permaisuri kekaisaran mereka,terutama kaisar dan ke empat pangeran
kaisar dulu Hendak Mencari Penyebabnya Namun ia Terlalu Terpuruk untuk mengingat kejadian itu sehingga ia tidak melanjutkan investigasi,ia berpendapat apapun yang ia lakukan tidak akan membuat permaisuri nya kembali, walau pun banyak orang yg berkata itu ulah perdana menteri tapi kaisar tidak mempercayainya karena mereka berteman baik sedari dari kecil mereka tau betul karakter mereka masing masing
__ADS_1
"Cukup.Apa Yg Ingin Kau Buktikan putri"teriak Pangeran Lu Tinyu terbawa Emosi
sinyya hanya memandang nya sekilas
"Tunggu Pangeran!!.Biarkan Putri menyelesaikan perkataannya,dulu aku terlalu pengecut dan terlalu takut mengingat kepergian ibunda mu sehingga aku tidak melanjutkan investigasi, namun sekarang aku sudah berubah pikiran,ibunda mu pasti telah kecewa padaku di sana karna belum juga menangkap dalam dari kematiannya yang sebenarnya"lirih kaisar menatap ke arah putra-putrinya
ia beralih menatap sinyya dengan yakin
"biarkan putri melanjutkan perkataannya aku akan menghukum berat orang yg berada dalam dalang pembunuhan ibunda mu untuk menebus ke salahku karena telah lalai menjaga ibunda kalian dengan baik"
sinyya mengangguk menatap kaisar lalu berkata
"Mungkin Semua Orang Mengira Bahwa meninggalnya Permaisuri terdahulu adalah perbuatan ayahku perdana mentri tapi sebenarnya dalang nya bukan lah dia melainkan orang yg selama ini kalian puja puja"
Semua Orang kembali di buat bingung siapakah dalang yang sebenarnya?jika itu bukanlah perdana menteri
"Cukup putri kau sudah semakin kelewatan membuka luka lama kaisar, kau harus di hukum sekarang juga,agar menjadi orang yang patuh serta disiplin"ujar permaisuri memotong perkataan sinyya
"Diam.aku sudah memerintah kan tidak ada yang boleh memotong ucapan sinyya"sentak kaisar
Permaisuri mengepalkan tangannya,urat lehernya tercetak terlihat menahan emosi
Sial ****** cilik Ini ,beraninya dia bermain-main dengan ku, Kalau Aku tidak menutup mulutnya, maka entah apa yg akan terjadi padaku
pangeran Lu jiansu dan putri lu ximing hanya terdiam mereka terlihat khawatir atas perkataan sinyya yang telah merembet pada ibundanya
"Mentri pajak apakah kau mengetahui Sesuatu?Aku Ingat kau pernah merencanakan pembunuhan dengan seseorang sekaligus membuat orang lain d kambing hitam kan,agar kau dan orang itu tidak di curigai? apakah kau mau mengatakannya" ujar sinyya berjongkok menatap mentri pajak
mentri pajak hanya diam dengan raut wajah nya yang terlihat tengah gelisah
"apakah kau yakin akan terus diam?.Apa kau mengenali giok ini?"lanjutnya seraya memperlihatkan sebuah giok di genggaman nya
__ADS_1