
Sosok di Teras Rumah
Happy Reading.... 😊😊😊
****
Setelah kejadian kemarin, dimana Radit dan kinan hendak melakukan hubungan terlarang akibat di hipnotis oleh NYI Lasmini. mulai saat itulah, kinan tinggal sementara di rumah radit.
Soalnya kalau kinan kembali lagi ke rumahnya, NYI Lasmini pasti akan datang lagi kepadanya. otomatis raga kinan akan dikuasai kembali oleh NYI Lasmini dan kinan akan kembali menjadi sosok kuyang menyeramkan dan haus darah. makanya Rara dan Radit menyuruh kinan agar tinggal dirumahnya untuk sementara waktu, sembari menunggu purnama ke sembilan tiba.
Dikarenakan kinan, Radit, Rara dan juga saras, mereka semua tengah menyusun sebuah rencana untuk menghabisi NYI Lasmini pada malam purnama ke sembilan nanti. sedangkan ibu dan adiknya kinan yang berada di kampung, sekarang mereka berdua sudah sangat aman. soalnya saras sudah memagari sekeliling rumah orangtuanya kinan dengan tali ijuk yang di pasang di atap rumah, serta menaburkan dedak dan garam ke sekeliling rumahnya juga. selain itu semua, saras juga memerintahkan, beberapa teman-teman makhluk halus berbulu hitam dan menyeramkan untuk berjaga-jaga disana, agar NYI Lasmini tidak bisa datang ataupun menyentuh ibu dan adiknya kinan.
***
Pagi itu di saat Rara terbangun dari tidurnya, kebetulan pagi ini hanya Rara lah yang sudah kebangun duluan. sedangkan ayahnya belum bangun dan masih terlelap nyenyak di atas kasur empuknya. mungkin akibat siangnya kecapean dan ayahnya lembur kerja sampai larut malam, makanya sudah jam empat pagi begini ayahnya masih belum bangun juga. padahal seperti biasanya itu, Radit itu selalu bangun terlebih dahulu dari pada Rara. soalnya Radit itu kan harus menyiapkan sarapan pagi untuk mereka berdua, sebelum nanti berangkat ke tempat tujuan mereka masing-masing.
Kalau kinan hari ini dia juga sama seperti Radit, dia pun masih tertidur nyenyak di ranjangnya. padahal sebelumnya dia itu selalu bangun lebih awal dari pada Rara, untuk membantu Radit menyiapkan makanan untuk mereka sarapan pagi bersama. tapi tumben hari ini dia juga belum bangun, mungkin karena dia kecapean juga kali ya. soalnya kan semalam dia juga ikut menemani Radit lembur di pabriknya, sampai ikutan pulang larut malam juga. soalnya semenjak kejadian beberapa waktu yang lalu, apalagi sekarang kinan tinggal juga di rumah radit, hubungan keduanya pun terlihat semakin akrab dan bertambah dekat saja. sepertinya di antara mereka berdua, kini sudah mulai tumbuh benih-benih asmara dan bunga-bunga cinta.
__ADS_1
Radit juga sepertinya sudah mulai membuka hatinya untuk wanita lain, untuk menggantikan kamaya yang sudah pergi jauh disana.
****
Di saat Rara mulai melangkahkan kaki keluar dari kamarnya, tiba-tiba saja rara mendengar ada suara seorang wanita yang tengah menangis tersedu-sedu di teras rumahnya. karena tak tega dan pemasaran juga, Rara pun langsung menghampiri wanita tersebut tanpa menanyakan terlebih dahulu kepada saras. soalnya saras selalu berpesan kepada Rara, kalau Rara bertemu atau melihat arwah, apalagi sosok aneh dan mencurigakan. dia itu harus memberitahukan saras terlebih dahulu. Rara tidak boleh sembarangan menemui sosok aneh tersebut seorang diri, soalnya saras takut kalau sosok tersebut adalah makhluk jahat yang menyamar dan ingin mencelakai Rara.
Bagi saras, Rara itu adalah sahabat sekaligus saudara tercintanya, yang akan ia jaga sampai ia bisa kembali lagi ke alamnya dengan tenang.
Ceklek....!! Ceklek.... !! Ngeek....
Anak kunci yang menggantung di lubangnya di putar dua kali oleh rara, lalu handle pun di buka oleh Rara secara perlahan-lahan sehingga kini terbukalah sedikit daun pintu rumahnya. soalnya rara memang sengaja tidak membuka pintu rumahnya lebar-lebar. soalnya rara takut kalau orang yang berada di teras rumahnya itu adalah penjahat yang ingin merampok atau mencuri di rumahnya. dengan langkah pelan namun berhati-hati, Rara pun mulai menghampiri sosok tersebut yang kini tengah duduk membelakangi dirinya sambil menangis.
Sosok yang berwujud seorang wanita muda itu pun langsung berbalik ke arah Rara.
"Tolong bantu saya dek, anak saya lagi dirumah sendirian saja. apalagi dia masih kecil, usianya baru juga menginjak lima tahun. saat ini tidak ada siapa pun yang menjaganya, tadi saya lihat dia juga sangat kelaparan sekali. atau mungkin kini dia sedang dalam bahaya. soalnya ada manusia jahat yang ingin mencelakainya, tapi saya sebagai ibunya tidak bisa berbuat apa-apa untuk menolong anak ku sendiri."ucap wanita tersebut disertai bulir-bulir darah yang keluar dari kedua pelupuk matanya yang tanpa adanya bola mata yang terpasang ditempatnya.
Sosok tubuh wanita muda itu terlihat sangat mengerikan, soalnya di bagian tempurung kepala kirinya terlihat agak menganga lebar, lelehan otaknya pun seolah ingin memaksa keluar dari sarangnya. lalu dari kedua matanya yang bulat menghitam juga kelihatan bolong, seperti sudah tidak ada bola matanya lagi.
__ADS_1
Berarti sosok wanita yang ada di teras rumah Rara saat ini, adalah sosok arwah alias hantu.
"Ya tuhan, kasihan sekali anak ibu disana. mana masih kecil lagi, mungkin saat ini dia juga sangat ketakutan sekali. baiklah kalau begitu saya akan menolong anak ibu, tapi sebelumnya ibu jelaskan dulu kepada saya apa yang sebenarnya telah terjadi kepada ibu."ucap Rara dengan ikutan ibu itu memitikan air mata.
"Baiklah saya akan menceritakan semuanya kepada mu, dek....
"Beberapa hari yang lalu, di saat saya hendak ke luar untuk mencari makanan, kebetulan juga rumah saya itu jauh sekali dari pemukiman atau perkampungan warga. jadi kalau saya mau mencari atau membeli bahan makanan dan keperluan lainnya, saya harus pergi ke luar dari hutan untuk menuju ke perkampungan sebelah.
"Saya dan kedua anak saya tinggal di sebuah gubuk tua, tepatnya di dalam hutan jati asih. awalnya saya sudah merasakan tak enak hati saat akan meninggalkan rumah dan kedua anak saya, yaitu mala dan madi. tapi karena kebutuhan hidup yang sangat mendesak, akhirnya saya terpaksa harus pergi juga meninggalkan mereka berdua saja dirumah. tiba-tiba saja saat saya baru sampai setengah perjalanan, saya di hadang oleh seorang laki-laki mengenakan baju serba hitam dengan memakai penutup wajah." papar sosok tersebut sambil ia menerawang tentang ingatannya.
****
Maaf ya readers semuanya, othor udah tiga hari ini baru update. soalnya kemarin itu othor ada sedikit masalah dengan kesehatan, jadi tidak bisa melanjutkan menulis ceritanya. tapi sebagai penggantinya absen tiga hari kemarin, kali ini othor akan update dua bab sekaligus.
Semoga readers semuanya tetap setia dan selalu menunggu kelanjutan cerita ini. tapi jangan lupa bantu dukungannya juga ya... dengan cara like, vote atau tulis komentar seru dan positifnya di cerita ini. serta masukan juga novel ini di list favorite kalian semua.
Satu lagi nih othor mau kasih tau, kalau kalian semua berkenan silahkan mampir ke novel othor yang lainnya. salah satunya, novel yang berjudul DENDAM ARWAH ANJANI. itu novel karya pertama othor yang sudah tamat.
__ADS_1
Semoga kalian merasa senang dan terhibur dengan novel-novel receh yang othor sajikan.😊😊😊😊
Terimakasih.....😘😘😘