Sahabat,I Love You !

Sahabat,I Love You !
Perasaan apa ini ?


__ADS_3

" Kakak tau, siapa cowok itu ?" Tanya Mita penuh penasaran.


Tapi David hanya menggelengkan kepalanya,membuat pikiran Mita melayang menebak nebak siapa laki laki yang lebih dipilih Lia untuk melabuhkan hatinya dan memutuskan untuk mengakhiri hubungannya dengan David.


' Apakah Andra orangnya ? atau laki laki lain ?' Pertanyaan itu seolah menari nari di kepala Mita.


" Kakak..aku pulang dulu," Pamit Mita ketika bingung  harus bersikap gimana menghadapi situasi seperti ini dengan David. Jujur dia bahagia ketika David menyatakan cintanya dan menembak nya untuk kedua kali, karena sebenernya Mita juga mulai suka sama David apalagi setelah tau kini dia sudah putus sama Lia.


Tapi Mita juga masih ragu ragu, apa perasaannya sama David itu cinta atau sekedar simpati karena mendengar cerita dia.


" Mit,, apa aku ga punya kesempatan jadi pacar kamu ? Apa aku ga pantes buat jadi pacar pertama kamu ?" David lirih.


" Kakak,, tolong kasih aku waktu, aku pasti kasih Kakak jawaban secepatnya," Janji Mita sambil buru buru pergi meninggalkan David yang masih terdiam, tapi menerima keputusan Mita, dan bersedia untuk menunggu jawaban Mita apapun itu.


..................


" Mandra... Mandra... Mandra... Gue masuk nih,Gue merem kok.. kalian ga lagi berbuat mesum kan ?" Mita sengaja berteriak ketika masuk ke dalam apartemen Andra, takutnya dia melihat hal hal yang tidak di inginkan ketika dia masuk.


" Heh dodol... Otak lu tuh yang mesum, orang kita lagi makan mie. " Sangkal Andra yg saat itu lagi duduk berdua di meja makan sama Lia,menikmati mie rebus.


" Kan gue cuma jaga jaga Mandra,, takutnya mata gue yang suci ini ternoda melihat kalian lagi ngapa ngapain, namanya juga beduaan dalam satu ruangan, ya kali, gue masuk diem diem tau tau lu lagi ngapain gituu." Sungut Mita sambil membuka kembali kedua matanya yg tadi sengaja dipejamkan.


Mita langsung duduk disebelah Andra,mengambil mangkok berisi  mie yang tengah Andra makan,

__ADS_1


" Pacaran lu makan mie instan ? Elaaah,,, ga modal amat, ajak pergi kek, makan dimana gitu." Ledek Mita


" Wah,, gini nih, kalo ngomong sama jomblo akut, ga pernah tau kalo hal yang seperti ini justru romantis banget, iya kan Yang ?" Andra tersenyum ke arah Lia yang ada dihadapannya seolah meminta dukungan.


" APA,,YANG...? LOYANG...? idiih romantis versi lu ga banget !"  Mita memasang muka jijik ketika Andra memanggil Lia dengan sebutan YANG.


' Sejak kapan dia panggil Lia Yang?' Batinnya.


" Sirik aja lu,, apa lu juga mau gue panggil Yang ? Apa Say ?" Goda Andra melirik nakal ke arah Mita.


" Iiyuuuhhh,,, ogah !" Mita bergidik sambil pergi menuju kamarnya meninggalkan Andra dan Lia yang tertawa puas melihat dirinya di jahili Andra.


...................


" Tong,, Mitong.. Temenin gue makan malem. Lu juga belum makan kan ?" Suara Andra dari luar pintu kamar Mita sambil mengetuk pintu.


Mita keluar kamar dengan nyawa yang masih belum kumpul. Rupanya dia tertidur dari siang.Mengucek matanya seakan ga percaya ternyata sudah malam.


" Lia mana ? Bukannya lu lagi pacaran tadi ?" Mita masih berusaha sadar.


" Lu pingsan apa mati ? Lia udah pulang dari tadi sore," Jawab Andra menarik tangan Mita menuju meja makan.


Disana sudah ada beberapa bungkus ayam goreng siap saji kesukaan Mita.

__ADS_1


Sepertinya Andra tadi sengaja memesan makanan itu lewat layanan online.


" Wiih...ayam, pas banget gue lagi kelaperan nih," Mita langsung memakannya dengan lahap.


" Cuci muka dulu kali, iler lu tuh !" Andra geleng geleng kepala melihat kelakuan sahabatnya itu,meski sudah biasa liat Mita bertingkah seperti itu tetep aja dia ngomel.


" Bodo amat, malah ilernya itu yang bikin tambah enak." Jawab Mita asal.


" Dasar jorok ! gimana ga jomblo terus,kelakuannya aja kaya gini, cowok mana yang mau nerima kejorokan lu coba ?" Oceh Andra.


" Ada...noh,, lu ! Selalu nerima gue dengan segala kejorokan gue." Jawab Mita santai.


Tapi jawaban itu tak biasanya bikin hati Andra berdegup keras, Andra memandang intens Mita,


selama ini bertahun tahun selalu bersama,saling tau kekurangan dan kejelekan masing masing, melewati segala momen sedih,bahagia, tapi baru kali ini Andra merasakan perasaan aneh ketika mendengan ucapan Mita.


Ya, cuma Mita satu satunya yg tak pernah bikin dia ilfil apapun yang dia perbuat, padahal Andra gampang ilfil sama cewek yang jorok dan petakilan seperti Mita.


" A..ada apa ? Kenapa liatin gue kaya gitu ?" Mita heran dengan tatapan aneh Andra yang sepertinya baru pernah dia lihat.


Apa Mita salah bicara, tapi baru kali ini tatapan Andra bikin Mita degdegan .


' Kenapa,, kenapa dengan perasaan ini, kok gue degdegan di liatin si Mandra ' batin Mita.

__ADS_1


__ADS_2